Viral! Curhat Nasi Goreng Mahal Di Jogja, Wisatawan Ini Dituduh Pencemaran Nama Baik

10 November 2017
|Faizah Pratama
0SHARES

Jogja dikenal sebagai kota dengan biaya hidup yang relatif murah. Mungkin itulah yang membuat kota ini begitu diminati wisatawan. Prasangka baik ini ternyata tidak selalu terbukti benar. Masih ada wisatawan yang mengeluhkan harga makanan yang mahal terutama di lokasi wisata. Muhammad Dwiki Bagaskara melalui akun Facebook-nya membagikan kisahnya ke grup FB Info Cegatan Jogja. Bersama dengan curhatannya itu ia juga membagikan foto gerobak penjual makanan. 

Wisatawan asal Sumatera ini bercerita, ia dan beberapa temannya harus bertandang ke Jogja selama beberapa hari karena suatu urusan. Karena hujan, ia pun mencari makan di sekitar penginapannnya di Jalan Dagen Malioboro. Ia pun menyambangi penjual nasi goreng gerobak di pinggir jalan. Ia memesan 3 porsi nasi goreng, 1 es teh manis, 1 teh tawar anget, dan 1 teh anget manis.

Saat selesai, ia diminta membayar 88 ribu untuk semua yang dipesannya. Sebagai orang yang bukan Jogja asli ia pun terkejut. Ia  merasa menu seperti ini jauh lebih murah di daerahnya padahal harga sembako di sana lebih mahal. Sepengetahuannya harga-harga di Jogja relatif murah. Harga standar café pun menurutnya tidak semahal ini. Sebelumnya, ia mereasa tidak enak untuk menanyakan harga karena kondisi lapak yang bukan bangunan permanen. 

Kisah yang diunggah pada Senin (6/11) ini pun menjadi viral dan mendapat tanggapan beragam dari pengguna Facebook lainnya. Sampai saat ini sudah 3 ribu komentar membanjiri unggahan ini. Sebagian merasa kecewa dengan kejadian ini karena dapat merusak citra kota jogja.

Namun, selisih sehari ia mengunggah kisah ini. Pemilik akun Mumammad Dwiki Bagaskara mengunggah sebuah foto yang menunjukkan tangkapan layar sebuah pesan via DM Instagram yang tidak diketahui pengirimnya. Pesan itu berisi permohonan jika tidak segera mengklarifikasi postingannya maka akan ditindaklanjuti sebagai pencemaran nama baik. Bersama dengan foto tersebut, ia menjelaskan bahwa ia hanya bermaksud mengkonfirmasi kejadian yang dialaminya. Muhammad Dwiki Bagaskara tidak bisa menerima jika dituding sebagai pelaku pencemaran nama baik. 

Unggahannya ini pun kembali menjadi viral dan dibanjiri hingga 11 ribu komentar. Rata-rata warganet memberikan dukungan pada Muhammad Dwiki. Warganet kembali menyayangkan kejadian ini dan memberikan dukungannya kepada Muhammad Dwiki. 

Sebenarnya harga makanan yang mahal tidak akan menjadi masalah jika menu yang disajikan sesuai dengan harganya dan bisa memuaskan. Keluhan soal harga makanan di Jogja khususnya di tempat wisata memang bukan kali ini saja terjadi. Semoga saja nggak berlanjut ke masalah yang lebih runyam, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Faizah Pratama
"Di mana-mana hatiku senang!"
0SHARES