Karakter Unik Mbah Ponco Sutiyem di Film Ziarah yang Membuatnya Mendadak Tenar

assets.kompas.com
Line Yukepo.com

Prestasi biasanya gampang diraih oleh anak muda. Karena ya gak bisa dipungkiri, anak muda itu dinilai punya kekuatan lebih daripada orang-orang yang sudah lanjut usia. Tapi, pernyataan ini tidak berlaku di minggu belakangan ini dimana dunia perfilman menyoroti kagum pada pemeran utama di dalam film berjudul Ziarah yang terbukti sangat berprestasi dengan karakternya yang unik. Dialah mbah Ponco Sutiyem yang berusia tidak muda lagi yakni 95 tahun asal Gunung Kidul, Yogyakarta.

Nenek yang punya 27 cucu ini berhasil mendapatkan 2 penghargaan di ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA 2017) yang sabtu lalu (6/5/2017) digelar di Malaysia. Pemeran tokoh Sri dalam film Ziarah ini meskipun tidak bisa membaca dan menulis, tapi masih semangat menjalani adegan yang diarahkan oleh sutradara dan berhasil membuat film ini hidup. Menurut lansiran dari rappler.com, mbah Ponco Sutiyem ini awalnya hanya membantu kru film yang sedang kebingungan mencari tokoh yang sesuai dengan karakter Sri. Kebetulan juga film ini bercerita tentang masa penjajahan, dan mbah Ponco Sutiyem ini salah satu dari saksi hidup yang bisa menceritakan kisah itu kembali.

Mbah Ponco Sutiyem ini juga mengaku senang karena akhirnya bisa berakting apik di depan sorotan kamera. Ternyata usia yang sudah lanjut masih membuatnya mampu memberi yang terbaik selayaknya artis papan atas yang sudah lebih berpengalaman.

Kira-kira apa saja sih keunikan karakter mbah Ponco Sutiyem yang bisa menjadi sorotan publik secara mendadak dan memutuskan si mbah mendapat penghargaan bergengsi kategori best actress? Kamu yang mau tahu dengan segera bisa langung tengok ulasan berikut ini ya.

1. Si mbah jago berekspresi

www.brilio.net

Usia yang sudah lanjut tidak membuat si mbah Sutiyem salah berekspresi ketika syuting. Sutradara memberi ruang leluasa untuk si mbah berani unjuk gigi berekspresi. Apalagi saat adegan tokoh Sri mencari makam suaminya bernama Pak Pawiro yang meninggal akibat perang dengan Belanda. Duh, katanya sih si mbah sangat menjiwai sekali.

Kalau pernah mengalami peristiwa penjajahan langsung memang lebih keren sih.

2. Si mbah mau belajar

i0.wp.com

Selama 12 hari syuting, sutradara dengan telaten mengajari si mbah Sutiyem untuk mendalami peran Sri. Nah, ketika si mbah disuruh beradegan memancing, makan, tidur dan sebagainya, beliau tidak mengomel dan merasa lelah sedikit pun. Beliau yang sudah berusia lanjut ini mau belajar ikut arahan sutradara yang membimbingnya memahami cerita tanpa naskah karena beliau buta huruf.

Asal mau belajar, semuanya bisa dilakukan ya.

3. Si mbah bersemangat main film

images1.rri.co.id

Ternyata suaminya melarang istrinya bermain film karena mengingat usianya tidak lagi muda. Tapi, mbah Sutiyem ini tetap bersikeras dan semangat ingin membantu kru film mendapatkan pemeran Sri melalui dirinya. Akhirnya, dengan bantuan cucunya, si mbah pergi syuting dengan diam-diam tanpa diketahui suaminya.

Astaga, bandel juga nih si mbah bisa diam-diam syuting.

4. Si mbah tidak mempermasalahkan honor

www.goodnewsfromindonesia.id

Bagi si mbah, bisa membantu orang lain itu sudah cukup. Soalnya ya si mbah kasihan lihat kru film bingung mencari pemain lokal yang bisa sesuai dengan tokoh Sri. Lagipula memang film yang tidak direncanakan bakal populer ini budget-nya gak bernilai besar. Meskipun Hanung Bramantyo, sutradara kondang terlibat di dalam pembuatan film ini.

Motivasi si mbah bukan soal uang, tapi ketulusan hatinya untuk mau menolong membawa namanya harum.

5. Wajah si mbah menarik perhatian

www.iqjongkok.com

Wajah si mbah Sutiyem yang penuh dengan kerutan menyita perhatian publik. Secara fisiologis membuat si mbah dipercaya untuk melakoni peran Sri yang benar-benar mengalami masa perang. Selain itu di usia 95 tahun ini, mbah Sutiyem tampak sehat dan gak sakit-sakitan sehingga memungkinkan untuk diajak syuting meski harus menempuh medan yang berat ke lokasi syutingnya.

Mau jadi pemain film tampaknya harus jaga penampilan fisik guys.

Popularitas mbah Ponco Sutiyem benar-benar mendongkrak film Indonesia ke kancah ASEAN. Ternyata usia tidak menghalangi seseorang bisa berprestasi. Bagaimana dengan kamu yang masih berjuang untuk berekspresi di dalam bidang yang kamu tekuni saat ini? Mungkinkah di masa depan, publik dapat terpukau dengan karakter unikmu dan menempatkanmu di posisi yang baik?

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
24
SHARES
10 Meme Jokowi Saat Naik Motor Trail ini Dijamin Bakal Bikin Kamu Terhibur

10 Meme Jokowi Saat Naik Motor Trail ini Dijamin Bakal Bikin Kamu Terhibur

Foto-foto Apartemen di Hong Kong yang Sempit Ini Bikin Kamu Mengidap Claustrophobia

Foto-foto Apartemen di Hong Kong yang Sempit Ini Bikin Kamu Mengidap Claustrophobia

6 Fakta ini Bikin Kamu Tahu Kalau LDR itu Asik!

6 Fakta ini Bikin Kamu Tahu Kalau LDR itu Asik!

Inilah 7 Perilaku Orang Indonesia di Media Sosial yang Suka Gak Kamu Sadari

Inilah 7 Perilaku Orang Indonesia di Media Sosial yang Suka Gak Kamu Sadari

Inilah Deretan Istri Cantik di Balik Kesuksesan Para Pria Terkaya di Dunia

Inilah Deretan Istri Cantik di Balik Kesuksesan Para Pria Terkaya di Dunia

Dhias dan Annisa, Delegasi dari IDE yang Mengharumkan Nama Indonesia di UA-MUNC Geneva

Dhias dan Annisa, Delegasi dari IDE yang Mengharumkan Nama Indonesia di UA-MUNC Geneva

loading