Kontroversi Menyusui Anak di Tempat Umum: Seksual atau Fungsional?

02 Agustus 2017
|Chandra W.
0SHARES

Kontroversi muncul ketika putri Presiden Kyrgyzstan, Aliya Shagieva mengunggah foto menyusuinya di Instagram. Ia telah menikah dengan seorang pria bernama Konstantin dan memiliki anak di usia 20 tahun. Selama hamil, Shagieva cenderung menutup diri dari media sosialnya. Menjelang hari kelahiran, ia mengunggah foto baby bump yang mengundang kecaman dari netizen. Dalam foto tersebut ia terlihat menggunakan setelan pakaian dalam berwarna hitam dan perut yang membuncit.

Belum reda hujatan netizen, setelah melahirkan ia kembali mengunggah foto yang sama-sama mengundang kontroversi yaitu foto menyusui bayinya. Mengapa menyusui di muka umum dianggap mencederai nilai dan norma sosial?

1. Kyrgyzstan terletak di kawasan yang budayanya berbenturan sehingga menghasilkan nilai dan norma yang berbeda-beda pula

??????? ? ??????????. ?????????? ? ???????.

A post shared by ??????? ???? (@chestnayaaa) on

Terletak di antara Rusia (Eropa Timur), China (Asia Timur), dan Afghanistan (Timur Tengah), bayangkan berapa macam budaya yang harus disatukan di Kyrgyzstan. Dari wajah orang-orangnya saja dapat dilihat “campuran” dari oriental, bercak titik-titik di wajah seperti orang Eropa, dan hidung mancung khas Timur Tengah.

Bicara soal budaya, nilai dan norma nggak bisa lepas dari agama mayoritas. Nah di Kyrgyzstan, 75 persen penduduknya memeluk agama Islam. Sedikit banyak, salah satu norma dalam agama Islam yang menganjurkan wanita menutup aurat berpengaruh terhadap respon netizen atas foto Shagieva. Apalagi ia juga dibesarkan dalam keluarga Islam konservatif.

2. Foto menyusuinya dianggap amoral dan mendapat protes dari keluarga orangtuanya sendiri

Part 2. EN: I use these instruments with a great pleasure and joy. However, at times I struggle to get the conventions imposed on me in my childhood out of my head. Nowadays, I fortunately know that the sky can go down and the earth can be on the top; there can be eight fingers and thirty two ears. Everything is possible when you let the unconscious out – nothing is bad, nothing is good. The most important and the most difficult here is to have the trust in yourself. It is very difficult to switch off your head and stop judging yourself. It is uneasy to be a friendly viewer of your own true self. It takes an effort to learn. And, it is worth it. ???? KG (1): ?? ?????????? ??? ??????????? ????? ??????????. ????? ??????? ????? ?????????? ?????? ??????????????? ????? ?????? ??????? ????? ????? ?????. ??????? ??????, ???? ????? ???????, ? ??? ?????? ???????, ????? ?????, ? ???????? ???? ???? ??????? ?????. ?????? ?????? ???????????? ?????? ???????? ??? ?????????? ???????? ??????, ?? ????? ????? ???? ??, ?? ????? ????? ????. ?????? ?? ??????? – ????? ???? ?????? ?????????. ?????????? ??? ??????, ?????? ???????? ?????, ???? ??????? ??????? ???? ?????? ????? ???? ????. ???? ??????????? ???? ??????? ????? ???? ??? ??? ??????. ???? KG (2): ??? ?????????? ??? ??????????? ????? ????????, ?????, ????? ??????? ???????? ???????????? ???????? ??????? ????? ??? ??? ?????????? ???????. ??????? ??????, ????, ????? ??? ???????, ??? ??? ???????; ????????? ????? ???? ???, ?? ??? ????? ???? ????? ????? ??????? ?????? ?????? ?????. ???? ??? ???????? ?????? ?????????? ?????? ??????, ???? ????? ??????! ?? ????? ????? ????, ???? ?? ????? ????? ????! ????? ?? ??????????, ???? ?????? ?? ?????? - ????? ?????? ????????. ?????? ??????, ?????? ?????????? ???????? ????? ??????, ???? ??, ?????? ????? ?????? ????????? ???? ????? ????? ?????? ????? ?? ????? ???????. ??? ????? ???????? ?????? ????? ???? ?????????? ????????. ???? RU: ??? ??????????? ? ????????? ? ??????? ?????????????, ?????? ??? ?????? ?????? ???????? ?? ?????? ??????????, ??????? ???? ??????? ??? ? ???????. (??????????? ?????? ? ???????????? ??)

