Inilah 7 Fakta Unik Mongolia, Negara dengan Populasi Ternak Lebih Banyak Daripada Manusia

www.tripchinaguide.com
Line YuKepo.com

Mendengar kata “Mongolia” tentu udah nggak asing lagi. Meski pun mungkin kamu belum tahu letak persisnya di mana atau kayak apa sih orang-orang Mongolia itu. Namun, sejarah peradabannya yang terkenal membuat negara ini pun semakin populer. Mongolia adalah bangsa yang besar dengan beragam keunikan. Arti kata “mongol” itu sendiri pun sangat bermakna, yaitu berarti ‘berani’. Apa aja sih keunikan negara Mongolia? Yuk, kepoin!

1. Populasi hewan ternak yang lebih banyak dari pada penduduknya

sunriseodyssey.com

Karena Mongolia nggak berbatasan dengan laut atau perairan luas, maka peternakan menjadi salah satu sumber penghasilan yang sangat terjamin di Mongolia. Daratannya yang luas membuat hewan ternak dapat hidup dengan subur dan makmur. Faktanya: kuda, kambing, dan unta merupakan hewan ternak yang paling banyak dipelihara masyarakat Mongolia. Jumlah kuda di negara tersebut adalah 13 kalinya penduduk. Sementara perbandingan kambing dan manusia adalah 35 banding 1. Di usia 3 tahun, anak-anak Mongolia udah diajarkan berkuda oleh orang tuanya. Duh, kayaknya lebih mudah nyari kuda daripada nyari jodoh nih.

2. Ibu kota terdingin di dunia

www.express.co.uk

Berada di dataran yang tinggi, garis lintang yang juga tinggi, nggak berbatasan dengan laut, dan bertekanan udara tinggi, Ulaanbaatar dinobatkan sebagai ibu kota negara terdingin di dunia. Ketika musim dingin, suhu udara di kota ini rata-rata mencapai -1 derajat celcius. Karena Ulaanbaatar adalah ibu kota negara yang padat dan sibuk, maka semua orang yang tinggal di kota tersebut harus tetap menyesuaikan diri dengan kondisi dingin dan aktivitas perkotaan. Di luar ibu kota, musim dingin di Mongolia bisa mencapai suhu -30 derajat celcius lho! Kamu bahkan bisa bikin es krim sendiri dengan membekukan susu di kardus. Brrrr!

3. Langit biru yang cerah hampir di sepanjang tahun

preferredhotels.com

Nah, uniknya meski bisa merasakan dingin yang ekstrem, tapi faktanya Mongolia mendapat julukan “Land of Eternal Blue Sky” atau “Country of Blue Sky”. Artinya, negara ini merupakan negara di mana kamu bisa memandangi langit yang biru cerah selama 260 hari selama setahun. Jangan pikir bahwa langit biru yang cerah berarti cuacanya selalu hangat. Mongolia merupakan negara dengan kondisi iklim yang cukup ekstrem. Kalau lagi musim panas, ya panas banget. Kalau musim dingin, suhunya bisa lebih dingin daripada freezer kulkasmu. Kalau kamu tinggal di Mongolia kayaknya mau menjemur pakaian hari apapun bakalan kering, nih.

4. Tradisi hidup nomaden yang masih bertahan hingga sekarang

Sumber Gambar

Bangsa Mongol memang terkenal dengan kehidupan nomadic alias nomaden. Cara hidup yang telah menjadi tradisi bangsa Mongol ini dilakukan dengan cara berpindah-pindah wilayah tempat tinggal untuk menyesuaikan dengan lingkungan alam tempat tinggalnya tersebut. Perpindahan kaum nomaden tersebut membawa serta perkakas rumah tangga, seluruh anggota keluarga, hewan ternak, hingga rumahnya itu sendiri. Diperkirakan sekitar 30-40% warga Mongolia yang hidup secara nomaden. Rumah tradisionalnya disebut dengan “ger” atau yang lebih dikenal dengan bahasa Rusia “yurt”. Rumah “ger” berbentuk tenda dengan rangka kayu yang dilapisi bulu kempa (semacam kain dari kapas). Bahan bangunan ini cukup ringan sehingga bisa dibawa di atas unta. Tapi “ger” cukup hangat kok untuk cuaca dingin yang ekstrem sekalipun.

