5 Hal Ini Pernah Diajarkan di Sekolah dan Ternyata Hanya Mitos Belaka

www.history.com
Line Yukepo.com

Saat di bangku sekolah dulu, kita diajarkan banyak hal yang kayaknya masuk di akal. Apalagi disampaikan dengan teori-teori yang mendukung. Sebagai pelajar pun kita percaya bahwa beberapa hal tersebut benar. Misalnya peristiwa bersejarah yang kita tahu hanya dari buku atau ajaran guru. Tapi, tahukah kamu ada beberapa hal yang pernah diajarkan di sekolah ternyata hanyalah mitos? Daripada penasaran, yuk kepoin apa aja sih yang selama ini kita ketahui tapi salah.

1. Bunglon merubah warna tubuhnya untuk menghindari pemangsa

kids.nationalgeographic.com

Dalam budaya populer, bunglon dianggap sebagai hewan reptil yang dapat mengubah kulit mereka agar sesuai dengan warna atau pola di sekelilingnya. Anggapan seperti ini bahkan telah diaplikasikan sebagai penyamaran dalam bidang militer yang disebut juga dengan kamuflase. Tapi sebenarnya, kemampuan mereka dalam mengubah warna kulit bukan ditujukan untuk kamuflase di mana sering dianggap untuk mengelabui predator agar nggak dimangsa.

Perubahan warna kulit bunglon bertujuan untuk mengatur suhu tubuh dan sebagai salah satu cara untuk berkomunikasi dengan bunglon lainnya, seperti yang dilansir wired.com. Di sisi lain, sebenarnya sotong jauh lebih baik dalam mengubah warna agar sesuai dengan lingkungannya.

2. Christopher Columbus adalah penemu Benua Amerika

id.pinterest.com

Anggapan bahwa Christopher Columbus adalah orang yang menemukan Amerika rupanya udah tersebar luas. Dalam sebuah survei di tahun 2005 dari University of Michigan, 85% orang Amerika percaya bahwa Columbus menemukan benua tersebut sementara hanya 2% responden yang dapat menjawab dengan benar bahwa Columbus tidak mungkin menemukan Amerika karena penduduk asli Amerika udah tinggal di sana sebelumnya.

Sebenarnya, orang Eropa pertama yang mendarat di Amerika dan diakui secara luas oleh sejarawan sebagai penjelajah ialah Viking Leif Erikson, yang berlayar dari Greenland ke Newfoundland di Kanada sekitar tahun 1000. Columbus secara historis penting, karena dalam perjalanannya ke Amerika, ia membawa penyakit yang membunuh sebagian besar penduduk asli Amerika -sekitar 90%- dan membuka jalan bagi imperialisme Eropa di sana.

3. Lidah terbagi atas beberapa bagian untuk mengecap rasa tertentu

www.huffingtonpost.com

Ingat nggak sih kalau dulu kita diajarkan bahwa lidah terbagi atas beberapa bagian untuk mengecap rasa tertentu? Misalnya mengecap rasa manis itu adalah fungsi lidah bagian depan sementara pahit di bagian belakang dan seterusnya. Ini salah lho guys. Reseptor rasa yang ada di lidah kamu akan mengecap semua jenis rasa. Memang benar sih, ada beberapa taste buds (perasa pada lidah) yang lebih mudah mendeteksi rasa tertentu daripada area yang lain, namun bedanya hanya sedikit. Menurut University of Florida Centre for Smell and Taste, lokasi taste buds tersebut tidak sesuai dengan “peta lidah” yang selama ini diajarkan kepada kita, guys.

4. Isaac Newton menemukan teori gravitasi saat apel jatuh di kepalanya

www.bbc.co.uk

Legenda apel Newton nggak sepenuhnya benar. Tapi seperti kebanyak urban legend, cerita apel jatuh di atas kepala Newton ini adalah versi yang telah ditambahkan, padahal kejadiannya sih nggak seperti itu. Sebuah apel nggak jatuh ke kepala Newton, tapi Newton mulai berteori tentang gravitasi saat ia melihat sebuah apel jatuh dari pohon dan mulai memikirkannya. Kenapa apel jatuhnya ke tanah? Kenapa nggak ke samping atau ke atas?

Peristiwa itu terekam dalam memoar Sir Isaac Newton, di mana saat itu ia teringat hal tersebut setelah makan malam dengan seorang teman. Tentu aja, hari ini perhitungan fisika kita jauh lebih tepat daripada gagasan Newton tentang gravitasi. Ia nggak memperhitungkan Relativitas Umum, yang kemudian teori tersebut dicetuskan oleh Albert Einstein 200 tahun setelah Newton meninggal.

5. Albert Einsten nggak bisa matematika dan gagal di sekolah

sumber.com

Mungkin ini yang manjadi motivasi anak-anak bandel di sekolah yang menganggap bahwa Einsten yang nggak bisa matematika dan gagal di sekolah aja jenius banget. Padahal kenyataannya, Einstein merupakan orang yang sangat cerdas, hampir di segala hal bahkan di saat usianya yang masih terbilang muda. Mitos yang menyebutnya gagal dalam matematika adalah mungkin saat ia gagal tes Politeknik Zurich. Tapi itu pun karena ia masih SMA saat itu dan ia nggak begitu jago bahasa Perancis di mana tes tersebut menggunakan bahasa Perancis. Tes selanjutnya sih ia lulus dalam matematika tapi gagal di bahasa, botani, dan zoologi. Kemungkinan besar pun ia nggak mengalami kesulitan belajar dan keterlambatan biacara seperti mitos yang selama ini telah beredar.

Nah, jadi udah tahu dong bahwa beberapa hal yang pernah diajarkan di sekolah itu nggak benar dan hanya mitos. Ini mengajarkan kita untuk selalu kritis dan mencari tahu hal yang sebenarnya di setiap ajaran yang dikemukakan oleh guru. Jadi, jangan sampai salah lagi ya!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
305
SHARES
Kantini Oh Kantini, Beragam Cuitan Netizen Tentang Kantini

Kantini Oh Kantini, Beragam Cuitan Netizen Tentang Kantini

Bukan Telur Ceplok, Beginilah Panganan Dari Telur Disajikan Di 10 Negara Ini

Bukan Telur Ceplok, Beginilah Panganan Dari Telur Disajikan Di 10 Negara Ini

Makanan Khas di Bulan Puasa Ini Bikin Kamu Gak Sabar Mau Segera Puasa

Makanan Khas di Bulan Puasa Ini Bikin Kamu Gak Sabar Mau Segera Puasa

Inilah 7 Fakta Unik Mongolia, Negara dengan Populasi Ternak Lebih Banyak Daripada Manusia

Inilah 7 Fakta Unik Mongolia, Negara dengan Populasi Ternak Lebih Banyak Daripada Manusia

Kumpulan Komentar Netizen Tentang Hubungan Meninggalnya Nicky Hayden dan Kutukan Ramsey

Kumpulan Komentar Netizen Tentang Hubungan Meninggalnya Nicky Hayden dan Kutukan Ramsey

Apa yang Kamu Perbuat Hari Ini, Kelak Akan Kembali Padamu

Apa yang Kamu Perbuat Hari Ini, Kelak Akan Kembali Padamu

loading