Makanan Sehari-hari Ini Pernah Memicu Terjadinya Peristiwa yang Mengerikan!

modernfarmer.com
Line Yukepo.com

Makanan adalah kebutuhan paling primer dalam kehidupan manusia. Di antara kebutuhan primer lainnya, yakni “sandang” dan “papan”, pangan merupakan kebutuhan yang tidak bisa dipungkiri lagi. Apakah tanpa pakaian kita bisa hidup? Bisa saja kalau kita tidak malu untuk telanjang. Apakah tanpa rumah kita bisa hidup? Buktinya para tuna wisma masih bisa hidup kok. Akan tetapi, tanpa adanya asupan pangan, kita tidak bisa mendapat energi yang dibutuhkan dalam menjalani aktivitas hidup itu sendiri.

Meskipun begitu, pada kenyataannya makanan pun pernah mewarnai sejarah kelam dalam peradaban. Faktor pendukungnya bisa beragam, mulai dari perkembangan industri, situasi ekonomi, bahkan sampai kurangnya pengetahuan orang-orang akan cara mengolah makanan tersebut. Di bawah ini kamu bisa lihat beberapa kasus mengerikan yang disebabkan oleh makanan-makanan yang dapat dengan mudah kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Langsung aja yuk, kita kepoin!

1. Roti

english.stackexchange.com

Para era 1800-an, populasi di Inggris meningkat secara drastis dan pada saat itu pula Kota London diklaim sebagai kota terbesar di seluruh dunia. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan industri yang berkembang pesat pada saat itu. Revolusi industri ini memungkinkan penduduk Inggris untuk bisa memproduksi makanan dalam waktu yang singkat sehingga secara tidak langsung dapat membantu penyebaran pangan yang memicu meningkatnya populasi secara drastis. Roti lah salah satu produk pangan yang paling banyak diproduksi pada saat itu sebagai makanan pokok.

Ternyata, peningkatan produksi roti ini diikuti oleh perilaku tidak manusiawi dari pihak produsennya. Mulai dari bahan plester sampai kapur pun digunakan oleh para produsen untuk meningkatkan kuantitas produksi rotinya. Bahkan, dikabarkan juga bahwa bahan dasar deterjen pun digunakan untuk memperbanyak roti yang diproduksi! Maka dari itu, tak aneh jika pada masa itu ditemukan banyak kasus kematian pada anak-anak yang disebabkan oleh malnutrisi.

2. Jagung

www.organicfacts.net

Pada awal abad ke-20, para penduduk Amerika Selatan dihantui oleh wabah penyakit yang mematikan. Penyakit tersebut adalah penyakit pelagra yang gejalanya adalah luka-luka pada kulit yang dalam kasus tertentu bahkan bisa menyebabkan kegilaan dan kematian. Penelitian pun dilakukan untuk mencegah wabah ini semakin menjangkit.

Ternyata, para peneliti menemukan bahwa wabah ini hanya menjangkit orang-orang dari kalangan ekonomi kelas bawah saja. Mereka pun menemukan fakta bahwa para korban yang terjangkit penyakit ini semuanya mengonsumsi jagung dengan kualitas rendah yang dijual dengan harga yang sangat murah. Makanya, harus hati-hati kalau memilih jagung untuk dikonsumsi yah!

3. Coklat

www.organicfacts.net

Pada awal abad ke-20, penggunaan radium marak digunakan sebagai bahan kosmetik untuk menampilkan kulit yang lebih terlihat berpijar. Bahkan, pabrik permen pun menyuntikkan radium ini pada coklat-coklat yang mereka buat agar kualitas rasanya meningkat. Sayangnya, bahan radium ini mengandung radioaktif yang berbahaya bagi tubuh.

Pada tahun 1925, di Amerika Serikat, akhirnya penggunaan radium pada coklat mulai dihentikan karena banyaknya kasus penyakit tumor yang mengincar wajah bagian bawah dan terkadang berujung pada kematian.

4. Pala

www.redstickspice.com

Pada tahun 1600-an terjadi peperangan antara Inggris dan Belanda dalam rangka memperebutkan Pulau Banda yang memiliki pala sebagai hasil buminya. Pada saat itu, rempah-rempah memang dianggap sebagai komoditi yang sangat berharga dan pala merupakan rempah yang paling banyak dicari oleh bangsa Eropa pada saat itu. Pala diminati karena rasanya yang eksotik, dapat merangsang nafsu makan dan birahi, dan dipercaya memiliki keampuhan untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Perebutan wilayah Banda ini menyebabkan terjadinya pembantaian massal, baik pada salah satu pihak yang bertikai maupun penduduk pribumi Pulau Banda. Hanya demi pala, banyak nyawa manusia yang akhirnya harus dikorbankan.

