7 Suku Ini Punya Kebudayaan Modifikasi Tubuh yang Bikin Ngilu!

www.oddee.com
Line Yukepo.com

Ngomongin soal budaya gak akan pernah ada abisnya. Setiap daerah di dunia punya keunikannya tersendiri dalam memaknai sesuatu. Makanya gak heran kalau kamu suka bingung pas tau kebiasaan para suku di daerah lain yang seringnya gak masuk akal. Kayak 7 suku di bawah ini misalnya. Mereka melakukan hal-hal ekstrem, yang sebenarnya itu menyakiti tubuh mereka sendiri. Tapi karena mereka punya keyakinan yang kuat mengenai budaya itu, ya rasa sakit itu cuma ilusi. Mereka menikmatinya dengan sepenuh hati. Kalau ngomongin soal ngeri sih, mereka juga pasti ngeri pada awalnya. Rasa takut pasti ada, namun karena melihat orang-orang di lingkungannya juga melakukan hal yang sama, makanya mereka membuang rasa takut itu. Lagipula, budaya itu sendiri sebenarnya kita lakukan sebagai cara untuk menyatukan diri kita dengan lingkungan. Kalau kita gak mengikuti budaya itu, mau gak mau, suka atau tidak suka, ya kita bakal terasingkan dari lingkungan tempat kita tinggal. Kalau udah kayak gitu, jalan terbaiknya adalah keluar untuk mencari lingkungan baru. Daripada banyak basa-basi, yuk kita kepoin langsung budaya-budaya modifikasi tubuh yang ada di berbagai belahan dunia ini.

1. Tradisi vegetarian di Thailand

www.oddee.com

Tepatnya di daerah Phuket, Thailand, terdapat sebuah festival vegetarian yang dilakukan oleh komunitas China di daerah tersebut. Festival ini mensyaratkan para pesertanya untuk mabuk dan menusukkan benda ke wajah mereka. Festival ini diadakan setiap bulan Oktober. Festival ini diadakan sebagai doa kepada sembilan dewa kaisar agar membersihkan tubuh dan pikiran para peserta. Waduh, pas dicabut berarti mukanya pada bolong-bolong dong ya? 

2. Suku Apanti di India Utara

www.oddee.com

Suku Apanti memiliki perempuan paling cantik di antara suku-suku Arunachal lain di India Utara. Oleh karena itu, mereka menggunakan logam hitam untuk dimasukkan ke dalam hidung agar wajah mereka telihat jelek. Hal tersebut dilakukan supaya para penjajah gak tertarik sama mereka. Namun demikian, budaya ini udah gak dilanjutin lagi di jaman sekarang. Ya iya lah, masa pengennya jadi jelek, kan setiap cewek maunya punya wajah cantik ya.

3. Suku Sepik di Papua Nugini

www.oddee.com

Suku Sepik menganggap bahwa seorang laki-laki sejati adalah mereka yang tubuhnya telah diukir dengan menggunakan pisau kecil oleh para tetua suku hingga memiliki kulit seperti buaya. Jadi disana buaya tuh dipandang sebagai makhluk kuat dan para laki-laki harus bisa mencontohnya. Aduh gak kebayang itu sakitnya kayak gimana pas lagi diukir pake pisau. 

4. Suku Dani di Papua

all-that-is-interesting.com

Suku Dani memiliki ritual yang aneh ketika salah satu keluarga mereka meninggal. Para perempuan akan memotong salah satu jari mereka! Sebelum diamputasi, jari-jari tersebut diikat terlebih dahulu selama tiga puluh menit supaya mati rasa. Setelah itu kemudian jari dipotong, dan dibakar ujungnya biar menghasilkan jaringan parut baru. Pemotongan ini dilakukan untuk memuaskan para leluhur. Susah dong ya kalau mau ngupil gak punya kuku, hahahaha.

5. Suku Dinka di Sudan Selatan

www.oddee.com

Anak laki-laki dan perempuan dari suku Dinka gak boleh nangis ketika para tetua adat mengukir kepala dan wajah mereka. Kalau mereka nangis, atau teriak, mereka bakalan malu dan dihujat oleh seluruh anggota suku. Jadi ya udah nikmatin aja, anggap aja mimpi. Ukiran di wajah ini ditujukan untuk memberikan identitas bagi anak laki-laki, dan menjadi lambang kecantikan bagi perempuan. Masih gak abis pikir, masa nangis nahan sakit gak boleh sih?

6. Suku Dayak, Kalimantan

id.pinterest.com

Selain terkenal memiliki motif tato yang keren, suku Dayak pun punya budaya lain yang aneh. Untuk para warga yang berasal dari kaum bangsawan, atau bisa dibilang yang berdarah biru bakal punya tanda di kuping mereka. Jadi kuping yang kendor kayak gitu menjadi tanda mana rakyat jelata dan mana yang kaum bangsawan. Ngomong-ngomong, itu kupingnya panjang banget kayak tali sepatu, ya?

7. Suku Aborigin

www.oddee.com

Sebenarnya budaya menajamkan gigi ini bukan hanya ada di suku Aborigin saja, tapi juga ada di Bali, Sudan, dan Vietnam. Alasan mereka beragam dalam melakukan ritual ini. Ada yang bilang kalau menajamkan gigi digunakan untuk membedakan kelas sosial dari penduduknya. Ada juga yang berpendapat bahwa menajamkan gigi digunakan untuk mengusir roh jahat. Ada juga yang bilang kalau menajamkan gigi sebagai upaya untuk melambangkan ikan hiu. Waduh ada-ada aja ya.

Namanya juga budaya, ya pasti ada-ada aja anehnya, hahahaha. Kalau kamu lahir di salah satu suku yang kayak gitu, dijamin deh kamu gak bakal takut juga melakukan tradisi kayak gini. Toh udah terbiasa. Kamu takut karena kamu kan berasal dari daerah lain yang punya budaya berbeda. Eh tapi, kalau di lingkungan tempat kamu tinggal ada budaya-budaya yang aneh juga, coba share di kolom komentar! Kali aja kita bisa diskusiin maknanya, hahahaha. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
12
SHARES
Main Film Hollywood Hingga Foto Pakai Plastik, Cinta Laura Eksis Abis!

Main Film Hollywood Hingga Foto Pakai Plastik, Cinta Laura Eksis Abis!

Uniknya Lukisan Bibir Ini Bikin Kamu Melongo Terpesona!

Uniknya Lukisan Bibir Ini Bikin Kamu Melongo Terpesona!

Wow, Inilah 10 Barang Paling Mahal di Dunia! Rela Nggak Bayar Segitu?

Wow, Inilah 10 Barang Paling Mahal di Dunia! Rela Nggak Bayar Segitu?

Lucunya Tingkah Bayi yang Tak Sengaja Tidur Ini Bikin Gemes!

Lucunya Tingkah Bayi yang Tak Sengaja Tidur Ini Bikin Gemes!

Kamu Sudah Tahu Belum Sejarah Patung di Jakarta Ini?

Kamu Sudah Tahu Belum Sejarah Patung di Jakarta Ini?

Inilah Hewan-hewan Misterius dan Paling Berbahaya di Hutan Amazon!

Inilah Hewan-hewan Misterius dan Paling Berbahaya di Hutan Amazon!

loading