Rumahnya Dijadikan Tempat Uji Nyali, Begini Curhat Pilu Anak Korban Tragedi Pulomas

22 Maret 2018
|Venanda

Masih ingat dengan tragedi pembantaian Pulomas satu tahun yang lalu? Kasus yang membuat satu keluarga meninggal dunia ini sempat menghebohkan publik. Saat itu, mereka yang menjadi korban perampokan sadis sampai tewas kehabisan nafas karena terjebak di dalam ruangan yang sempit. Setelah beberapa bulan berlalu, kini rumah itu kosong. Tidak ada lagi yang tinggal disana. Bahkan kabarnya rumah itu juga akan dijual.

Namun sayangnya, justru ada pihak yang memanfaatkan tragedi ini untuk kepentingan pribadi. Sebuah acara di stasiun TV swasta, beberapa waktu lalu melakukan uji nyali di rumah ini tanpa ijin dari pemilik rumah.

Hal ini pun membuat salah satu anak korban sedih. Ia tidak terima rumahnya dianggap berhantu. Bahkan ia sampai menuliskan curhatan pilu tentang hal ini di media sosial.

Rumah yang menjadi lokasi uji nyali ini berada di Jalan Pulomas Utara, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Dulu, di rumah milik mendiang Dodi Triono ini pernah terjadi kejadian tragis hingga membuat 6 orang meninggal dunia. Mereka adalah satu keluarga yang tinggal di rumah itu. Dan karena kejadian tersebut, semuanya meninggal dunia kecuali anak kedua Dodi dari istri kedua yang bernama Anette. Gadis yang sudah beranjak remaja inilah yang mengungkapkan kekecewaanya terhadap acara uji nyali yang diadakan salah satu acara TV.

Diketahui bahwa dalam sebuah episode, acara ini meliput rumah pulomas yang lama tidak dihuni. Mereka datang kesana dan melakukan tantangan untuk uji nyali di rumah ini. Bahkan salah satu host-nya, Barbie Kumala Sari, sempat mengunggah cuplikan tayangan tersebut di akun Instagramnya.

Dalam unggahan tersebut ia menuliskan,

“Tantangan di malam jumat @intexxxxx buat melihat dan merasakan apa yang terjadi di rumah almarhum Pak Dodi, korban perampokan Pulomas dan pembunuhan sadis yang mengakibatkan satu keluarga meninggal dunia."

Karena unggahan tersebut, Anet merasa kecewa. Ia keberatan rumahnya dianggap berhantu. Terlebih di rumah itulah Anet dan keluarganya hidup bahagia sebelum para perampok itu datang. Anet juga tidak terima karena rumahnya dijadikan tempat uji nyali dan ditayangkan di acara tersebut.

Melalui akun Instagram pribadinya, @anette.kalila, ia mengungkapkan keresahannya.

“Rumah ini bukan tempat yang menyeramkan seperti kalian saksikan, dan bukan tempat 'rekreasi' yang kalian bisa kunjungi setiap saat. Tempat ini merupakan dimana saya mendapatkan rasa nyaman dan kehangatan yang tidak pernah ada habisnya. Saya hanya ingin teman-teman tahu, bahwa keluarga saya berpulang ke pangkuan Allah dengan tenang. Dan saya yakin, mereka tidak ingin menjadi kenangan yang menakutkan, melainkan kenangan indah yang didoakan. Jadi, mohon sekiranya teman-teman untuk tidak berprasangka buruk terhadap rumah tersebut dan tidak mempercayai berita-berita hoax yang tersebar di internet untuk menghargai mendiang”.

Tentu hal ini sangat disayangkan. Karena sebuah acara televisi, perasaan seorang gadis jadi terluka. Padahal belum terbukti juga bahwa rumah Pulomas itu benar-benar angker. Semoga dengan status ini orang-orang tidak menganggap rumah itu berhantu lagi.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Keep moving forward"
SHARES