5 Negara di Asia Ini Menerapkan Kebijakan Cuti Haid Bagi Pekerja Wanita

www.hopkinsmedicine.org
Line YuKepo.com

Setiap bulan, cewek-cewek yang udah melewati masa pubertas pasti mengalami menstruasi atau haid. Menstruasi merupakan peristiwa meluruhnya sel telur yang nggak dibuahi di dinding rahim sehingga akan keluar dari tubuh cewek dalam bentuk darah kotor. Proses ini nggak hanya tentang sel telur yang nggak dibuahi, tapi ada banyak hal-hal yang terjadi di tubuh cewek baik perubahan secara fisik maupun psikologis. Secara fisik, kebanyakan cewek akan merasakan kram perut, sakit di sekitar payudara, pegal-pegal, bahkan ada yang sampai demam. Kalau secara psikologis, perubahan hormon mengakibatkan cewek yang lagi haid lebih rentan stres, moody, dan sensitif banget alias mudah marah atau menangis. Emosi yang kurang stabil ditambah dengan gejala fisik membuat pekerja wanita sering dianggap kurang produktif. Inilah yang memicu adanya kebijakan cuti haid bagi pekerja wanita untuk alasan kesehatan.

Meskipun begitu, banyak kalangan yang mengecam kebijakan ini. Mereka yang nggak setuju dengan kebijakan cuti haid menganggap kebijakan tersebut merupakan wujud degradasi wanita dan berbau sexist. Wanita dinilai sebagai sosok yang lemah dan nggak produktif ketika haid. Oleh karena itu, cuti haid masih menjadi pro kontra di negara maju seperti di Eropa dan Amerika. Sementara di Asia, beberapa negara menilai bahwa cuti haid adalah hak bagi wanita dan nggak dimaksudkan untuk merendahkan kemampuan wanita dalam bekerja. Kira-kira seperti apa sih kebijakan cuti haid di 5 negara di Asia berikut? Yuk kepoin!

1. Jepang

www.soltana.ma

Negara ini merupakan negara pertama yang mencetuskan kebijakan cuti haid. Pada tahun 1947 diberlakukanlah kebijakan cuti haid bagi buruh wanita berdasarkan Standar Hukum Ketenagakerjaan di Jepang. Wanita yang merasakan kesakitan yang parah selama masa haid atau wanita dengan pekerjaan yang bisa memperparah sakit selama masa haid berhak untuk cuti haid yang disebut dengan seirikyuuka (cuti sakit secara fisiologis). Kebijakan ini tercetus karena pertimbangan bahwa di tempat kerja seperti pabrik, pertambangan, dan transportasi umum nggak memiliki fasilitas sanitasi yang memadai. Jadi, wanita boleh cuti selama haid karena alasan kebersihan sekaligus kesehatan.

2. Korea Selatan

www.fromthegrapevine.com

Sejak tahun 2001, Korea Selatan memberlakukan kebijakan cuti haid bagi para pekerja wanita. Meskipun awalnya terdapat kecaman, namun kebijakan ini masih berlaku di beberapa sektor industri di Korea Selatan. Kecaman terhadap kebijakan ini berawal dari penelitian yang memperkirakan bahwa kebijakan cuti haid akan dijadikan alasan untuk bolos kerja. Serunya, beberapa perusahaan di Korea Selatan justru memberikan upah bagi mereka yang nggak ambil cuti haid. Walaupun kebijakan masih berlaku, masih ada aja tuh yang nggak ingin kebijakan ini terus berjalan karena dianggap sebagai bentuk diskriminasi.

3. Taiwan

www.reference.com

Negara ini merupakan negara yang paling baru menerapkan kebijakan cuti haid. Berdasarkan peratuan amandemen, negara Taiwan menjamin pekerja wanitanya untuk mendapatkan hak cuti haid selama 3 hari dalam setahun. Cuti haid nggak termasuk ke dalam cuti sakit selama maksimal 30 hari per tahun. Itu artinya pekerja wanita di Taiwan memiliki total masa cuti yang berhubungan dengan kesehatan selama 33 hari.

4. Tiongkok

hellogiggles.com

Kalau di Tiongkok, kebijakan cuti haid baru ditetapkan di beberapa provinsi aja, nih. Seperti di provinsi Anhui yang memberikan hak selama satu sampai dua hari bagi pekerja wanita untuk cuti. Tapi ada syaratnya loh. Pekerja wanita yang ingin cuti haid harus melampirkan bukti dari instansi kesehatan yang legal atau rumah sakit setempat. Memang agak ribet ya. Tapi kebijakan ini juga terjadi di provinsi lainnya di Tiongkok seperti di provinsi Shanxi bagian utara dan Hubei bagian tengah.

5. Indonesia

www.medicine.news

Nah, kalau di Indonesia gimana? Ternyata, pemerintah telah menetapkan kebijakan cuti haid berdasarkan undang-undang ketanagakerjaan sejak tahun 1948 loh. Tapi belum banyak perusahaan atau industri yang menerapkan kebijakan cuti haid ini. Beberapa perusahaan lain memperbolehkan pekerja wanita untuk cuti haid selama ada surat keterangan dari dokter yang resmi. Dalam kebijakan cuti haid tersebut, ternyata kamu bisa cuti selama maksimal 2 hari tiap bulannya. Wah, lumayan banget kan? Karena masa cutinya lumayan panjang bila diakumulasikan dalam setahun, banyak perusahaan yang ogah menerapkannya karena takut menurunkan produktivitas.

Gimana menurutmu? Kamu para cewek Indonesia yang bekerja apakah pernah memanfaatkan cuti haid? Kalau kamu merasa masa haid justru mengganggu produktivitasmu dan lebih banyak merugikan, kamu bisa meminta izin kepada atasanmu karena bagaimanapun itu adalah hak kamu dan udah diakui oleh negara. Biasanya sih akan dimaklumi di hari pertama atau kedua haid. Tapi selama masa haid kamu baik-baik aja, masih bisa produktif dan nggak mengganggu aktivitas, then go on! Jangan jadikan haid sebagai alasanmu untuk bermalas-malasan ya.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
6
SHARES
Lucu! Inilah Potret Ketika Hewan Tersenyum Bersama Saat di Foto!

Lucu! Inilah Potret Ketika Hewan Tersenyum Bersama Saat di Foto!

Tanpa Kamu Sadari, Inilah yang Terjadi dalam Tubuhmu Selama di Pesawat

Tanpa Kamu Sadari, Inilah yang Terjadi dalam Tubuhmu Selama di Pesawat

7 Lagu Coldplay Ini Cocok untuk Kamu yang Sedang Galau

7 Lagu Coldplay Ini Cocok untuk Kamu yang Sedang Galau

Inilah 7 Quote Inspiratif Einstein yang Bakal Bikin Kamu Merenungi Hidup

Inilah 7 Quote Inspiratif Einstein yang Bakal Bikin Kamu Merenungi Hidup

Nostalgia! 7 Hal Ini yang Bisa Bikin Generasi 90-an Betah Melek Semaleman

Nostalgia! 7 Hal Ini yang Bisa Bikin Generasi 90-an Betah Melek Semaleman

Cowokmu Cuek? Jangan Salah, Ini 7 Keuntungan Pacaran sama Cowok Cuek

Cowokmu Cuek? Jangan Salah, Ini 7 Keuntungan Pacaran sama Cowok Cuek

loading