Sempat Viral, Modus Baru Komplotan Jambret Menyamar Jadi Ulama. Akhirnya Tertangkap Juga!

01 Desember 2017
|Faizah Pratama
1.9 KSHARES

Ada-ada saja modus kejahatan yang terjadi zaman sekarang. Bukan lagi mencopet, kini komplotan penjambret justru menyamar sebagai ulama untuk melancarkan perbuatannya.

Beberapa waktu lalu aksi mereka ternyata terekam kamera CCTV. Selain diserahan kepada pihak berwajib, video tersebut juga diunggah ke media sosial. Video aksi penjambret yang menyamar menjadi ulama ini pun menjadi viral. Komplotan yang beraksi di wilayah Jawa Timur ini pun sukses membuat warga resah.  

Namun, kini warga Jawa Timur bisa bernapas lega. Komplotan penjambret ini sudah berhasil diringkus oleh Polda Jatim. Berbekal rekaman CCTV, polisi melacak identitas para tersangka. Ternyata tiga pria tersangka itu merupakan warga asal Desa Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Sebelumnya, komplotan ini melakukan kejahatannya pada seorang nenek di Jember. Aksi inilah yang menjadi kejahatan terakhirnya sebelum tertangkap. Akun Facebook Yuni Rusmini pun membagikan video rekaman CCTV saat peristiwa ini terjadi. 

Terlihat sebuah mobil berwarna hitam berhenti di pinggir jalan. Salah seorang pelaku memanggil seseorang ibu-ibu berdaster. Pintu belakang mobil pun terbuka menampakan seorang pria berpakaian ala ulama lengkap dengan peci dan sorban. Nenek itu diarahkan untuk mendekat ke mobil.

Mereka cukup lama berbincang sebelum akhirnya pelaku merampar perhiasan korban. Pelaku pun berhasil kabur dengan cara mendorong korbannya. Mereka tidak menyadari bahwa ada CCTV di depan wartel Kawasan Sumbersari Jember, tempat mereka beraksi. 

Menurut hasil penyelidikan pihak berwajib, komplotan ini melancarkan aksinya dengan modus bertanya jalan pada orang yang mereka temui. Penyamaran dengan pakaian ulama ini pun dilakukan untuk meyakinkan korbannya agar mau mendekat. Komplotan ini rupanya telah melakukan aksinya sebanyak 16 kali.

Video viral aksi komplotan ini juga berhasil membuat warganet gregetan. Sejak diunggah oleh Yuni Rusmini Rabu (29/11), video ini sudah ditonton lebih dari 20 ribu kali. Unggahan ini pun dibanjiri komentar yang menghujat kelakuan komplotan ini.

Evan Evanbundaevan: ‘Bikin jelek nama orang pasuruan aja, padahal itu terkenal kota santri’

Afizz Interprise: ‘Hukum mati itu’

Meski pelaku jambretnya sudah tertangkap, tidak ada salahnya kita selalu waspada terhadap kejahatan yang mungkin terjadi. Apalagi kalau modusnya aneh-aneh begini, salah-salah harta benda kita raib dirampok maling. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Faizah Pratama
"Di mana-mana hatiku senang!"
1.9 KSHARES