Inilah 8 Eksperimen Manusia Paling Sadis di Bidang Medis Saat Perang Dunia

www.emaze.com
Line Yukepo.com

Perang dunia memang momen bersejarah yang bisa dibilang menjadi titik balik dari sebuah revolusi. Kekacauan yang dihadirkan pada perang dunia nggak hanya dirasakan oleh negara-negara yang bersangkutan, tapi juga dirasakan oleh hampir seluruh penduduk bumi. Salah satu perang dunia yang paling banyak menelan korban jiwa adalah Perang Dunia II dan The Holocaust. Perang Dunia II terjadi pada sekitar 1940-an di mana kamp konsentrasi dibentuk oleh Nazi yang dipimpin oleh Adolf Hitler. Sementara The Holocaust sendiri merujuk pada pembunuhan masal warga Eropa berkebangsaan Yahudi oleh Adolf Hitler yang nggak hanya dilakukan oleh Nazi tapi juga sekutunya di Perang Dunia II.

Demi menciptakan strategi peran yang mumpuni, Hitler dibantu oleh dokter dan para ahli merumuskan eksprimen manusia. Percobaan terhadap manusia ini ditujukan untuk mengetahui kapasitas biologis manusia agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin guna memenangkan perang. Masalahnya, eksprimen manusia yang diujicobakan jauh dari kata manusiawi, sangat kejam, dan berbahaya. Jutaan orang berkebangsaan Yahudi meninggal sia-sia akibat dari percobaan medis yang dilakukan tim Hitler. Inilah 8 eksperimen manusia bidang medis paling berbahaya yang pernah diujicobakan pada perang dunia. Sadisnya minta ampun!

1. Pembekuan

www.emaze.com

Tim Nazi penasaran gimana sih biar pasukannya tahan terhadap dingin dan gimana cara mengobati orang yang hypothermia atau kedinginan ekstrem. Akhirnya diujicobakanlah pada sekitar 300-an tahanan. Ada yang disuruh nyebur ke air es dengan baju pilot, ada yang berendam dalam air es nggak pakai apa-apa, dan ada juga yang telanjang di luar ruangan dan diikat selama berjam-jam dan berkali-kali percobaan. Suhunya pun dingin banget, hingga -6 derajat celcius!

2. Pasangan kembar

www.storypick.com

Percobaan ini dilakukan pada 1500 pasangan kembar yang terdiri dari berbagai usia dan jenis kelamin. Di kamp konsentrasi, percobaan ini dilakukan untuk meneliti apakah manusia bisa dimanipulasi secara genetik. Percobaan yang sadis ini dipimpin oleh Josef Mengele pada tahun 1943-1944. Para pasangan kembar disuntikkan cairan pewarna ke matanya untuk melihat apakah warna bola mata bisa diubah. Ada juga yang tubuhnya saling dijahitkan pada pasangan kembarnya untuk menciptakan kembar siam. Duh, tega banget sih!

3. Vaksin

www.ushmm.org

Di kamp konsentrasi, dilakukan uji coba vaksin pada beberapa ratus orang tahanan untuk melihat bagaimana imunitas seseorang bekerja, bagaimana penyebaran penyakit menular di tubuh manusia, dan juga untuk mencari tahu apa obatnya. Maka, disuntikkanlah bakteri tuberculosis langsung ke paru-paru tahanan. Nggak hanya itu, ada juga percobaan untuk penyakit malaria, tifus, hepatitis, dan banyak lagi. Setidaknya ada 200 orang lebih yang tewas karena penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Seremnya bukan main!

4. Fosgen gas

www.emaze.com

Kebayang nggak sih kalau puluhan orang dimasukkan ke dalam ruangan tertutup kemudian dikucurkan gas beracun? Inilah yang dilakukan Nazi untuk meilhat seberapa tahan sih seseorang dalam menerima gas beracun. Fosgen gas sebenarnya dipakai dalam Perang Dunia I, tapi Nazi nggak puas dengan hasinya, maka dicobalah dengan eksperimen yang lebih mutakhir. Akhirnya banyak tahanan yang meninggal di tempat dan ada juga yang mati perlahan. Sadis banget!

5. Transplantasi

zilesizile.ro

Percobaan yang juga nggak kalah mengerikannya adalah eksperimen transplantasi anggota tubuh. Anggota tubuh yang diambil biasanya berupa tulang atau sendi, otot, dan bagian-bagian lainnya seperti tangan dan kaki. Parahnya, ini dilakukan dengan cara memutilasi tahanan untuk diambil bagian tubuhnya dan dipasangkan dengan tahanan lain yang juga udah dimutilasi. Lebih buruknya lagi, mutilasi dilakukan tanpa suntik bius! Itulah mengapa banyak yang menderita cacat seumur hidup, merasakan sakit yang ekstrem, dan infeksi parah. Hiii ngeri abis!

