Amalkan 7 Pelajaran Hidup dari Orang Sukses Seperti Penulis Buku Harry Potter Ini

www.huffingtonpost.com
Line YuKepo.com

Siapa yang tidak kenal penulis buku yang satu ini? JK Rowling adalah penulis buku anak paling fenomenal sepanjang abad ini, Harry Potter. Ya, seri buku Harry Potter yang telah terjual hingga 400 juta eksemplar ini membuat JK Rowling masuk ke daftar orang terkaya di dunia. Kesuksesan JK Rowling kini menjadi kiblat bagi mereka yang bercita-cita menjadi penulis. Namun siapa sangka bahwa kisah hidup penulis satu ini sungguh kelam? JK Rowling tidak mendapatkan segala kesuksesannya dengan mudah. Ia telah melewati masa-masa yang begitu berat dalam hidupnya hingga ia hampir memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Masa remaja Rowling terasa berat baginya karena penyakit ibunya dan hubungannya yang tidak baik dengan ayahnya. Namun titik balik yang membuat hidup Rowling berputar semakin buruk adalah ketika ibunya meninggal. Saat itu Rowling tengah memulai menulis naskah bukunya Harry Potter and The Sorcerer’s Stone. Kematian ibunya yang cukup membuat Rowling terpukul ini menjadi inspirasi dari kisah hidup Harry Potter yang kelam dan obsesi Voldemort akan keabadian.

Untuk menghibur dirinya, Rowling memutuskan pergi dari Inggris dan tinggal di Portugal sebagai guru bahasa inggris. Disana, Rowling bertemu dengan Jorge Arantes dan membangun keluarga bersama pria Portugal tersebut. Sayangnya, pernikahan Rowling hanya berjalan selama 13 bulan. Rowling dan Arantes berpisah meski mereka telah memiliki seorang anak perempuan bernama Jessica. Pasca perpisahan tersebut, Rowling dan Jessica pindah kembali ke Inggris, tepatnya di Edinburgh.

Kehidupan Rowling sekembalinya ia ke Inggris jauh dari kata mudah. Rowling tidak memiliki harta kekayaan apapun, ia bahkan tidak punya pekerjaan. Pada masa-masa tersebut, Rowling merasa dirinya sedang mengalami segala ketakutannya. Ia merasa dirinya adalah sebuah kegagalan terbesar. Rowling terpaksa harus hidup dari uang bantuan negara yang tidak seberapa sembari membesarkan seorang anak. Keadaan ini membuat Rowling terjatuh dalam depresi dan bahkan sempat berpikir untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Satu-satunya hal yang membuatnya terus kuat menghadapi pahitnya kenyataan adalah kehadiran Jessica buah hatinya. Ia juga menemukan sebuah bentuk pelarian dengan menulis naskah Harry Potter. Menulis adalah hobi dan kecintaan Rowling sedari kecil, sehingga kegiatan menulis menjadi suatu bentuk penghiburan bagi Rowling di tengah berbagai himpitan hidup. Di periode tersebut lah, Rowling menyusun naskah buku Harry Potter pertamanya. Ia menulis dari café ke café dengan Jessica kecil yang tidur di sampingnya.

Naskah pertama Harry Potter and The Sorcerer’s Stone selesai pada tahun 1995. Ia mengirimkan naskahnya ke penerbit-penerbit dan ia menerima penolakan dari seluruh penerbit tersebut. Hingga setahun kemudian, seorang editor dari Penerbit Bloomsburry, London, setuju untuk menerbitkan buku Harry Potter karena anaknya sangat menyukai naskah Rowling. Pada 1998, buku pertama Harry Potter diterbitkan. Setelah itu, kesuksesan demi kesuksesan menghampiri Rowling hingga ia kini menjadi jutawan dan dinobatkan sebagai salah satu perempuan paling berpengaruh di dunia. 

Namun semua hal memiliki hikmahnya tersendiri. Semua kejadian dalam hidup, baik maupun buruk, dapat memberikan kita pelajaran yang berharga. Dan memang sudah menjadi tugas manusia untuk terus belajar dan berkembang dari pengalaman. Kisah hidup JK Rowling juga memiliki beberapa poin penting yang dapat kita ambil sebagai pelajaran bagi kita dalam meraih kesuksesan. Berikut pelajaran hidup yang dapat kita petik dari kisah hidup JK Rowling.

