Seorang Kakak Rawat Adiknya yang Sakit Leukimia Seorang Diri. Bikin Hati Terenyuh!

29 Agustus 2017
|Venanda
106SHARES

“Harta yang paling berharga adalah keluarga

Penggalan lagu dari soundtrack sinetron Keluarga Cemara yang hits pada tahun 90-an hingga 2000-an ini pasti sudah sangat familiar banget di kepalamu. Sepertinya potongan lirik di atas memang sangat pas buat menggambarkan kisah yang sedang viral di media sosial ini.

Seorang pengguna Facebook yang bernama Dewi Nurnani beberapa waktu lalu membagikan cerita mengharukan tentang perjuangan seorang kakak merawat adiknya yang sakit leukimia, sendirian. Kisah ini tentu saja langsung membuat netizen jadi terenyuh. Bagaimana tidak, sang kakak tersebut juga masih anak-anak dan masih duduk di bangku kelas 6 SD. Hal ini membuat publik tak kuasa menahan tangis. 

Status yang sudah dibagikan sebanyak 104 kali ini mendapat banyak respon positif dari berbagai pihak. Dalam statusnya Dewi Nurnani menuliskan,

 

“Nikmat mana yg kamu dustakan.

Masih mengeluh dengan keadaan kita? Terlalu.

Harta ada. Sehat juga ada.

Bagaimana dgn MASWI DAN SITI FATIMAH.

Sang kakak seorang diri menjaga adiknya yang kena leukimia. Sementara Ayah dan Ibunya di BALANGAN sana sedang menderita stres. Rumah habis terbakar.

Mencari darah untuk adiknya sendiri tengah malam.

Menggantikan pampers adiknya.

Mencari makan sendiri.

Kalau mau menjenguk untuk para pemimpin daerah ini

Silahkan ke RSU ULIN LANTAI 3 RUANGAN TULIP.”

Dari posting-an tersebut, diketahui bahwa sang kakak yang bernama Maswi merawat adiknya Siti Fatimah seorang diri. Perjuangan dia dalam mencari darah untuk adiknya yang sakit leukimia atau kanker darah tengah malam membuat banyak orang berkaca-kaca. Anak sekecil itu sudah harus merawat adiknya sendirian.

Orangtua Maswi dan Siti tidak bisa ikut merawat di rumah sakit karena sedang mengalami depresi di rumah. Terlebih pada bulan Ramadhan lalu, mereka sekeluarga juga tertimpa musibah. Rumahnya habis terbakar. Maka dari itu, hanya Maswilah yang bisa merawat adiknya. Ia juga yang harus menggantikan pampers sang adik dan mencari makan sendiri. Sungguh perjuangan yang sangat luar biasa. 

Kisah ini mengajarkan kita bahwa kasih sayang dan perjuangan seorang kakak tidak perlu diragukan lagi. Tidak hanya Ayah dan Ibu saja, tapi kakak pun juga rela berkorban demi sang adik tercinta. Melihat Maswi yang masih kecil saja sudah mau bersusah payah demi adiknya, membuat kita sadar bahwa perjuangan kakak itu nyata. Saat ada yang mengalami kesusahan, bersama-sama saling membantu untuk bangkit kembali. Karena memang harta yang paling berharga adalah keluarga.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Keep moving forward"
106SHARES