5. Air

www.hcgdietsystem.co.za

Demam tifoid merupakan penyakit berbahaya yang telah menyebabkan banyak kematian. Wabah ini pernah terjadi di New York pada tahun 1903. Dilaporkan sebanyak 82 orang yang meninggal dunia akibat penyakit tifoid. Virus tifoid ini menyebar dari bendungan anak sungai yang terletak di wilayah Ithaca. Dikabarkan bahwa pada saat itu pemilik dari bendungan telah lalai dalam membuat sistem penyaringan yang baik sehingga penyakit pun tersebar melalui air.

Pemicu munculnya virus ini diduga datang dari para pekerja bendungan itu sendiri yang menggunakan sungai untuk berbagai keperluan mereka. Beberapa di antara pekerja tersebut ada yang berasal dari Italia dan sudah menderita wabah demam tifoid terlebih dahulu sehingga ada kemungkinan bahwa merekalah yang menularkan penyakit itu. Terlepas dari itu, penyebab demam tifoid adalah makanan atau minuman yang tercemar oleh bakteri dalam tinja. Jadi, ada kemungkinan bahwa selain digunakan untuk minum, mandi, dan mencuci pakaian, bisa saja sungai itu digunakan untuk membuang tinja.

6. Gandum

www.weightzonefactor.com

Sweating Sickness atau "penyakit berkeringat" merupakan penyakit yang pernah mewabah di Inggris pada abad Pertengahan. Gejala penyakit ini adalah rasa nyeri yang timbul di beberapa anggota tubuh dan diikuti dengan keringat yang bercucuran terus menerus. Pada tahun 1485, penyakit ini telah membunuh ribuan orang hanya dalam jangka waktu satu tahun.

Penyebaran penyakit ini ternyata diketahui berasal dari gandum yang sudah terkontaminasi oleh urin tikus. Pada masa itu, saat terjadi banyak peperangan dan Wabah Hitam, banyak warga Inggris yang tinggal dalam rumah yang kumuh dan kotor sehingga banyak tikus yang berkeliaran dan memakan gandum-gandum di rumah mereka. Saat makan, tikus akan meninggalkan urinnya pada gandum yang dikonsumsi oleh orang-orang.

7. Keju

www.shapeme.com.au

Pada tahun 1985, di California, sempat terjadi wabah penyakit listeriosis yang menyebabkan banyak kematian. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh kontaminasi bakteri pada makanan ini disebarkan melalui keju yang pada saat pengolahannya tidak mengikuti prosedur pasteurisasi yang baik. Penyakit ini dapat dengan mudah menyerang ibu yang sedang hamil sehingga pada saat itu di California banyak sekali kematian yang terjadi pada wanita hamil dan anak yang masih berada dalam kandungan.

Nah, itulah beberapa makanan yang sempat memicu terjadinya peristiwa mengerikan di beberapa belahan dunia. Makanan sebagai faktor pemicu terjadinya peristiwa-peristiwa tersebut ternyata merupakan faktor yang tidak langsung. Sebenarnya ,pemicu utamanya adalah perilaku produsen makanan yang tidak bertanggung jawab atau kebersihan lingkungan yang tidak terjaga. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
55
SHARES
7 Hal Normal yang Biasa Dilakukan oleh Sesama Cewek Ini Terlihat “Menggelikan” Jika Dilakukan oleh Sesama Cowok

7 Hal Normal yang Biasa Dilakukan oleh Sesama Cewek Ini Terlihat “Menggelikan” Jika Dilakukan oleh Sesama Cowok

Inilah 7 Jenis Ikan Hias dengan Harga Selangit yang Bisa Bikin Kantong Jebol

Inilah 7 Jenis Ikan Hias dengan Harga Selangit yang Bisa Bikin Kantong Jebol

Inilah Potret Kehidupan Manusia di 5 Kota Terpadat di Dunia

Inilah Potret Kehidupan Manusia di 5 Kota Terpadat di Dunia

Mengapa Warna Pink Identik dengan Citra Feminin Perempuan?

Mengapa Warna Pink Identik dengan Citra Feminin Perempuan?

Sebelum Jadian, Coba Cek Apakah Gebetanmu Punya 5 Ciri Orang yang Ngebosenin?

Sebelum Jadian, Coba Cek Apakah Gebetanmu Punya 5 Ciri Orang yang Ngebosenin?

Malas Ngantor Setelah Liburan? Ikuti 7 Tips Simpel Ini Biar Kamu Semangat Lagi

Malas Ngantor Setelah Liburan? Ikuti 7 Tips Simpel Ini Biar Kamu Semangat Lagi

loading