6. Air laut

all-that-is-interesting.com

Ini adalah salah satu percobaan yang aneh. Dr. Hans Eppinger ingin mengetahui apakah air laut aman dikonsumsi oleh manusia. Hal ini dilakukan dengan cara memberikan air laut untuk diminum dan disuntikkan kepada sekitar 50-an tahanan. Mereka nggak dikasih makanan atau air putih segar. Alhasil mereka dehidrasi parah, karena disinyalir percobaan ini gagal total. Saking hausnya, konon mereka sampai menjilat lantai yang barusan dipel untuk mendapatkan air lain selain air laut.

7. Racun

www.ahctv.com

Kalau eksperimen ini udah jelas banget ya, tahanan di kamp konsentrasi ‘dikerjain’ dengan racun. Racun yang digunakan untuk membunuh dihasilkan dari percampuran fenol dan sianida. Ini dilakukan untuk melihat efektivitas racun untuk membunuh lawan. Beberapa ada yang dicampur ke dalam makanan secara diam-diam, dan ada juga yang ditembakkan secara langsung. Kalau korban nggak langsung mati, mereka akan dibunuh dan diautopsi guna menentukan cara atau racun mana yang paling efektif untuk menghilangkan nyawa seseorang. Ya ampun!

8. Inseminasi buatan

www.keyword-suggestions.com

Mendengar inseminasi buatan tentulah yang dipikirkan oleh kita adalah inseminasi buatan untuk hewan ternak. Tapi nggak untuk Nazi. Proses inseminasi buatan ternyata digunakan untuk manusia! Ratusan wanita dikumpulkan lalu diikat agar nggak melawan. Dokter pun menyuntikkan sperma hewan pada rahim korban untuk menciptakan monster hasil persilangan manusia dan hewan. Percobaan ini tentunya nggak berhasil. Nggak manusiawi banget ya!

Sebenarnya masih banyak lagi percobaan-percobaan minor yang dilakukan oleh Nazi kepada para tahanan perang yang mayoritas adalah bangsa Yahudi. Di bawah kepemimpinan Hitler, kamp konsentrasi tempat dilakukannya eksperimen manusia di bidang medis tersebut menjadi tempat yang sangat mengerikan. Begitu banyak nyawa yang mati sia-sia karena Perang Dunia II.

Meskipun ada beberapa temuan dalam percobaan sadis yang kini masih digunakan sebagai landasan teori, tetap aja apa yang dilakukan Nazi sangat berbahaya dan mengancam keselamatan orang banyak. Kita patut bersyukur, pembantaian besar-besaran atas alasan medis ini nggak pernah terjadi lagi setelah Perang Dunia II berakhir. Sekarang ilmu kedokteran selalu berprinsip pada kemanusiaan dalam meneliti dan menggunakan manusia sebagai objek penelitian dengan cara yang wajar serta diatur dalam hukum yang berlaku. Kita doakan semoga para korban sejarah kesadisan Nazi bisa rest in peace ya!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
128
SHARES
Benarkah Kita Bisa Mengatur Mimpi? Inilah 10 Fakta Tentang Mimpi Saat Tidur

Benarkah Kita Bisa Mengatur Mimpi? Inilah 10 Fakta Tentang Mimpi Saat Tidur

Nggak Hanya di Negeri Dongeng, Istana-istana yang Ada di Spanyol Ini Sangat Menakjubkan

Nggak Hanya di Negeri Dongeng, Istana-istana yang Ada di Spanyol Ini Sangat Menakjubkan

Inilah 11 Potret Pemandangan Kelas dari Berbagai Belahan Dunia

Inilah 11 Potret Pemandangan Kelas dari Berbagai Belahan Dunia

Garangnya Kemarahan Fenomena Alam Langka Tornado Api ini Bikin Kamu Takjub

Garangnya Kemarahan Fenomena Alam Langka Tornado Api ini Bikin Kamu Takjub

Inilah 15 Bunga Mawar Pink dengan Bentuk yang Beraneka Ragam dan Cantik

Inilah 15 Bunga Mawar Pink dengan Bentuk yang Beraneka Ragam dan Cantik

Inilah Gambaran Kepribadian Berdasarkan Urutan Lahir, Kamu Anak Nomor Berapa?

Inilah Gambaran Kepribadian Berdasarkan Urutan Lahir, Kamu Anak Nomor Berapa?

loading