5. Sejarah Genghis Khan yang mendarah daging

www.travelbuddies.info

Genghis Khan dianggap sebagai founding father Mongolia. Ia berkuasa dengan menyatukan banyak suku nomaden di Asia bagian timur laut dan membangun kerajaan terbesar di dunia. Dalam rentang waktu hanya 25 tahun, Genghis Khan dan prajuritnya dapat menaklukkan wilayah yang lebih luas dan dengan populasi yang lebih besar. Kehebatan ini sering dibanding-bandingkan dengan kekuasaan bangsa Romawi yang membutuhkan watu selama empat abad untuk menaklukkan wilayah yang sama luasnya dengan yang bangsa Mongolia lakukan. Sejarah peradaban ini pun selalu tertanam dalam jiwa nasionalisme warga Mongolia. Salah satunya adalah mendirikan monumen Genghis Khan Equestrian Statue setinggi 40 meter yang berlokasi 1 jam menyetir dari Ulaanbaatar. Monumen ini juga dilengkapi museum sejarah bangsa Mongolia. Masukkan ke daftar liburanmu, ya.

6. Pendidikan yang maju secara pesat

blogs.unicef.org

Berdasarkan perkiraan tahun 2015, dari total populasi sejumlah 98,4% penduduk Mongolia melek huruf (96,8% laki-laki dan 97,9% perempuan). Sementara di Indonesia populasi penduduk yang melek huruf berkisar 93,9%. Pada zaman dahulu kala, pendidikan di Mongolia dikelola oleh biara-biara Buddha dan hanya para biarawan yang memiliki akses ke pendidikan. Saat ini, Mongolia memiliki 178 perguruan tinggi, universitas dan perguruan tinggi pelatihan guru, yang 42 diantaranya adalah sekolah negeri. Universitas Nasional Mongolia (didirikan pada tahun 1942), terletak di Ulaanbaatar, adalah institusi pendidikan tinggi modern pertama di negara ini.

7. Negara dengan beragam festival

Sumber Gambar

Mongolia merupakan negara dengan beragam penyelenggaraan festival. Di antaranya adalah Mongolian Lunar New Year (Tsagaan Sar) yang diadakan antara akhir Januari hingga akhir Februari sebagai momen kumpul keluarga. Ada juga Khovsgol Ice Festival yang diadakan di danau Khovsgol beku saat musim dingin di mana festival ini dijadikan ajang unjuk gigi kemampuan olahraga es (balap kuda hingga gulat di es). Lalu ada Gobi Camel Festival (The Thousand Camel Festival) yaitu perayaan di Gurun Gobi untuk melestarikan unta Bactrian yang terancam punah serta sebagai rasa terima kasih manusia terhadap unta yang telah menemani selama hidup secara nomaden. Selain itu juga ada festival musim semi yang disebut juga dengan Nauryz yang jatuh pada setiap 21-22 Maret sebagai rasa syukur akan hasil panen dan ternak selama setahun. Nah, terakhir ada festival terbesar yaitu Naadam Festival yang diadakan setiap musim panas dan penyelenggaraan 3 olahraga populer Mongolia: gulat, panahan, dan berkuda. Seru-seru kan?

Begitulah Mongolia dengan beragam keunikan negara dan bangsanya. Bagaimana pun, bangsa Mongol disinyalir sebagai nenek moyang bangsa Indonesia dan beberapa negara Indochina lainnya. Wajah yang khas serta cara hidup yang tradisional membuat bangsa Mongol sangat lekat dengan budayanya. Yuk, kita contoh bagaimana Mongolia bisa tetap menjaga tradisi namun berpegang teguh pada kemajuan pendidikan.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
199
SHARES
Kumpulan Komentar Netizen Tentang Hubungan Meninggalnya Nicky Hayden dan Kutukan Ramsey

Kumpulan Komentar Netizen Tentang Hubungan Meninggalnya Nicky Hayden dan Kutukan Ramsey

Apa yang Kamu Perbuat Hari Ini, Kelak Akan Kembali Padamu

Apa yang Kamu Perbuat Hari Ini, Kelak Akan Kembali Padamu

10 Marmot Ini Memiliki Bulu yang Panjang Tak Kalah Indah dari Rambut Wanita

10 Marmot Ini Memiliki Bulu yang Panjang Tak Kalah Indah dari Rambut Wanita

Biar Tetap Elegan, Ini Kalimat Buat Cowok yang Udah Selingkuhin Kamu

Biar Tetap Elegan, Ini Kalimat Buat Cowok yang Udah Selingkuhin Kamu

Bisnis Oleh-oleh Kue Para Artis Ini Bikin Usaha Oleh-oleh Khas Daerah Terancam

Bisnis Oleh-oleh Kue Para Artis Ini Bikin Usaha Oleh-oleh Khas Daerah Terancam

Konser Ariana Grande Dibom, Bagaimana Reaksi Netizen Indonesia?

Konser Ariana Grande Dibom, Bagaimana Reaksi Netizen Indonesia?

loading