Afi Nihaya Faradisa Dikonfrontasi Pemilik Asli Video yang Diplagiasi, Apa yang Terjadi Sebenarnya?

28 Juli 2017
|Chandra W.
0SHARES

Remaja yang sedang sering menjadi topik perbincangan hangat, selain juga bahan bully-an netizen Indonesia, Afi Nihaya Faradisa kembali memunculkan sensasi karena lagi-lagi ia "membuat" karya yang meniru milik orang lain. Kata meniru juga nampaknya terlalu halus untuk digunakan dalam konteks ini karena Afi benar-benar menggunakan kalimat dan ekspresi yang sama dalam video yang dibuatnya. Video ini kemudian diketahui meniru seseorang yang bernama Catherine Olek. Kalau masalahnya cuma itu sih mungkin netizen udah kebal ya melihatnya. Masalahnya, Olek kemudian sampai mengetahui dan menghubungi Afi via media sosial dan kini bahkan sudah ada video yang dibuat Olek untuk menanggapi apa yang dilakukan oleh Afi. Gimana ya cerita selengkapnya?

Dalam video berdurasi 18 menit yang diunggah di channel YouTube nya sendiri, Catherine Olek menjelaskan panjang lebar soal alasannya sampai repot-repot mengunggah video tanggapan atas sikap Afi. Alasan utamanya bukan soal plagiasi video yang dibuatnya lima tahun lalu. Olek hanya menyayangkan sikap dan pernyataan Afi yang mengatakan bahwa mereka berteman baik dan sering berkomunikasi serta akan membuat video campaign tentang bullying. Olek membuat video tentang seorang remaja bernama Amanda Todd yang bunuh diri karena depresi dan menjadi korban bullying pada tahun 2012. Olek sendiri saat itu berada dalam suasana dan kondisi yang "berantakan", ia menjelaskan bahwa saat itu emosinya belum stabil seperti sekarang.

Menurut Olek, plagiasi adalah hal yang sangat biasa terjadi, meskipun ia sendiri tidak membenarkan hal tersebut. Namun ia jadi memerhatikan Afi karena remaja asal Banyuwangi ini dibully sangat parah di internet dan ia menyayangkan hal tersebut. Olek tidak mempermasalahkan Afi yang telah menjiplak videonya. Bahkan ia sebenarnya senang karena ada remaja yang sadar tentang bahaya bullying dan sebagainya.

Olek mengkhawatirkan kesehatan mental Afi dan memutuskan untuk menjangkau Afi melalui chat. Dalam percakapan tersebut, Olek menanyakan bagaimana keadaan Afi dan berujung pada curhatan panjang remaja yang terkenal melalui tulisan "Warisan" tersebut. Anehnya, tidak sekalipun Afi meminta maaf atas perbuatannya. Padahal jika dipikir secara logika, harusnya Afi malu lho udah diajak ngobrol dengan baik-baik dan sama sekali nggak dibahas soal plagiarismenya. Mestinya sih dengan sepenuh hati ia minta maaf sama Olek.

Lanjutan dalam percakapan itu adalah mereka berencana untuk kapan-kapan berkolaborasi mengampanyekan anti-bullying melalui video. Namun rencana itu masih dalam tahap wacana alias belum ada lanjutan kapan mau dieksekusi. Nah yang bikin Olek kesal adalah pengakuan Afi bahwa mereka "berteman baik", "sering berkomunikasi", dan "memahami satu sama lain" padahal Olek hanya ngobrol via chat dua kali dengan Afi dan tidak merasa sebegitu dekatnya.

Akhirnya Olek mengaku hanya bisa mendoakan Afi untuk kesehatan mentalnya dan ia menyarankan netizen untuk tidak memberikan perhatian apapun terhadap postingan Afi. Hal ini karena menurutnya Afi sebenarnya sudah sadar bahwa perbuatannya salah tapi ia tidak peduli dan akan terus berbuat sama jika mendapat perhatian dari pengguna media sosial. Kalau menurut kamu sendiri gimana?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES