Sudah Jatuh Tertimpa Tangga. Adopsi Anak, Malah Jadi Tersangka Kasus Human Trafficking

16 Agustus 2017
|Venanda
0SHARES

Sudah jatuh tertimpa tangga. Sepertinya itu adalah peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kisah orangtua angkat yang dipisahkan dari anaknya dan dijadikan tersangka. Kisah yang sangat mengharukan ini viral dan sudah dibagikan sebanyak 30.512 kali di Facebook.

Sebuah akun dengan nama Yuni Rusmini membagikan kisah orangtua angkat yang dipisahkan dengan anak adopsinya. Dalam status itu, diceritakan bagaimana kesedihan sang orangtua asuh yang harus berpisah dengan anak angkat yang diasuhnya selama ini. Dan yang lebih membuat sedih adalah mereka ditetapkan sebagai tersangka karena sudah mengadopsi anak secara ilegal dan merupakan korban human trafficking.

Ya, anak angkat tersebut adalah korban human trafficking. Pasangan suami istri yang ditetapkan sebagai tersangka ini diduga sudah membeli anak tersebut dengan membayar sejumlah uang kepada para pelaku penjualan anak. Kisah yang sangat miris, ya.

Dalam statusnya Yuni menceritakan bagaimana kisah orangtua angkat di daerah Medan tersebut. Yuni menuliskan,

"Pasangan pasutri ini tidak memiliki anak.

Karena keinginan untuk punya momongan sangat tinggi, hingga tergerak hatinya untuk mengadopsi. Ketika mereka ditawari anak, dengan spontan menerimanya. Walau dengan syarat harus membayar. Mungkin karena niat, keinginan, dan sayang untuk punya anak, wajarlah mau memenuhi persyaratan apapun. Baginya yang penting bisa. Dan keinginan anak hadir di rumahnya ada. Berselang waktu, tiba-tiba harus berurusan dengan hukum. Dan pasangan pasutri ini dinyatakan bersalah dan jadi tersangka dengan tuduhan transaksi jual beli anak ilegal (human trafficking). Di pengadilan memutuskan untuk menyerahkan anak adopsinya, dan mereka jadi tersangka sebagai pesakitan. Anak yang dia sayangi dan cintai serta dirawat dgn ketulusan hati serta harapan besar kelak bisa jadi anak kebanggannya. Harapan tinggalah harapan.... Bila sayang dan cintanya pada anak harus kandas begitu saja."

Dalam video yang diunggah oleh Yuni juga terlihat bagaimana orangtuanya sangat sedih saat akan dipisahkan dengan anak yang disayanginya. Meskipun bukan anak kandung, orangtua angkat tersebut sudah terlanjur sayang dengan anak ini. Mereka bahkan sampai menangis histeris saat anak tersebut akan diserahkan ke Dinas Sosial. 

Untuk sementara, anak-anak korban human trafficking ini akan dirawat oleh Dinas Sosial sampai para orangtua angkat ini mengurus proses adopsi secara legal. Meski polisi dan dinas terkait berjanji akan membantu proses adopsi anak tersebut secara legal, tapi oranngtua ini tetap histeris dan tidak rela dipisahkan dengan anaknya. Karena memang keinginan memiliki buah hati sudah ada sejak lama. Polisi juga tidak memiliki daya apa-apa. Hukum di Indonesia sudah menetapkan aturan tentang cara mengadopsi anak. 

Sungguh sangat tragis ya kisah dari pasangan suami istri yang ingin punya anak ini. Karena keinginan yang sangat besar untuk memiliki anak, mereka sampai tidak mencari tahu terlebih dahulu prosedur adopsi yang legal. Ternyata, anak asuhnya adalah salah satu dari korban human trafficking.

Meski di satu sisi kisah orangtua angkat ini menyedihkan, tapi di sisi lain polisi dan Dinas Sosial juga sudah menjalankan tugas sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Semoga orangtua angkat dan anak adopsinya mendapat solusi yang terbaik ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Keep moving forward"
0SHARES