Ingin Memulai Bisnis? Mendingan Cari Partner atau Jalani Sendiri Ya?

articles.bplans.com
Line Yukepo.com

Jaman sekarang banyak orang yang mulai tertarik untuk berbisnis. Karena kemajuan udah berkembang pesat, berbagai jenis usaha pun bermunculan sehingga nggak sedikit yang ingin mencoba peruntungan di dunia bisnis. Sebenarnya, ada banyak macam tipe-tipe orang dalam berbisnis. Ada yang punya idenya doang, ada yang punya modal tapi nggak tahu mau bisnis apa, ada juga yang berangan-angan punya bisnis sukses tapi nggak tahu mulainya dari mana.

Salah satu hal yang bikin tambah ragu mungkin perihal partner bisnis. Masih banyak yang takut gagal sendirian, jadi memilih untuk cari partner. Sementara ada juga yang nggak berani ambil resiko untuk menjalani bisnis sendirian. Menurutmu, mana yang lebih baik? Daripada bingung, mendingan simak deh ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan punya partner bisnis. Siapa tahu bisa jadi bahan pertimbangan kamu.

1. Punya rekan kerja bareng dan ngasih masukan

www.webdesignerdepot.com

Mungkin ini adalah kelebihan yang paling menguntungkan. Punya partner bisnis artinya kamu punya rekan kerja dalam tim yang bisa ngasih ide, masukan, feedback dan evaluasi. Selain itu, kamu juga punya teman diskusi untuk merencanakan strategi, memperluas kesempatan, dan pastinya wawasan kamu terhadap bisnis akan semakin meluas. Punya partner yang proaktif pasti bermanfaat banget bagi kamu yang ingin bisnisnya dijalankan dalam waktu yang lama.

Selain punya partner yang asyik, kamu juga harus jadi partner yang asyik bagi rekan tim kamu kalau kamu ingin berbisnis bersama orang lain. Kamu juga harus bisa menerima masukan, nggak gampang baper, dan menghargai setiap ide dari partner bisnis kamu. Inilah yang membuat banyak orang berpikir ulang untuk punya partner bisnis, karena nggak semua orang bisa langsung klop ketika berbisnis. Bahkan konon katanya, sahabat menjadi partner bisnis itu jarang terjadi karena situasi nongkrong bareng sahabat beda sama situasi bisnis. Kamu sanggup nggak?

2. Ada dukungan finansial tambahan

www.investopedia.com

Nggak bisa dipungkiri, dalam memulai bisnis memang sebaiknya perlu modal yang cukup. Kalau kamu merasa modal finansial kamu belum memadai, mungkin punya partner bisnis bis jadi solusi. Misalnya, ketika kamu punya ide ingin usaha mie ayam dan udah punya skill membuat mie ayam tapi nyatanya kamu nggak punya tempat untuk usaha mie ayam itu. Eh ternyata teman kamu ada yang juga ingin berbisnis, punya tempat yang mau disewakan sebagai partner bisnis, tapi belum tahu mau bisnis apa. Klop deh. Ini cukup menguntungkan dimana kamu dan bisnis partner bisa sama-sama membantu memperoleh modal finansial.

Meski demikian, kamu harus tetap berhati-hati dalam berhubungan bisnis dengan partner bisnismu. Walaupun udah kenal lama, kamu dan partner harus tetap profesional dalam menjalankan bisnis. Semua hal harus diperhitungkan secara matang dan akurat, apalagi yang terkait dengan keuangan. Nggak harus dibagi rata, kamu dan partner bisa sama-sama menghitung porsi modal masing-masing untuk bagi hasil nantinya. Kamu merasa ribet banget? Berarti mungkin punya partner bisnis belum tentu cocok nih.

3. Kemampuan tim bervariasi

www.shutterstock.com

Sehebat apapun kamu, tapi kalau berkolaborasi dengan orang lain tentu gagasan-gagasan yang kamu pikirkan bisa terealisasi dengan lebih mantap. Semua orang dianugerahi kelebihan dan kekurangan. Dengan ini, kamu dan partner bisa saling kolaborasi menciptakan suatu bisnis yang keren. Misalnya nih, kamu jago akuntansi dan hebat banget soal hitung-hitungan. Sementara partner bisnis kamu jago dalam bidang pemasaran, kreatif, dan persuasif banget. Adanya kemampuan yang bervariasi dalam tim pasti bisa bikin bisnis berjalan dengan lebih baik dan kamu pun nggak keteteran mengurusi semuanya sendiri.

