Hidup Dalam Keadaan Sulit Tidak Menjadi Alasan Bagi 6 Anak Ini Untuk Berbakti!

2.bp.blogspot.com
Line Yukepo.com

Kalian masih ingat kisah Sinar? Biasanya anak-anak menghabiskan waktunya dengan sekolah, bermain dan bersenang-senang. Tapi berbeda untuk sebagian anak dengan latar belakang ekonomi yang kurang mampu ini. Waktu mereka dihabiskan untuk menjadi tulang punggung keluarganya. Bukan hanya itu, mereka adalah sosok pejuang yang berbakti untuk orangtuanya. Kisah dan semangat mereka patut jadi teladan bagi kita semua. Nah tim YuKepo kali ini mau merangkum kisah anak-anak hebat dan inspiratif seperti Sinar supaya bisa jadi penyemangat kalian buat menyongsong tahun baru. Jangan mau kalah sama sakit hati kalian yang masih stuck di hati mantan, kalau ternyata anak-anak ini aja bisa tegar. Malu dong ah, hehehe. 

1. Sinar

Sumber Gambar

Kisah Sinar anak belia yang masih duduk dikelas 1 SD asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini menyentuh hati banget sampai band ST12 bikin lagu karena terinspirasi dari kisahnya. Sinar merawat ibunya yang lumpuh dengan penuh kasih sayang dan bakti nyatanya terhadap sang bunda. Setiap harinya Sinar merawat ibunya sampai kadang dia terlambat ke sekolah. Entah pemikiran dari mana yang bisa membuat Sinar bersikap sebegitu dewasanya layak sebagai seorang ibu yang merawat anaknya. Sinar dan 5 kakaknya sekarang tinggal terpisah, kakaknya bekerja sebagai pembatu rumah tangga karena faktor ekonomi. 

2. Tasripin

akcdn.detik.net.id

Tasripin anak berusia 13 tahun yang tinggal didaerah Banyumas, Jawa Tengah ini bekerja sebagai buruh tani dan serabutan. Dia bekerja demi memberi makan adik-adiknya. Mereka tinggal tanpa orangtua, ayahnya merantau bersama kakaknya dan ibunya sudah meninggal dunia akibat tertimpa longsor. Tapi kehidupannya sudah lebih baik karena mendapatkan bantuan dari SBY dan warga sekitar. Tasripin dan adiknya juga bisa melanjutkan sekolah. Nah, semoga semakin banyak pemerintahan yang ikut membantu sosok anak-anak hebat seperti mereka ini.

3. Muhammad Aditya

1.bp.blogspot.com

Menjalani kehidupan sehari-hari melakukan pekerjaan rumah tangga mungkin hal biasa bagi orang dewasa. Hal ini di lakukan oleh Muhammad Aditya yang berusia 11 tahun. Setiap hari ia melakukan semua pekerjaan rumah tangga layaknya orang dewasa, di sebuah rumah kontrakan di daerah Jombang, Jawa Timur. Hal ini dia sudah lakukan sejak usia 3 tahun. Adit panggilan akrabnya ini tinggal dengan ibunya yang bernama Sunarti. Ibunya lumpuh saat Adit berusia 1 tahun. Ibunya sangat bersyukur karena memiliki Adit yang sangat peduli dengannya. Ibunya juga tidak pernah untuk melakukan pekerjaan rumah tapi Adit bisa melakukannya itu. Nah, kamu kadang diminta tolong pergi ke warung masih suka ngelawan? Kadang minta imbalan? Ya kan, ngaku aja coba.

 

4. Muhammad Said

cdn-media.viva.id

Muhammad Said, seorang siswa kelas VI SD Mimbaan I Situbondo, Jawa Timur. Yang dia tahu waktunya hanya untuk belajar dan menjadi pemulung setelah pulang sekolah. Menjadi seorang pemulung tentu bukan pilihannya, dia melakukan ini karena terpaksa. Tapi hebatnya Said tidak malu karena dia mendaptkan uang itu halal dan bukan hasil meminta-minta. Penghasilan yang dia dapat tak tentu berkisar 20-40 ribu rupiah perhari tergantung dengan hasil memulung yang dia dapat. Kalau kalian masih malu sama keadaan kalian hanya karena gengsi. Duh udah gak jaman guys.

