Ajakan Boikot Indosat Ramaikan Linimasa Twitter, Apa Penyebabnya?

07 Juni 2017
|Chandra W.
31SHARES

Sejak hari Senin lalu, 5 Juni 2017, linimasa Twitter ramai dengan tagar #BoikotIndosat. Hingga saat ini bahkan sudah ada hampir 50.000 cuitan yang menggunakan tagar tersebut. Kenapa salah satu perusahaan operator terbesar ini sampai mau diboikot oleh netizen di Indonesia ya?

 

Asal muasal dari tagar #BoikotIndosat adalah status salah satu karyawan Indosat, Riko M Ferajab selaku Manager Bussiness Intelligent and Reporting di Facebook. Status tersebut berbunyi, "Rezim ini akan tercatat sbg rezim paling busuk dlm perpolitikan Indonesia." pada 30 mei 2017 pukul 05.44 disusul dengan status lain yang berbunyi, "Semoga Allah SWT berkenan utk mengamanahkan kekuasaan kepada Habib agar bisa menegakkan keadilan di negeri ini dg seadil2nya," pada hari yang sama pukul 06.13.

Beberapa hari kemudian, Alexander Rusli, CEO Indosat melalui akun Twitter-nya menanggapi dengan cuitan, "Sebagai perusahaan kami tidak tolerate sama sekali pegawai yang anti NKRI." dan mengaku sudah mengambil langkah tegas terhadap Riko. Sebagian besar netizen lalu mengambil kesimpulan bahwa "langkah tegas" berarti pemutusan hubungan kerja. Padahal, sampai saat ini pun Riko masih bekerja seperti biasanya di kantor Indosat.

Kesimpulan bahwa Riko telah di-PHK oleh Alex Rusli itulah yang kemudian memunculkan tagar #BoikotIndosat karena netizen menganggap bahwa CEO Indosat tersebut telah berlaku semena-mena dan nggak menghargai kebebasan berpendapat karyawannya hingga ujaran yang melibatkan agama. Indosat sendiri telah merilis tanggapan yang dimuat dalam laman resminya, dengan judul "Pernyataan Indosat Ooredoo terkait Penyampaian Pendapat secara Bijaksana".

"Indosat Ooredoo adalah perusahaan yang selalu mentaati seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Secara internal perusahaan juga konsisten menerapkan good corporate governance di dalam kegiatan bisnisnya.

Indosat Ooredoo berdiri di Indonesia untuk memberikan layanan kepada masyarakat dan mendukung pemerintah Republik Indonesia dalam melakukan pembangunannya melalui medium teknologi dan komunikasi sesuai dengan UUD 45, Pancasila dan hukum serta perundangan yang berlaku.

Perusahaan menghargai hak setiap pegawai dalam berpendapat, maupun menyalurkan aspirasi politik. Setiap pendapat pribadi dan aspirasi politik pegawai, merupakan tanggung jawab dan hak pribadi masing-masing, termasuk pengungkapan dan penyebarannya di sosial media namun patut diketahui bahwa hal tersebut harus sesuai dengan etika, peraturan dan perundangan yang berlaku serta mendukung persatuan masyarakat dan berbangsa

Penyampaian pendapat dan aspirasi politik oleh pegawai Indosat Ooredoo di sosial media, merupakan hak dan tanggungjawab individu bersangkutan, serta TIDAK ada kaitannya dengan sikap perusahaan. Indosat Ooredoo memiliki mekanisme internal yang secara tegas menghimbau seluruh pegawai agar senantiasa bijak dalam menggunakan sosial media.

Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang merupakan pedoman internal perusahaan secara tegas melarang pegawai untuk menyebarkan konten atau informasi yang bersifat provokatif atau menghasut. Pegawai Indosat Ooredoo juga tidak diperbolehkan mengatasnamakan perusahaan dan memakai atribut perusahaan dalam bentuk apapun saat mengemukakan opini pribadi di sosial media, maupun pada saat melakukan kegiatan politik.

Perusahaan juga secara aktif dan berkala mengingatkan pegawainya terhadap peraturan-peraturan dan himbauan perusahaan terkait hal ini."

Sayangnya, sudah terlanjur banyak pengguna Indosat yang memutuskan untuk berhenti berlangganan atau menggunakan kartu dari provider ini. Beberapa foto yang diunggah netizen juga menggambarkan kartu SIM yang dipotong. Belum lagi kerugian yang diderita Indosat akibat nilai sahamnya turun.

 

Repot kan kalau udah begini. Makanya kita harus benar-benar berhati-hati dalam berpendapat di media sosial ya. Satu status aja dampaknya bisa sebesar itu buat orang se-Indonesia. Ironisnya, ini terjadi pada waktu belum genap seminggu fatwa MUI tentang bijak bersosmed dirilis.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
31SHARES