Heboh Kecelakaan ‘Ngeri’ di Surabaya, Motif Penabraknya Masih Simpang-siur. Kira-kira Kenapa Ya?

10 November 2017
|Venanda
521SHARES

Beberapa hari lalu warganet dihebohkan dengan kasus kecelakaan mengerikan yang terjadi di Jalan Raya Darmo, Surabaya. Kecelakaan yang terekam oleh kamera CCTV ini langsung viral setelah ada sebuah akun yang mengunggahnya di sosial media. Berdasarkan rekaman tersebut, diketahui bahwa kecelakaan terjadi pada pukul 07.30 WIB. Saat itu sebuah mobil Mitsubishi Outlander terlihat melibas tiga sepeda motor yang sedang berhenti di lampu lalu lintas.

Setelah diselidiki ternyata pengemudi mobil yang saat ini sudah dijadikan tersangka adalah pemuda yang masih berusia berusia 18 tahun. Pria berinisial G yang merupakan mahasiswa asal Papua Barat ini pun langsung diciduk dan diamankan polisi. Banyak yang penasaran apa penyebab pengendara ini  lalai dan menyeruduk sepeda motor tersebut. Namun, karena belum jelas, sampai sekarang info tentang penyebabnya masih simpang siur. Maka dari itu, tim Yukepo sudah menghimpun dari beberapa sumber yang mengungkapkan kemungkinan penyebab ia lalai hingga terjadi kecelakaan tersebut. Simak, yuk!

1. Melamun

Kecelakaan tersebut membuat tiga pengendara motor langsung terpental dan satu diantaranya kepalanya membentur trotoar. Berdasarkan informasi dari polisi diketahui korban bernama Rudi Yuwana (34) beserta istrinya, Ferry Setiawan (40), dan Novie Anggraini mengalami luka ringan dan sempat di rawat di Rumah Sakit Adi Husada Surabaya.

Dalam rekaman tersebut terlihat mobil yang dikendarai G melaju kencang dan mengabaikan lampu lalu lintas. Mobil tersebut juga tiba-tiba miring ke kiri, padahal saat itu sudah ada tiga kendaraan bermotor yang berhenti dan akhirnya kecelakaan tersebut tidak terhindarkan. Saat dimintai keterangan oleh polisi, G mengaku lalai. Ia juga mengaku sedang melamun. 

2. Mikirin tentang tugas kuliah yang dirasa berat

G yang merupakan mahasiswa semester awal di sebuah perguruan tinggi di Surabaya mengaku saat itu ia sedang berada dalam perjalanan dari rumahnya menuju kampus. Ditengah perjalanan ia bahwa melamun karena tugas kuliahnya dirasa sangat berat. Sampai-sampai ia tidak melihat lampu merah yang sudah menyala dan menabrak pengendara sepeda motor lainnya. Dari pengakuannya ia mengamudi dalam kecepatan 40 km/jam. Tapi dari rekaman ia terlihat melaju dengan cukup kencang. 

3. Mainan HP

Kemungkinan pertama yang mencuat setelah kasus ini muncul adalah G sedang bermain handphone atau HP. Hal ini juga diyakini oleh beberapa orang termasuk warganet yang satu ini. Pemilik akun Facebook bernama Arsanto Adihutomo menuliskan,

“Maaf ya... Memberitakan...

Ada kecelakaan mobil vs 3 sepeda motor akibat kelalaian pengemudi mobil mainan Smartphone...”

4. Gagap karena masih muda

Polisi juga menduga bahwa G yang masih muda gagap saat mengendarai mobil sehingga tidak bisa menguasai keadaan saat itu. Mengingat ia masih 18 tahuh, kemungkinan tersebut tetap ada. Hal ini diungkapkan juga oleh pihak kepolisian. Mereka mengatakan,

"Bisa jadi pengemudi itu masih pemula sehingga gagap. Kami juga cek ada SIM A dan surat kendaraan lengkap".

5. Menggunakan narkoba

Karena ada dugaan bahwa G sedang berada dalam pengaruh zat tertentu saat berkendara, maka polisi melakukan tes urin padanya saat itu juga. Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya G terbukti negatif narkoba. Sedangkan untuk kandungan kadar alkohol, polisi masih menunggu konfirmasi dari laboratorium.

Hal ini diperkuat dengan pernyataan dari Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar yang mengatakan, "Masih terus didalami penyebab utama hingga menabrak tiga motor sekaligus. Namun hasil pemeriksaan sementara pengemudi negatif narkoba dan tidak ada alkohol".

Sampai saat ini polisi belum tahu penyebab utama pengemudi ini bisa lalai dan menyebabkan kecelakaan beruntun. Namun yang jelas, karena hal ini G dijerat Pasal 310, Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Jalan Raya, dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun penjara.

Wah, ngeri juga ya kecelakaannya. Meskipun sudah taat peraturan dengan berhenti di lampu lalu lintas, ternyata kalau pengemudi lain tidak hati-hati, kita bisa saja jadi korban kecelakaan. Maka dari itu, jangan lupa kalau mau berkendara selalu memakai pakaian pengaman seperti jaket tebal dan helm SNI. Jadi kalau ada kejadian seperti ini, kita lebih aman karena sudah terlindungi benda-benda tersebut. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Quote apa ya?"
521SHARES