Wahai Jomblo, Jangan Jadi Ngenes! Inilah Upaya Mencari Jodoh di Berbagai Tempat

15 Januari 2017
|Shela Pangaribuan
2 KSHARES

Meratapi nasibmu yang jomblo bukanlah hanya kamu yang mengalami. Jadi kamu jangan terlalu cepat ngedown, ngerasa ngenes apalagi bunuh diri. Di berbagai belahan dunia, banyak juga kaum sepertimu yang sudah tergariskan belum juga menemukan tambatan hati. Tapi tradisi ini menjaga para jomblo untuk tidak patah semangat ya! Yuk, jomblo semangat dong cari belahan jiwa. Hahaha

1. Suku Miao, Tiongkok

Ada sebuah festival yang mempertemukan gadis-gadis dan pria single. Festival Meal ini ceritanya para pria merayu-rayu deretan gadis-gadis yang membawa nasi warna warni terbungkus sapu tangan. Bila kamu sebagai laki-laki beruntung, kamu akan mendapatkan nasi lengkap dan sumpitnya, tapi jika kamu hanya mendapat nasi dengan bawang putih, silahkan pulang dan mencoba tahun depan. hehehe

2. Suku Kickapoo, Meksiko

Prikitieww!! Coba kamu bersiul ke mbak-mbak kalau lagi di taman kota atau di perempatan. Alhasil sandal melayang! Tapi berbeda jika kamu bersiul kepada gadis suku Kickapoo. Artinya kamu sedang memberi sinyal ketertarikan pada si gadis lho. Siulan ini boleh kamu layangkan pada waktu sore hari, jika ia menerima ajakan kencan, maka ia akan menghampiri sumber siulanmu.

3. Pria Berjaket Merah, Tiongkok

Tradisi ini cukup unik dan bermakna. Gadis-gadis yang tengah mencari jodoh akan mengitari api unggun. Lalu pria-pria berjaket merah akan mendatangi para wanita. Jika sang wanita menyukai salah satunya, barang kesayangannya akan diberikan kepada sang pria pujaan. Nah, apabila sang pria membalas ungkapan itu, ia akan mengajaknya duduk sambil memberikan jaketnya. Mungkin inilah istilah nembak bagi mereka.

4. Kaliady, Finlandia

Yang satu ini lebih unik lagi. Pasalnya yang menentukan kamu bisa berjodoh bukan orangtuamu, bukan eyangmu, melainkan ayam jantan. What?? Betul sekali. Pada malam tahun baru, acara perjodohan dilakukan dengan cara menjejerkan sepiring jagung di depan deretan gadis-gadis yang masih jomblo, lalu ayam akan memakan piringan jagung pilihannya, maka dialah yang akan menikah lebih dahulu.

5. Pasar Pengantin, Roma

Demi menjaga norma dan tradisi perjodohan dari leluhur, dibuatlah tradisi pasar pengantin di Roma. Disini orangtua akan mengantarkan anak-anak gadisnya untuk dipilih pria yang sungguh-sungguh akan menikahinya. Mereka akan tampil menarik dan cantik. Dan benar saja, dengan penawaran harga yang lumayan untuk kebutuhan pernikahan dan gaun pengantin sang gadis. Tentunya dengan catatan si gadis masih perawan ya, jika tidak semuanya akan diminta kembali oleh sang pria.

6. Apel di Ketiak, Austria

Ketiak adalah bagian utama pada tradisi perjodohan masyarakat Austria. Karena disana teknik perjodohan dengan memakan apel dari ketiak sang gadis akan menjadi tanda bahwa seseorang pria berniat untuk mengencani seorang gadis. Hmm, hanya nggak kebayang aroma dan rasanya ya.

7. Omed-Omedan, Bali

Nah, yang ini ada di Pulau Dewata alias di negeri kita sendiri. Festival yang didatangi masyarakat luas ini mengijinkan pria dan wanita yang masing-masing punya pasukan untuk mempertemukan keduanya untuk saling berciuman. Tapi tidak seindah yang dibayangkan ya. Paling cuma beberapa detik, ditambah diguyur air lagi oleh masyarakat. Weleh-weleh..

Nah, mengingat banyak tradisi yang ada dalam upaya mencari jodoh, kamu yang jomblo dilarang sedih sendiri merenungi nasib buruk yang menimpa kamu. Semoga tanpa tradisi dari leluhur manapun, kamu bisa sukses mendapatkan jodoh yang kamu inginkan ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Shela Pangaribuan
Gak Punya Quote Nih!
2 KSHARES