Anak Juragan Beras Bikin Website Palsu Tiket DWP 2016, Duitnya Buat Pesta!

www.blibli.com

Sebagai konser musik EDM terbesar di Indonesia, Djakarta Warehouse Project (DWP) kali ini menjadi bahan penipuan yang digunakan oleh Lasellomo alias Omo. Dengan menggunakan domain www.dwp2016.com, Omo menipu konsumen yang ingin membeli tiket DWP 2016. Seperti yang dilansir oleh detik.com (14/11), si Omo ini ternyata ahli di bidang IT. Jadi gak heran dong ya website palsu DWP punya tampilan yang sangat mirip dengan website aslinya. Gila ya penipu sekarang pinter-pinter deh. Usut punya usut, ternyata si Omo ini anak dari konglomerat lho di kampungnya, Sulawesi Selatan. Bapaknya itu juragan beras, yang konon bisa memberikan apa pun yang Omo minta. Lah terus buat apa jadi si Omo jadi penipu? Konon, duit yang dihasilkan dari penipuan yang dilakukannya ini digunakan untuk berfoya-foya, pesta-pesta. Asyik. 

 

detik.com

Untuk melakukan aksi penipuannya ini, Omo sebenarnya memiliki beberapa teman. Akan tetapi, polisi belum menemukan di mana posisi para teman si Omo ini. Ketika dimintai keterangan terkait keberadaan temannya, Omo menolak menjawab. Jadi dalam kelompok penipuan itu mereka udah bikin komitmen, semacam kode etik, siapapun yang ketangkep, bagaimanapun risikonya, mereka harus tutup mulut. Sungguh kelompok penipu yang berprinsip! Ohya, nama kelompok Omo ini adalah HDS, singkatan dari Hadapi Dengan Senyuman, hahahaha. Namanya bijak banget ya?

detik.com

Atas perbuatannya ini, Omo dijerat dengan Pasal 387 KUHP, Pasal 263 ayat (2) KUHP atau Pasal 4 dan Pasal 5 jo Pasal 2 ayat (1) huruf r dan atau UU RI No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Aduh banyak banget Pasal yang dilanggar si Omo. Sebenarnya nih ya, perbuatan penipuan yang dilakukan Omo gak cuma website palsu DWP aja. Omo dan komplotannya ini termasuk penipu yang menggunakan modus "anak masuk rumah sakit".

Edited by Aji

Jadi modusnya adalah orang tua yang dijadikan target itu dihubungi kemudian diberitahu bahwa anak mereka masuk rumah sakit karena suatu hal, entah itu kecelakaan, atau tawuran. Kalo untuk penipuan "anak masuk rumah sakit", kelompok HDS diketuai oleh Amril, temannya Omo. Tapi sayangnya, si Amril ini belum ketangkep polisi nih. 

Semoga korban penipuan DWP yang dilakukan oleh Omo bisa dikembaliin yah uangnya. Kasian banget mau seneng-seneng di DWP, eh malah ketipu. Pelajaran nih buat kamu yang mau beli sesuatu lewat online, kroscek dulu deh websitenya kredibel atau enggak. Soalnya kalo kena tipu ntar duitnya gak ada yang gantiin!

0%
Marah
0%
Gemes
0%
Ngakak
0%
Kaget
0%
Love
0%
Aneh
3
SHARES
loading