Inilah Daftar Penumpang 'Egois' yang Selamat Saat Kejadian Tenggelamnya Kapal Titanic

d1nz104zbf64va.cloudfront.net
Line Yukepo.com

Kejadian tenggelamnya Kapal Titanic pada tanggal 14 April 1912 memang akan membekas sepanjang masa. Bukan hanya bagi para keluarga korban, tapi juga bagi para warga dunia. Pasalnya, tragedi ini menjadi kecelakaan maritim terbesar sepanjang sejarah. Kejadian ini juga akan selalu diperbincangkan dari satu generasi ke generasi lainnya.

Pada detik-detik tenggelamnya Kapal Titanic, perempuan dan anak-anak memang menjadi prioritas untuk masuk ke dalam sekoci penyelamat, sedangkan para pria dan para awak kapal memang harus sabar menanti giliran sambil melambaikan tangan sebagai salam perpisahan bagi orang tercinta.

Sejumlah kisah menarik memang bermunculan pada saat itu. Mulai dari kisah heroisme orang-orang untuk saling menyelamatkan hingga kisah egoisnya para penumpang yang minta untuk segera diselamatkan. Contohnya kisah sekelompok pemain musik yang tetap setia melantunkan nada indah untuk menenangkan hati para penumpang yang panik pada saat-saat terakhir. Lain pula dengan kisah seorang pendeta yang menolak untuk naik sekoci dengan alasan ia ingin tetap tinggal untuk berdoa dan menerima pengakuan dosa para penumpang kapal sekarat itu, serta kisah Edward Smith, kapten kapal Titanic, yang lebih memilih untuk tinggal dan tenggelam bersama kapalnya yang karam.

Musibah memang menjadi cerminan yang paling tepat untuk melihat langsung sifat asli manusia. Saat musibah datang, topeng manusia rasanya sudah tidak berlaku. Sifat tersebutlah yang akan menjadi jelas terlihat di mata siapa pun. Berbeda dengan aksi heroik di atas, ada pula segelintir orang yang dengan egoisnya mementingkan diri sendiri agar bisa selamat. Seperti apa kisah keegoisan tersebut? Yuk, langsung aja kepoin bareng YuKepo!

1. Bruce J. Ismay

usercontent2.hubstatic.com

Bruce J. Ismay merupakan konglomerat dan Presiden White Star, perusahaan pemilik Titanic. Ia merupakan pejabat White Star yang bisa bertahan hidup pasca-tenggelamnya kapal raksasa tersebut. Ia diketahui menumpang sekoci terakhir yang tersedia dengan sikap buang muka dari Titanic dan para penumpang lainnya. Di Kapal Capathia, kapal yang menyelamatkan korban Titanic, ia meminta sebuah kabin pribadi untuk menghabiskan waktunya yang dipengaruhi oleh Opium. Karena sikapnya yang demikian, ia dijuluki sebagai “Coward of the Titanic”. Selain itu, Ismay jugalah yang bertanggung jawab atas pengurangan jumlah sekoci yang awalnya terdapat 48 hingga menjadi hanya 20 sekoci.

2. Daniel Buckley

www.irishcentral.com

Mayoritas para pria yang selamat dari tragedi tenggelamnya Kapal Titanic dijuluki sebagai pengecut. Pasalnya, banyak rumor yang mengatakan bahwa mereka menyelamatkan diri dengan naik ke atas sekoci dengan menggunakan pakaian wanita. Salah satu orang yang terbukti benar melakukan tindakan tersebut adalah Daniel Buckley. Buckley benar-benar mengakui tindakannya tersebut. Ia menambahkan bahwa saat itu ia tengah dilanda ketakutan yang hebat hingga menangis. Kemudian, ada seorang wanita yang iba padanya dan meletakkan sebuah selendang di kepalanya. Akibat selendang tersebutlah Buckley dikira sebagai perempuan dan tidak disadari oleh para petugas. 

3. Masabumi Hosono

pbs.twimg.com

Masabumi Hosono adalah seorang Pengawai Negeri Sipil Jepang yang bekerja di Kementerian Transportasi. Ia ditugaskan untuk melakukan penelitian ke Kekaisaran Rusia untuk mencari tahu tentang sistem perkeretaapian di daerah tersebut. Saat perjalanan pulang, ia menumpang Kapal Titanic di kelas dua. Saat detik-detik kapal mulai tenggelam, ia sempat dihalangi oleh para awak kapal untuk tidak mendekati geladak. Karena berwajah Asia, Hosono dianggap sebagai penumpang kelas tiga. Namun, dengan jerih payahnya, ia akhirnya berhasil mencapai dek dan menyaksikan sendiri bagaimana kepanikan yang terjadi di sana. Keinginan untuk selamat dan bertemu keluarga di rumah memang cukup tinggi, namun ia tidak mau mempermalukan dirinya sendiri karena naik sekoci khusus wanita dan anak. Akan tetapi, karena melihat adanya kesempatan, akhirnya sekoci tersebut kemudian dinaikinya.

