Sering Bikin Emosi, Cewek Ini Minta Hapuskan Pertanyaan Maut ‘Kapan Kawin?’. Netizen: Setuju!

07 Desember 2017
|Venanda
2.6 KSHARES

Pernah nggak saat bertemu keluarga besar atau reuni bersama teman lama dapat pertanyaan, seperti "Gendutan ya", "Kapan kawin?", atau "Wisuda kapan’? Mungkin sebagian besar dari kita yang sudah berada di usia yang dibilang dewasa sering mendapatkan pertanyaan seperti ini. Apalagi jika bertemu dengan orang yang sudah lama tidak berjumpa. Pasti pertanyaan kayak gini sering banget dilontarkan.

Meskipun hanya pertanyaan basa-basi, tapi terkadang pertanyaan itu cukup mengganggu, lho. Hal ini pun dirasakan oleh seorang cewek yang kemudian menuliskannya di media sosial. Nggak sendirian, ternyata banyak netizen juga mendukungnya. Wah, memang gimana sih isi statusnya?

Seorang cewek bernama Andina Dwifatma‏ membuat sebuah tweet kontroversi yang langsung viral dalam tiga hari saja. Tweet ini bahkan sudah di retweet sebanyak 1,372 kali dan mendapat 308 likes. Padahal  saat itu ia hanya menulikan tentang hal sederhana yang sering dialami sehari-hari. Namun tampaknya ini memang sangat sesuai dengan apa yang dirasakan oleh sebagian besar orang. Mereka juga sangat sependapat dengan Andina tentang hal ini. 

Dalam akun twitter pribadinya, @andinadwifatma, ia menuliskan tentang unek-uneknya selama ini.

“Coba hapuskan "Gendutan ya", "Iteman ya", "Kapan kawin?", dan "Kok nggak hamil-hamil sih?" dari daftar pertanyaan basa-basi Anda”.

Saat itu ia meminta warganet untuk menghapuskan pertanyaan basa-basi seperti d atas saat bertemu dengan orang lain. Karena ia merasa bahwa pertanyaan itu sangat body shamming atau menghina penampilan seseorang.

Beberapa warganet pun ikut menanggapi dan berkomentar. Ada yang setuju dengan pernyataan tersebut, ada yang menambahkan pertanyaan sensitif lainnya, ada yang memberikan saran bahan obrolan lain, dan ada juga yang curhat tentang pengalamannya.

@Chika_Chix: “Ketika ketemu sodara(nya suami) yg notabene ketemu cm setaon sekali dan dapet kalimat: Ya Allah, gendutnya badannya. Pengen gw bales: Gw kalo niat diet bisa kali kurus kaya jaman blm kawin. Situ jelek, mutlak, mo diapain?”

@PramoeAga: “Ini kalo ai abis ada race lari, pasti paginya di kantor "lo item banget sih?". Sebenernya ga gitu terganggu sama perubahan warna kulit. Lebih ganggu aja kalimat mereka.”

@RirikKhasanah: “Dan "kok ga laku laku sih kamu".”

@InfiniteLjong: “Kzl banget pernah dibilang "Kamu kok keduluan terus nikahnya sama yang lain? Gak takut keburu tua?". Amblas langsung mood seharian”

@ismasav: “Mestinya tanya yg lebih beradab. Nilai Fisika Anda brp saat kelas 3 SMA? Atau soal grafik simpangan waktu yg ada d buku Marthen Kangenan :|”

@hariwibowo_11: “Carilah basa-basi yang netral, beradab, menyegarkan, dan tidak basi banget. Misal: "gimana aktivitas sehari2, lancar kan?" "ada rekomendasi bacaan yang asyik, gak? Lagi bosen nih." Kebebasan bicara tdk sama dgn bebas berkomentar tentang fisik/hal lain.”

@putrisekarbc: “Kapan lulus, skripsi sampe mana, kapan wisuda. Ini juga haram”

Bener banget nih, pertanyaan sensitif kayak gini memang seharusnya nggak dilontarkan saat baru bertemu dengan seseorang. Apalagi kalau emang udah lama nggak tahu kabarnya. Karena bisa jadi, orang yang sering kamu tanyain "Kapan kawin?" sebenarnya sedang berjuang meyakinkan orangtuanya untuk bisa menikah. Atau orang yang dibilang "Kamu gendutan ya" itu sebenarnya baru saja sembuh dari penyakit yang membuatnya harus mengkonsumsi obat yang membuatnya gendutan.

Kalau kamu memang nggak begitu dekat dengannya, dan tidak tahu kabar terakhirnya, lebih baik hindari pertanyaan itu karena hanya akan menyakiti hatinya. Bisa lho, pertanyaan itu diganti dengan yang lebih enak didengar seperti, "Gimana kabarnya?", ‘Lagi sibuk apa nih?", "Kamu tambah manis deh". Dan pertanyaan menyenangkan lainnya. Sepertinya pertanyaan "haram" ini memang harus dihapuskan dari muka bumi ini deh.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Quote apa ya?"
2.6 KSHARES