5. Aisyah

akcdn.detik.net.id

Hidup itu memang keras. Ya ini kisah Aisyah anak Medan yang hidup berpindah-pindah dan tinggal di atas becak bersama ayahnya. Mengharukan! Aisyah harus putus sekolah karena sudah tidak ada biaya lagi. Ayahnya sakit kompikasi paru-paru dan dia berpisah dengan ibunya sejak usia 1 tahun. Hal yang paling berharga adalah ayah dan becak miliknya untuk mereka tinggal. Aisyah rela mengayuh becak tersebut untuk berteduh karena mereka sudah tidak sanggup membayar kontrakan. Aisyah sering sekali mendapatkan bantuan saat di jalan, sejujurnya dia tidak bermaksud untuk meminta-minta. Tapi demi menyambung hidup dan mengurus ayahnya. Dia jadi harus seperti ini.

6. Riana Mariati

Sumber Gambar

Riana Mariati, bocah kelas 5 SD sosok yang seperti Sinar dari Pati, Jawa Tengah. Riana juga seorang anak berbakti yang merawat sang ibu Rasmini karena lumpuh. Jika diilustrasikan Riana lebih mirip seorang perawat bagi ibunya. Riana harus memasak dan menyuapi Rasmini sebelum ke sekolah. Jam istirahat juga biasa kita pakai untuk bermain dan jajan, tapi dia pergi pulang untuk menegok kondisi ibunya. Ibunya lumpuh saat bekerja sebagai buruh di kebun tebu. Waktu mengangkat tebu, ia terjatuh dan tiba-tiba badannya terasa sakit dan tak bisa berdiri lagi. Harusnya ibu Riana menjalani operasi tapi karena nggak ada modal untuk operasi, dia hanya pasrah dengan keadaan. Kisah yang seperti ini semoga bisa membuat kita bersyukur ya masih bisa main dengan teman dan orangtua yang masih mau merawat kita sebagai anak.

 

Kisah inspiratif anak-anak ini pantas untuk dapat jempol. Anak-anak sekecil itupun punya jiwa hebat untuk berbakti kepada orangtuanya dan tidak mengeluh terhadap keadaan. Semangat!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
1
SHARES
7 Orang Sombong Ini Bukannya Bikin Iri Tapi Malah Bikin Ngakak Tiada Henti

7 Orang Sombong Ini Bukannya Bikin Iri Tapi Malah Bikin Ngakak Tiada Henti

Manusia Kadang Punya Keterbatasan, Tapi Keterbatasan Itu Bisa Diubah Menjadi Uang!

Manusia Kadang Punya Keterbatasan, Tapi Keterbatasan Itu Bisa Diubah Menjadi Uang!

Takeru Kobayashi yang Biasa Dipanggil Kobi Ini Pemakan Tercepat Rekor Dunia Lho!

Takeru Kobayashi yang Biasa Dipanggil Kobi Ini Pemakan Tercepat Rekor Dunia Lho!

Belum Punya Acara Malam Tahun Baru? Reservasi di Sini, Yuk!

Belum Punya Acara Malam Tahun Baru? Reservasi di Sini, Yuk!

7 Kisah Pernikahan Ini Juga Romantis Sampai Akhir Hayat Mereka Bikin Kamu Terharu!

7 Kisah Pernikahan Ini Juga Romantis Sampai Akhir Hayat Mereka Bikin Kamu Terharu!

Mau Pesta Tahun Barumu Makin Sedap? Siapkan Makanan-makanan Enak Ini!

Mau Pesta Tahun Barumu Makin Sedap? Siapkan Makanan-makanan Enak Ini!

loading