1. Bersetialah pada kata hatimu dan apa yang kamu cintai

brand2d.com

JK Rowling telah menyadari kecintaannya akan menulis sedari kecil. Ia menyatakan bahwa sejak ia mengetahui profesi sebagai penulis, ia tahu ia akan menjadi penulis.

Begitu juga dengan kita, untuk meraih kesuksesan kita butuh untuk mengetahui apa itu yang menjadi passion dan kecintaan kita. Namun tidak hanya berhenti pada titik mengetahui, kita juga harus konsisten dengan hal tersebut. Karena kenyataannya, mencintai saja seringkali tidaklah cukup. Di saat-saat mencintai terasa berat, konsistensi akan apa yang kita cintai adalah satu hal yang mampu membuat kita terus bergerak. Ketika kita dapat konsisten dengan apa yang kita cintai, kesuksesan cepat atau lambat pasti akan menghampiri.

2. Jangan pernah menyerah atas hal-hal yang kamu percayai

Sumber Gambar

Kepercayaan JK Rowling bahwa buku yang ia tulis ini berarti, membuatnya tidak menyerah saat ia menerima penolakan dari banyak penerbit. Rowling percaya bahwa bukunya layak untuk diterbitkan dan ia tidak mau percaya begitu saja pada kegagalan. Dan terbukti, saat Rowling mendapat kesempatan untuk diterbitkan, karyanya melejit hingga menjadi salah satu buku terlaris sepanjang masa.

Begitu pun dengan kita. Saat kita mempercayai mimpi kita dengan sepenuh hati, semesta pun akan mendukung. Jangan pernah menyerah akan mimpimu. Percayalah pada dirimu dan kata hatimu, karena semesta punya cara ajaibnya sendiri untuk mewujudkan mimpimu ketika kamu mempercayainya.

3. Terkadang, masa-masa sulit dapat menunjukkan siapa dirimu sebenarnya

spotty-octopus.com

Ketika menghadapi periode terberat dalam hidupnya, JK Rowling belajar banyak tentang dirinya sendiri. Ia kembali pada satu hal yang ia tahu ia cintai sedari kecil; menulis. Ia kembali mengenal dirinya dan mimpinya. Hal ini pula yang lantas membawa kesuksesan bagi Rowling. Karena ia berhenti berusaha menjadi orang lain dan memilih untuk jujur kepada dirinya sendiri.

Strategi ini juga dapat kita terapkan dalam hidup. Jika kita sedang menghadapi masa-masa yang sulit dalam hidup, gunakan masa tersebut untuk kembali merefleksikan diri. Tanya kembali pada diri kita, siapa sebenarnya kita, apa yang membuat kita bahagia, apa mimpi yang paling sejati dalam diri kita. Dan jawablah dengan sejujur-jujurnya. Karena manusia-manusia yang sukses adalah mereka yang mengenal dirinya sendiri.

4. Kegagalan dan penolakan adalah langkah yang harus ditempuh untuk menuju kesuksesan

Sumber Gambar

Jika saja JK Rowling berhenti berusaha menerbitkan bukunya setelah menerima penolakan demi penolakan dari penerbit, kita tak akan pernah mengenal sosok Harry Potter. JK Rowling tidak akan berada di posisinya sekarang. Ia mungkin akan tetap berada dalam keterpurukan dan kubang depresi. Namun JK Rowling tidak menganggap kegagalan dan penolakan sebagai putusan final. Ia terus berusaha mencari penerbit yang mau menerbitkan bukunya. Terbukti, kesabarannya dalam menerima kegagalan kini berbuah manis.

Berapa dari kita yang pernah menyerah pada kegagalan? Saat penolakan tiba di pangkuan kita, kita seringkali menganggapnya sebagai bentuk ketidakmampuan kita dan lantas menyerah begitu saja. Padahal, kegagalan dan penolakan adalah batu pijakan kita menuju kesuksesan. Karena dari kegagalan dan penolakan tersebut kita dapat belajar banyak hal. Dan pembelajaran yang mengembangkan diri kita itulah yang akan mengantarkan kita kepada kesuksesan.