Memang menyenangkan kalau punya partner dengan kemampuan mumpuni yang nggak kita miliki. Kita pun jadi bisa mengharapkan partner bisnis itu sesuai dengan kemampuannya. Tapi mungkin kamu merasa bisa melakukan semuanya sendiri alias multitalenta. It’s okay to run on your own. Namun kalau kamu nggak bisa, jangan memaksakan. Mungkin memang udah waktunya cari partner bisnis sesuai keahlian yang kamu butuhkan.

4. Semuanya diputuskan bersama

www.shutterstock.com

Kalau kamu punya partner kerja, kamu bisa nggak bisa, memutuskan semuanya sendiri. Akan lebih banyak pertimbangan dan tergantung seberapa banyak partner dalam bisnis kamu. Semakin banyak partner, maka kamu juga harus mendengarkan semua pendapatnya dan memutuskan sesuatu bersama-sama misalnya dengan voting. Kamu harus memastikan semuanya memiliki keuntungan dan harus bisa bersikap adil.

Misalnya nih, kamu punya ide yang cemerlang dan berguna banget buat kemajuan bisnis, tapi partner kamu nggak setuju. Kamu harus bisa meyakinkan partner agar bisa sejalan dengan ide kamu, tapi kalau partner tetap nggak setuju, kamu nggak bisa memaksakan. Solusi yang paling baik memang cari jalan tengahnya dan nggak baperan. Nah, kamu bisa nggak tuh?

5. Berpotensi munculnya konflik dan beda pendapat

www.huffingtonpost.co.uk

Yang namanya bisnis, semuanya nggak mungkin berjalan mulus begitu aja. Pasti ada masa di mana bisnismu mengalami sesuatu yang nggak enak atau masalah. Bisnis bersama partner artinya kamu dan partner harus bisa menangani masalah dalam bisnis barengan. Kamu juga harus lebih sabar dan nggak egois ketika berargumen dengan partner bisnismu.

Kalau menjalani bisnis sendiri, kamu harus siap menghadapi masalah sendiri. Kalaupun meminta bantuan, mungkin bisa ke konsultan bisnis, tapi itu akan meminimalisir terjadinya konflik yang bikin pusing. Meskipun begitu, kalau kamu yakin bahwa punya partner bisnis nggak akan menyulitkan kamu dan nggak akan berantem, kamu bisa coba jalani bisnis bersama partner. Kuncinya, keyakinan aja, sih.

Punya bisnis yang mantap ternyata bukan hanya perkara ide dan modal. Kamu juga harus memikirkan dengan siapa kamu akan berkolaborasi. Tentu ini juga tergantung kepada bisnis apa yang akan kamu bangun. Kalau kamu nggak ngerti apa-apa tentang dunia IT, tapi punya ide bikin start-up berbentuk aplikasi ya kamu harus cari partner yang punya skill di bidang IT. Tapi misalnya kamu cuma ingin berbisnis jualan makanan kecil untuk dijual di kampus, mungkin kamu bisa jalani sendiri atau at least ibu kamu sendiri yang jadi partnernya. Yang penting, sehebat apapun ide bisnisnya, mau jalani sendiri atau bareng partner, kamu harus yakin dan serius dengan bisnismu!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
7
SHARES
Inilah Jenis Rubah Imut di Dunia yang Bikin Kamu Pengen Cubit Pipinya

Inilah Jenis Rubah Imut di Dunia yang Bikin Kamu Pengen Cubit Pipinya

Mau Sukses Kuliah? Cobain 5 Tips Rutinitas Pagi Hari yang Bisa Membuatmu Fokus!

Mau Sukses Kuliah? Cobain 5 Tips Rutinitas Pagi Hari yang Bisa Membuatmu Fokus!

Tidak Ada Anak yang Terlahir Bodoh, Bercermin dari Albert Einstein

Tidak Ada Anak yang Terlahir Bodoh, Bercermin dari Albert Einstein

Saat Diputusin, Ini Alasan Buat Nggak Nyalahin Diri Sendiri

Saat Diputusin, Ini Alasan Buat Nggak Nyalahin Diri Sendiri

Kamu Penderita Maag Kronis? Hindari 7 Makanan Berbahaya ini!

Kamu Penderita Maag Kronis? Hindari 7 Makanan Berbahaya ini!

Inilah 10 Foto Perbandingan Masa Sekolah, Ketika Pertama Kali Masuk dan Setelah Lulus

Inilah 10 Foto Perbandingan Masa Sekolah, Ketika Pertama Kali Masuk dan Setelah Lulus

loading