Bukti Ketidakdewasaan, Inilah yang Terjadi Jika Hubunganmu Kerap Putus-Nyambung

woomen.me
Line YuKepo.com

Mungkin kamu pernah mengalami hubungan yang seperti siklus: habis putus kemudian balikan lagi, putus lagi, balikan lagi. Yap! Hubungan yang persis seperti lirik lagu Bukan Permainan dari Gita Gutawa tersebut kerap dialami oleh pasangan usia remaja dan dewasa awal. Putus-nyambungnya sebuah hubungan dianggap lazim karena merasa balikan adalah salah satu solusi dalam memperbaiki keadaan. Padahal, kalau kamu kerap putus-nyambung dengan pacar, bisa jadi menandakan bahwa kamu dan dia memang nggak bisa bersatu.

www.gurl.com

Menjalin hubungan yang serius dibutuhkan kedewasaan. Salah satu indikator seseorang telah mampu bersikap dewasa adalah cara pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah yang matang, serta dapat melihat dari perspektif yang berbeda. Kedewasaan seseorang dapat terlihat ketika ia dihadapkan dengan sebuah masalah di dalam hubungan sosialnya dengan orang lain, seperti hubungan pacaran. Menurutmu, kalau mudah menyatakan putus, kemudian mudah juga untuk balikan lagi, apakah hal itu termasuk ke dalam sikap yang dewasa?

www.self.com

Ternyata, ada banyak dampak dari hubungan yang kerap putus-nyambung. Menurut penelitian psikologi dari Halpern-Meekin dan kawan-kawan, pasangan yang hobi putus-nyambung mengalami efek psikologis yang dapat memengaruhi kebahagiaan dalam menjalani hubungan itu sendiri. Pasangan yang mengalami terlalu banyak gejolak dalam hubungannya cenderung memiliki komitmen yang rendah, kepuasan hubungan berkurang, ketidakjelasan hubungan semakin meningkat, gairah yang berkurang, semakin banyak konflik yang nggak efektif, dan semakin besarnya agresi terhadap pasangannya. Jadi intinya, makin sering putus-nyambung, maka semakin memperburuk hubungan, lho!

bestgifs.makeagif.com

Lalu, gimana kalau udah terlanjur putus-nyambung? Kamu harus melihat kondisi hubunganmu pada saat ini. Apakah masalah yang membuat hubunganmu berakhir kemarin-kemarin udah terselesaikan atau belum? Kalau setiap masa putus-nyambung masalahnya tetap sama dan nggak ada resolusi konflik, maka nggak heran jika masalah yang sama akan terus menerus terjadi dan akhirnya menjadi siklus di dalam hubunganmu. Penyelesaian masalah di dalam hubungan memang ada berbagai macam, termasuk berpisah. Namun, kalau keseringan mengucapkan kata putus, lama kelamaan kata putus nggak akan berarti lagi dan akan dianggap sepele.

Kalau memang tujuanmu dalam berhubungan adalah untuk ke jenjang pernikahan, maka kamu harus selalu berusaha untuk bersikap dewasa. Seorang psikolog dari Harvard University bernama Monica O’ Neal pernah berkata, “Kalau kamu berulang kali mengalami kekecewaan dari rasa sakit yang sama, itu tandanya orang tersebut bukanlah pasangan yang ideal untukmu.”

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
3
SHARES
7 Pekerjaan Sampingan Untuk Mahasiswa. Daripada Minta Terus ke Orangtua

7 Pekerjaan Sampingan Untuk Mahasiswa. Daripada Minta Terus ke Orangtua

5 Tanda Cinta Sejati yang Bisa Kamu Tunjukkan Tanpa Bilang "I Love You"

5 Tanda Cinta Sejati yang Bisa Kamu Tunjukkan Tanpa Bilang "I Love You"

Jauh dari Kesan Suram, 7 Penjara Ternyaman di Dunia Ini Bikin Tahanannya Betah

Jauh dari Kesan Suram, 7 Penjara Ternyaman di Dunia Ini Bikin Tahanannya Betah

Beginilah Penampilan Band-band Ternama Indonesia di Awal Karirnya

Beginilah Penampilan Band-band Ternama Indonesia di Awal Karirnya

Yuk Kenalan Lagi dengan Rafi Ridwan, Desainer Cilik Indonesia Tuna Rungu yang Mendunia

Yuk Kenalan Lagi dengan Rafi Ridwan, Desainer Cilik Indonesia Tuna Rungu yang Mendunia

Foto-foto Epik yang Beredar di Internet Ini Ternyata Hanyalah Rekayasa Belaka!

Foto-foto Epik yang Beredar di Internet Ini Ternyata Hanyalah Rekayasa Belaka!

loading