Anak Difabel Ditolak Berkali-kali Saat Naik Trans Jogja, Netizen Ikutan Geram

09 Januari 2018
|Venanda
1 KSHARES

Beberapa waktu lalu, netizen dihebohkan dengan berita tentang seorang anak difabel yang ditolak naik transportasi umum Trans Jogja karena memakai kursi roda. Nggak cuma sekali, anak ini sampai tiga kali ditolak oleh transportasi jenis bus tersebut. Tak ayal, hal ini pun langsung viral dan jadi perbincangan banyak orang.

Melihat hal tersebut banyak netizen yang ikutan geram dengan transportasi umum yang menolak anak difabel ini. Mereka menganggap bahwa hal tersebut sudah keterlaluan dan menyayangkan sikap petugas bus tersebut. Duh, parah banget ya.

Hal ini pertama kali diungkapkan oleh pria bernama Prasetyo Nugroho. Ia yang tidak sengaja bertemu dengan adik difabel ini menyaksikan secara langsung bagaimana bus tersebut menolaknya tanpa alasan yang kuat. Padahal adik ini bersama neneknya sudah menunggu daritadi untuk naik ke bus tersebut. Meski ada tempat khusus difabel, bus ini seolah tidak peduli dengan anak difabel yang tidak diketahui namanya tersebut.

Melalui akun twitter pribadinya @prasnug, ia menceritakan bagaimana kronologi kejadian tersebut. Ia menuliskan,

“Kasihan adik ini di tolak terus sama Trans Jogja 1A dengan alasan penuh. Padahal di dalem bus sudah ada space untuk kursi roda, tetapi malah di pakai naroh barang.”

Diketahui bahwa adik tersebut sudah menunggu dari tadi, tapi ditolak oleh bus yang pertama karena penuh. Ia mengatakan bahwa sebenarnya ada tempat kosong, tapi karena buru-buru bus tersebut langsung pergi. Lalu bus yang kedua datang, cukup longgar dan tidak terlalu penuh, namun tempat untuk kursi roda justru penuh dengan barang-barang penumpang.

“Shelter bandara tadi 3-01-18 sekitar jam 10-10:30, saya sampai adik itu sudah ada identitas ndak sempet tanya. Pertama datang 1A penuh, sebenarnya bisa masuk tapi bis buru-buru. Kedua agak longgar tapi space kursi roda ada barang, kalau sabar sebenarnya bisa dipindahin dulu.”

Kemudian Prasetyo menambahkan bahwa sebenarnya ia hampir tidak bisa naik bis yang ketiga karena petugasnya terlihat enggan. Namun kerena ada mbak-mbak yang mendorong masuk, akhirnya adik tersebut dan neneknya bisa naik bus tersebut.

“Bus ketiga sebenarnya enggan juga tetapi ada mbak-mbak dorong masuk aja kursi rodanya. Anak itu bepergian sama neneknya.”

Melihat hal ini, banyak netizen yang ikut menanggapi. Ada yang merasa kasihan, menceritakan pengalaman yang sama, hingga menyayangkan kinerja pelayanan publik. 

@Nasirullah5itam: “Kasian”

@SafitriThirtyS1: “Tapi memang supir Trans Jogja suka nggak sabaran, kadang pintu belum rapat itu bus sudah jalan aja. *Pengalaman pribadi”

@Sasmita471: “Harus ada yang tegas dan keras”

@symbiantrader: “Sangat disayangkan pada pelayanan publik. Mereka masih belum sadar sepenuhnya akan hak terhadap disabilitas. Mereka perlu diberi pelajaran sosial agar sadar”

@irmaasarah: “Padahal aturan di Trans Jogja jelas loh "Ibu hamil, orang cacat, dan orang tua diutamakan" tapi kenapa ada kasus gini”

Sangat disayangkan ya kejadian ini. Transportasi umum yang seharusnya melayani publik seolah terlihat kurang peduli dengan anak difabel. Padahal dalam bus tersebut sebenarnya ada tempat yang diprioritaskan untuk penumpang dengan kebutuhan khusus. Semoga kasus ini tidak terjadi lagi dan bisa jadi pembelajaran untuk kita semua. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Keep moving forward"
1 KSHARES