Kesalahan yang Masih Kamu Lakukan Ini Penyebab Kelamaan Jomblo

unsplash.com
Line YuKepo.com

Di usia yang bisa dibilang sudah cukup matang, belum punya pasangan seakan menjadi kesialan yang harus segera dihilangkan. Padahal menjadi jomblo di usia matang sebenarnya juga bukan kesalahan besar yang harus terus menerus dirutuki. Dalam beberapa kasus, menjadi jomblo justru adalah hal yang patut disyukuri.

Tapi ada pula kamu yang ingin segera punya pasangan. Namun apa adanya, pilihan saja tak punya. Kalaupun ada yang dekat, selalu gagal sebelum membuat komitmen lebih lanjut. Mungkin kesalahan ini masih sering kamu lakukan. Sehingga predikat jomblo nggak segera pergi.

1. Masih ingat sama kisah masa lalu

unsplash.com

Kamu belum bisa sepenuhnya melupakan kisah masa lalu yang membuatmu sakit hati. Bisa dibilang kamu memang belum siap untuk memulai hubungan baru. Rasa sakit yang masih kamu rasakan sampai sekarang mengganjal segala upaya orang baru untuk masuk ke hatimu. Kalau kamu tak bisa berdamai dengan keadaan ini, sampai kapanpun kamu nggak akan bisa berhasil dengan hubungan yang baru.

2. Terlalu memaksakan diri harus punya pasangan sekarang juga

unsplash.com

Teman-teman kamu mungkin sudah banyak yang naik pelaminan. Sementara kamu masih gini-gini aja. Jangankan memikirkan soal pernikahan, punya pasangan saja tidak. Kamu pun mulai kalang kabut. Merasa harus punya pasangan sekarang juga. Tak peduli akan cocok dengan kepribadianmu apa tidak, yang penting kamu punya gandengan.

Akhirnya kamu "asal" memilih pendamping. Pertimbangan lain tak dipikirkan, asal mau sama mau. Kalau pemikiran seperti ini kamu lanjutkan, tak heran jika hubunganmu yang entah ke berapa kali ini akan bernasib sama dengan sebelumnya: berakhir di tengah jalan. Menjadi jomblo untuk yang ke sekian kali pun harus siap kamu hadapi.

3. Malah terlalu menutup diri, kamu nggak percaya sama orang baru yang mendekati

unsplash.com

Terlalu terbuka dan menerima siapa saja yang mendekati memang tidak baik. Namun terlalu menutup diri juga tak baik. Bagaimana bisa seseorang punya ketertarikan lebih padamu, kalau kamu tak mau membuka diri ke orang-orang. Jangankan untuk mengenal lebih jauh, untuk berteman denganmu saja mereka akan berpikir ulang.

Membuka diri bukan berarti kamu bisa bebas menerima siapa saja, kamu pun harus tetap selektif. Namun maksud dari membuka diri di sini adalah soal menampilkan sisi-sisi terbaik dari dirimu sendiri. Agar kamu tak terus-terusan diremehkan orang lain. Membuka diri juga akan membuatmu dipandang menjadi pribadi yang lebih hangat. Mereka yang tertarik padamu pun akhirnya memiliki keinginan untuk mengenalmu lebih jauh.

4. Tidak pernah mengerti tujuan hidup diri sendiri

unsplash.com

Mencari pasangan terkadang bukan cuma urusan kamu dan orang lain. Menemukan pasangan yang tepat untuk diri kita sendiri juga tentang bagaimana kita menyelesaikan urusan pribadi dengan diri sendiri. Sebelum membagi hidupmu dengan orang lain selamanya, kamu harus bisa mengerti apa tujuan hidupmu dan menyelesaikannya dengan baik. Agar ketika tiba masanya, kamu harus sudah mulai mau berbagi, tak ada kata mimpi pribadi belum tercapai. Selagi masih sendiri, kamu perlu mewujudkan segala mimpi pribadimu itu segigih mungkin. Karena mungkin kesempatan itu tak akan datang ketika kamu sudah bersama pasangan.

5. Hanya fokus dengan kriteria tentang pasangan idaman, tapi lupa untuk berbenah pada diri sendiri

unsplash.com

Dalam mencari pasangan, kamu seringkali terpaku pada kriteria apa saja yang kamu inginkan tentang pasangan idaman. Harus yang bertanggung jawab, baik, pengertian, dan masih banyak kriteria lain. Banyaknya kriteria yang kamu pikirkan untuk pasangan idaman ini membuatmu lupa bahwa kamu juga mesti berbenah diri. Bagaimana bisa kamu mendapatkan pasangan yang sempurna di matamu, tapi kamu sendiri tak pernah menyempurnakan diri.

6. Punya mindset yang salah tentang hubungan dan juga pernikahan

unsplash.com

Kamu berpikir bahwa kesendirian adalah hal yang menakutkan dan pernikahan adalah tujuan hidup tertinggi seseorang. Pola pikir seperti inilah yang akhirnya membuatmu makin lama menyandang status jomblo. Kesendirian sama sekali bukanlah hal yang harus dirutuki terus menerus. Sementara pernikahan bukanlah tujuan akhir dalam hidup. Justru pernikahan adalah sebuah proses panjang yang harus kamu jalani dengan hati yang lapang dan kesabaran yang tak ada ujungnya. Itu hanyalah awal dalam babak kehidupanmu. Menganggapnya sebagai sebuah akhir, hanya akan membuatmu sendirian dalam jangka waktu yang lama.

Menemukan pendamping hidup tak lepas dari kadar kesabaran yang kamu miliki. Prosesnya tak bisa diburu-buru, apalagi dipaksakan. Namun, kamu juga tak perlu menutup diri dari segala kemungkinan yang membuatmu menyandang status jomblo berkepanjangan.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
18
SHARES
Mari Mengenal Fakta Dibalik Kanker Serviks yang Diderita Julia Perez

Mari Mengenal Fakta Dibalik Kanker Serviks yang Diderita Julia Perez

5 Negara ini Disebut Sebagai Negara Paling Aman Saat Pecahnya Perang Dunia III

5 Negara ini Disebut Sebagai Negara Paling Aman Saat Pecahnya Perang Dunia III

Susah Berhenti Merokok, Main Game, Belanja, atau Ngemil? Inilah Penyebab Kita Bisa Ketagihan

Susah Berhenti Merokok, Main Game, Belanja, atau Ngemil? Inilah Penyebab Kita Bisa Ketagihan

10 Puisi Absurd Ini Dijamin Bisa Menghibur Hari-harimu yang Suram

10 Puisi Absurd Ini Dijamin Bisa Menghibur Hari-harimu yang Suram

9 Jawaban Buat Cewekmu yang Terus Nanya "Kapan Kita Nikah?"

9 Jawaban Buat Cewekmu yang Terus Nanya "Kapan Kita Nikah?"

7 Jajanan Cokelat yang Pernah Membuat Gigi Anak Generasi 90-an Bolong

7 Jajanan Cokelat yang Pernah Membuat Gigi Anak Generasi 90-an Bolong

loading