Kebelet Nikah Karena Takut Tidur Sendiri, Sepasang Remaja SMP Ini Nekat ke KUA

17 April 2018
|Venanda
422SHARES

Kecil-kecil jadi manten. Sepertinya itu adalah ungkapan tepat untuk menggambarkan kisah dua sejoli yang sedang ramai di media sosial ini. Remaja yang masih sama-sama duduk di bangku SMP tersebut menggegerkan publik karena ingin menikah dini. Bahkan, mereka berdua sudah mendaftarkan pernikahannya ke KUA.

Tentu saja hal ini bikin heboh netizen. Pasalnya remaja tersebut masih berusia 14 tahun dan masih berstatus sebagai pelajar. Terlebih alasan mereka ingin menikah dini adalah karena calon mempelai wanitanya takut tidur sendiri dan sering merasa kesepian. Duh, sesimpel itukah alasan untuk menikah dini?

Pasangan yang menghebohkan ini merupakan warga Bantaeng, Sulawesi Selatan. Belum diketahui siapa namanya, namun yang jelas mereka berdua sama-sama masih duduk dikelas 2 SMP. Calon mempelai laki-laki masih berusia 15 tahun 10 bulan dan calon mempelai perempuan baru berusia 14 tahun 9 bulan.

Meski masih di bawah umur, dua sejoli ini sudah kebelet menikah. Bukan karena hamil duluan atau dijodohkan, tapi mereka memang sudah berkeinginan untuk membangun mahligai rumah tangga bersama. Bahkan diketahui dari pengakuan tante sang mempelai wanita adalah siswa berprestasi.

Karena memang masih di bawah umur, tentu saja peghulu dan KUA (Kantor Urusan Agama) menolak pengajuan pernikahan mereka. Tapi, setelah mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama, akhirnya mereka mendapat persetujuan untuk menikah. Saat ini dua remaja tersebut sedang menjalani bimbingan perkawinan di KUA Bantaeng.

Setelah ditelisik lebih lanjut, tenyata alasan mereka berdua ngebet ingin segera menikah karena si perempuan takut tidur sendiri. Setelah ibunya meninggal setahun yang lalu, ia memang lebih sering sendirian karena ayahnya banyak pergi keluar kabupaten untuk bekerja. Ia yang merasa kesepian pun jadi memiliki keinginan untuk segera menikah.

Hal ini pun mendapat berbagai tanggapan dari netizen. Banyak yang mendukung dan banyak pula yang kontra dengan kejadian ini. Mereka yang setuju beranggapan bahwa daripada zina dan melakukan dosa, menikah menjadi solusi bagi keduanya.

Namun banyak juga yang beranggapan bahwa dua remaja ini masih terlalu dini untuk membangun rumah tangga. Inilah beberapa komentar di antaranya.

@tunggalp: “Ini masih usia 14. Usia anak. Dan pengadilan agama membolehkannya. Ini PR besar pak @lukmansaifuddin untuk turut atasi pernikahan anak. Petugas KUA di bawah dept Agama bukan?”

@HIDAYATrizki8: “Syarat nikah salah satunya akil baligh, apabila sudah akil baligh knapa di tahan tahan bahkan di pojokan??? Mengenai pendidikan tdk masalah dengan wanita atau pria yang sudah nikah, dalam islam menuntut ilmu itu sampai akhir hayat bukan sampai menikah.”

@kevinzebua_: “Sigh. Ga kebayang mau dikasih makan apa kalo punya anak. 14 tahun. Ini orangtuanya malah ngedukung keinginan anaknya. Udah makin menjadi dunia ini”

@islamidahlan: “Kalau nikah atas kemauan sendiri dan org tua mengizinkan salahnya dimana. Coba kalau mereka zina dan bunting. Sudah langgar agama plus bikin malu keluarga”

Wah, pelik juga ya. Mereka berdua ingin menikah dan sudah disetujui oleh keluarganya. Namun usianya masih di bawah umur. Terlebih alasannya juga kurang kuat dan membuat banyak orang jadi khawatir. Kalau memang takut tidur sendiri dan kesepian, apakah keluarga besarnya tidak ada yang bisa menemani? Apakah naik pelaminan menjadi satu-satunya solusi? Hmmm. Gimana menurutmu, guys?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Keep moving forward"
422SHARES