Jual Keperawanan Demi Cita-cita, Gadis Asal Perancis Ini Tawarkan Harga yang Fantastis

07 Oktober 2017
|Venanda
Instagram
0SHARES

Masyarakat pada umumnya menganggap keperawanan adalah sesuatu yang harus dijaga oleh kaum hawa. Hal ini merupakan lambang kesucian para wanita dan hanya boleh diberikan kepada pasangan sahnya saja. Keyakinan ini sangat dipegang teguh oleh banyak kalangan. Terutama pada masyarakat patriarkis yang menitikberatkan pada norma dan nilai sosial yang berlaku di lingkungan sekitar. Karena sangat berharganya sebuah keperawanan, sampai-sampai ada segelintir orang yang menjualnya dengan harga mahal demi mendapatkan uang yang banyak.

Salah satu orang yang belakangan ini sedang menjadi perbincangan publik karena menjual keperawanannya adalah Andriana. Gadis cantik asal Perancis ini memilih untuk melakukan hal tersebut karena membutuhkan biaya untuk meraih mimpinya. Demi menjadi seorang guru, ia memutuskan menjual harta paling berharga yang dimilikinya, yaitu keperawanan.

Andriana memang dari awal sudah ingin kuliah keguruan di Asia. Tapi karena keluarganya tidak mampu membayar biaya kuliah, buku-buku, dan biaya hidup disana, ia mencari cara lain untuk tetap bisa sekolah. Setelah berpikir beberapa waktu, ia akhirnya nekat untuk menjual keperawanannya demi cita-citanya tersebut.

Melalui situs penjual keperawanan di internet, Cinderella Escorts, ia melelang ‘harta berharganya’ dengan nominal yang cukup tinggi. Mengingat biaya sekolah guru yang tidak sedikit, ia memutuskan untuk menjual kegadisannya dengan harga Rp 800 juta. Gadis yang masih berusia 18 tahun ini bahkan sudah mengantongi surat keterangan dari dokter dan sertifikat keperawanan dari Cinderella Escorts.

“Hai, namaku Adriana. Usiaku 18 tahun. Aku berasal dari Perancis. Aku adalah seorang pelajar. Aku ingin menjual keperawananku karena aku ingin bersekolah di Asia untuk menjadi guru”.

Itulah kata-kata yang diucapkan oleh Adriana dalam video yang berdurasi 1 menit 2 detik ini. 

Miris sekali kisah ini. Demi cita-cita menjadi guru, ia menjual keperawanannya dengan harga yang fantastis. Padahal kan kalau jadi seorang guru, ia harus menjadi panutan dan memberikan contoh yang baik bagi murid-muridnya. Kalau belum jadi guru saja ia sudah menjual keperawanannya yang dalam masyarakat umum dianggap sakral, bagaimana ia bisa menjadi panutan bagi anak didiknya kelak. Sebenarnya, untuk meraih cita-cita tersebut, masih banyak cara kok.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Quote apa ya?"
0SHARES