5. Jadikan tragedi dalam hidupmu sebagai sumber inspirasi

www.freeastrology123.com

Kematian ibunda tercinta yang begitu memukul Rowling tidak menjadikannya jatuh dalam keputusasaan. Rowling justru menjadikannya sebagai sumber inspirasi bagi bukunya.

Terkadang, berbagai perasaan tidak menyenangkan yang hadir dalam diri dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita. Kesedihan dan penderitaan dapat memberikan kita perspektif baru untuk membuat karya kita menjadi lebih memiliki ‘jiwa’. Jadi, ketika tragedi menghampiri, manfaatkan emosimu untuk menciptakan karya yang lebih jujur, lebih berjiwa.

6. Tidak memiliki apapun untuk dipertahankan lagi dapat menjadi sumber kekuatan dan keberanian yang besar

marinpoweryoga.com

Ketika Rowling tidak memiliki apapun, justru di saat itulah ia merasa tidak takut untuk melanjutkan karyanya. Periode paling susah dalam hidupnya adalah periode yang sama di mana ia menulis buku pertamanya. Kekuatan Rowling untuk terus berkarya ini timbul justru karena Rowling merasa telah berada di titik paling nadir dalam hidupnya dan ia tidak dapat kehilangan apapun lagi.

Memang tidak dapat disangkal lagi, di saat-saat terdesak, seringkali kita menjadi lebih berani daripada biasanya. Dan saat-saat seperti itulah yang menyadarkan kita akan kekuatan dalam diri kita.

7. Hidup tidaklah mudah, tidak pernah mudah. Namun hidup memiliki hal yang begitu indah dan magis yaitu harapan

Sumber Gambar

Satu hal yang paling utama yang dapat kita petik dari kisah hidup JK Rowling adalah bahwa hidup tidak mudah. Hidup selalu datang dengan berbagai hambatan dan cobaan yang akan mematahkan semangat kita. Hidup JK Rowling sedari kecil tidaklah mudah. Namun ia tetap bertahan hidup dan berusaha mewujudkan mimpinya untuk menjadi penulis. Hal ini dapat ia lakukan karena hidup dan segala ketidakpastian yang ada di dalamnya memiliki satu hal yang paling berarti: harapan.

Begitu pula dengan kita. Hidup kita tidak akan mudah. Kita akan terus menghadapi berbagai cobaan. Namun hidup juga mengandung berbagai kemungkinan dan harapan. Mungkin hidup jadi terdengar seperti suatu bentuk perjudian besar, namun percayalah ini adalah sebuah pertaruhan yang pantas untuk dilakukan.

Bagi kamu yang sedang berusaha meraih kesuksesan, dalam bidang apapun itu, ketujuh pelajaran hidup dari JK Rowling ini bisa kamu terapkan dalam perjalananmu. Karena sebaik-baiknya manusia, adalah mereka yang mau untuk terus belajar dari pengalaman. Baik pengalaman diri sendiri, maupun orang lain.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
35
SHARES
Beginilah Arti Tepat Waktu di Berbagai Negara, Mana Ya yang Paling Sering Telat?

Beginilah Arti Tepat Waktu di Berbagai Negara, Mana Ya yang Paling Sering Telat?

Inilah Alasan Kenapa Kita Jangan Mudah Percaya dengan Foto-foto Keren di Media Sosial

Inilah Alasan Kenapa Kita Jangan Mudah Percaya dengan Foto-foto Keren di Media Sosial

7 Tips Kreatif Agar Laptop dan Komputermu Tidak Mudah Panas, Berani Coba?

7 Tips Kreatif Agar Laptop dan Komputermu Tidak Mudah Panas, Berani Coba?

Kenapa Banyak Orang Indonesia yang Lebih Senang Merekam Kejadian daripada Berusaha untuk Menolong?

Kenapa Banyak Orang Indonesia yang Lebih Senang Merekam Kejadian daripada Berusaha untuk Menolong?

Beginilah Hasilnya Kalau Persilangan Genetik Antarhewan Terjadi

Beginilah Hasilnya Kalau Persilangan Genetik Antarhewan Terjadi

7 Peraturan Aneh Sekolah di Berbagai Belahan Dunia Ini Bikin Geleng-geleng Kepala

7 Peraturan Aneh Sekolah di Berbagai Belahan Dunia Ini Bikin Geleng-geleng Kepala

loading