Akibat aksinya tersebut, ia dicap sebagai orang yang memalukan di Amerika. Sementara di tanah airnya sendiri, ia dianggap sebagai seorang pengecut dan dipecat dari pekerjaannya. Bahkan, Hosono dijadikan contoh sebagai orang yang tidak terhormat di buku-buku sekolah. 

4. Sir Cosmo Duff-Gordon dan Lady Lucy Duff-Gordon

global.liputan6.com

Pada saat kejadian memang banyak sekoci yang tidak digunakan dengan maksimal. Normalnya, satu sekoci dapat menampung sebanyak 65 orang. Akan tetapi pada tragedi tersebut, satu sekoci malah hanya diisi dengan 28 bahkan 12 orang. Sir Cosmo Duff-Gordon bersama sang istri, Lady Lucy Duff-Gordon, berada di sekoci tersebut. Kabarnya, mereka membayar masing-masing awak kapal sebesar lima poundsterling agar tidak berbalik dan menganjurkan untuk mendayung sekoci tersebut sejauh mungkin. Akibat perilaku tersebut, sekoci yang ditumpangi oleh pasangan Duff-Gordon disebut sebagai “money boat”.

5. Edward Ryan

www.sapujagat.com

Edward Ryan merupakan salah satu penumpang Titanic kelas tiga. Pada saat kejadian, ia berhasil menyelamatkan diri dari tenggelamnya Kapal Titanic dengan menggunakan handuk di kepala. Bahkan, kejadian tersebut tidak malu ia katakan pada orang tuanya melalui surat bertanggal 6 Mei 1912. Dengan menggunakan mantel tahan air dan handuk di kepala, Ryan disangka sebagai perempuan oleh para petugas. Sebelumnya, para petugas mengancam akan menembak pria yang berani mendekati dek kapal, berhubung memang pada saat itu wanita dan anak-anak yang diprioritaskan naik sekoci. 

6. Paul Mauge

www.brilio.net

Tak berbeda dengan penumpang, para awak kapal juga seketika menunjukkan sikap egoisnya demi bisa selamat dari tragedi akbar tersebut. Paul Mauge, petugas dapur Restoran Ritz, juga melompat ke sekoci yang dikhususkan untuk para wanita dan anak-anak. 

7. Dickinson Bishop

global.liputan6.com

Bishop merupakan seorang duda yang kaya raya akibat warisan saham Round Oak Stove Company yang berasal dari mantan istrinya. Seusai pelesiran bulan madu bersama istri barunya, Helen Walton, mereka menaiki Kapal Titanic. Pasangan baru ini selamat dari tragedi mematikan itu dengan menaiki sekoci 7. Ada banyak versi mengenai bagaimana Bishop dapat berada di sekoci. Ada yang mengungkapkan bahwa Bishop didorong oleh sejumlah orang untuk masuk sekoci. Versi lain mengatakan bahwa Bishop memang sengaja melompat ke sekoci tersebut. Tidak mau dianggap sebagai seorang pengecut, Bishop mengutarakan bahwa ia tidak sengaja ‘terpeleset’ ke dalam sekoci. 

Nah, itulah tadi daftar orang egois yang melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan diri dari tenggelamnya Kapal Titanic. Aksi menyelamatkan diri memang diperlukan dalam setiap bencana, namun tetap harus mengutamakan orang-orang yang termasuk ke dalam skala prioritas. Wajar apabila panik, namun ada baiknya untuk saling menolong sesama. Bukannya kabur untuk keselamatan pribadi tanpa mementingkan kepentingan orang lain.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
3639
SHARES
Mengapa Calon Penumpang Harus Melepaskan Jam Tangan Saat di Bandara?

Mengapa Calon Penumpang Harus Melepaskan Jam Tangan Saat di Bandara?

10 Ulat Bulu dengan Bentuk Eksotis Ini Terlihat Cantik Namun Bikin Merinding

10 Ulat Bulu dengan Bentuk Eksotis Ini Terlihat Cantik Namun Bikin Merinding

Jika Pasanganmu Melakukan 9 Hal ini, Tinggalkan Dia Sekarang Juga

Jika Pasanganmu Melakukan 9 Hal ini, Tinggalkan Dia Sekarang Juga

10 Fasilitas Hotel yang Terlihat Gagal Ini Dijamin Bikin Penginapnya Geleng-geleng Kepala

10 Fasilitas Hotel yang Terlihat Gagal Ini Dijamin Bikin Penginapnya Geleng-geleng Kepala

7 Produk Fashion yang Kontroversial sehingga Harus Ditarik dari Peredaran

7 Produk Fashion yang Kontroversial sehingga Harus Ditarik dari Peredaran

Cantiknya 10 Inspirasi Gaun Bridesmaid Ini Bikin Kamu Ingin Segera Melangsungkan Pernikahan

Cantiknya 10 Inspirasi Gaun Bridesmaid Ini Bikin Kamu Ingin Segera Melangsungkan Pernikahan

loading