A post shared by ??????? ???? (@chestnayaaa) on

Jangankan netizen, orangtuanya, Almazbek Atambayev dan Raisa, juga memprotes tindakan Shagieva yang dianggap amoral. Raisa bahkan mendapat pesan bernada tidak menyenangkan dari teman-temannya. Menurut Shagieva hal ini wajar terjadi karena generasi orangtuanya masih sangat konservatif dibandingkan dengan generasi yang seumuran dengan Shagieva. Kendati demikian, Shagieva akhirnya memutuskan untuk menghapus foto menyusuinya dari Instagram.

3. Bagi Shagieva, kontroversi terhadap menyusui di muka umum hanya terjadi di masyarakat yang terlalu mengaitkan bagian tubuh wanita dengan seksualitas

Dalam wawancara dengan BBC, ia menyatakan bahwa apa yang diunggahnya bukan konten sensual. Sebagian payudaranya yang terlihat adalah alat yang fungsional: untuk memberikan asupan kepada bayinya yang baru lahir. Wanita di seluruh dunia telah menyusui sejak entah kapan, sepanjang ingatan, dan itu tak ada hubungannya dengan seksualitas. Jadi konteks dari foto menyusui itu sekali adalah fungsional, bukan seksual.

4. Kontroversi mengenai menyusui di depan umum (atau mengunggahnya di media sosial) bukan hanya ada di Kyrgyzstan, tapi juga di seluruh dunia

Sebut saja ketika majalah Time memilih foto wanita menyusui sebagai sampul, patung menyusui Angelina Jolie, pidato Michelle Obama soal menyusui dan masih banyak lagi. Ada banyak sekali anggapan bahwa menyusui di ruang terbuka, ruang publik, apalagi tanpa nursing cover adalah tindakan yang memalukan dan menjijikkan.

Padahal menyusui adalah salah satu fase alami yang pasti dialami oleh semua ibu di seluruh dunia. Proses yang mengagumkan dan di dalamnya hanya ada emosi antara ibu dan anak. Tak ada kaitannya dengan seksualitas apalagi sebagai aksi yang sengaja dilakukan untuk semata-mata melanggar norma sosial.

5. Seksual atau fungsional, siapa yang punya kuasa menentukan?

Ada banyak sekali suku di dunia ini yang sampai sekarang, wanita-wanitanya tidak menggunakan pakaian terutama bagian atas. Payudara mereka bebas dilihat siapa saja. Dalam salah satu liputan National Geographic, mereka tertawa ketika diberi tahu oleh reporternya bahwa untuk sebagian laki-laki, payudara adalah “turn on” alias merangsang kepada hal-hal yang sifatnya seksual.

Maka barangkali untuk sebagian besar laki-laki, payudara adalah bagian tubuh wanita yang sensual. Ketika fungsinya muncul sebagai pemberi asupan terbaik untuk bayi, maka payudara dibicarakan dalam konteks fungsional. Jadi sesungguhnya baik seksual maupun fungsional, setiap orang bebas menilai.

Ketika aktivitas menyusui yang sebenarnya adalah hal lumrah dilakukan di muka umum, konteks obrolan soal payudara menjadi fungsional, seharusnya. Dan selama foto yang diunggah tidak mengganggu kepentingan umum, mengapa harus diperdebatkan? Toh yang keliru 'kan yang menganggap bahwa itu memancing fantasi yang tidak-tidak. Nah coba pikirannya dikendalikan dulu. Itu fungsional, lho. Bukan seksual.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES