Unik! Bentuk Lampu dan Speaker Ini Berupa Replika Awan yang Bisa Melayang

13 Agustus 2017
|Idham Nur Indrajaya
4.4 KSHARES

Alam di sekitar kita memiliki keindahan yang dapat menghipnotis manusia di dalamnya dengan ketakjuban. Saking indahnya, terkadang alam seakan-akan membius manusia untuk sekadar melepaskan diri dari segala permasalahan hidup meskipun hanya untuk sejenak. Akan tetapi, perkembangan teknologi di era modern yang semakin cepat, terkadang membuat manusia secara tidak sadar telah membatasi dirinya dengan keindahan alam di sekitarnya. Padahal, keindahan yang didapatkan dari alam merupakan suatu keindahan yang sudah ada sejak manusia pertama menginjak kaki di bumi ini.

Meskipun teknologi modern seakan-akan menjauhkan manusia dari alam dalam situasi tertentu, pada kenyataannya ada juga lho teknologi yang dikembangkan oleh manusia agar bisa lebih merasa dekat dengan alamnya. Teknologi semacam itulah yang dikembangkan oleh seorang seniman dan desainer asal Selandia Baru bernama Richard Clarkson, yang merancang sebuah teknologi canggih yang memungkinkan penggunanya untuk menyimpan replika awan di dalam ruangan.

Teknologi ini merupakan hasil dari kolaborasi antara perusahaan Crealev dan Richard Clarkson Studio. Perancangan fungsi-fungsi dari awan mini yang dapat diletakkan di ruangan ini sendiri dicetuskan oleh pihak Richard Clarkson, sedangkan untuk teknologi yang memungkinkan awan itu untuk mengapung di dalam ruangan adalah pihak Crealev. Pihak Crealev sendiri merupakan perusahaan yang memproduksi benda-benda berteknologi tinggi yang dapat melayang di udara sehingga mereka penciptaan teknologi awan dalam ruangan ini pun menjadi mungkin.

Produk yang diberi nama “Floating Cloud” ini dapat melayang setinggi 70 mm dari dudukan yang terdapat di bawahnya. Teknologi ini menggunakan energi elektromagnetik yang memungkinkan agar awan yang mengapung di atas dudukannya itu dapat bergerak-gerak jika disentuh oleh tangan. Selain itu, awan yang berfungsi sebagai lampu sekaligus speaker ini pun dapat menyesuaikan penerangannya dengan musik yang diperdengarkan. Lampu LED yang terdapat di awan tersebut akan menyala sesuai dengan ketukan dari musik yang diresponnya. Lampu itu pun memiliki berbagai mode penerangan yang dapat diubah sesuka hati dengan alat seperti remote yang menggunakan sinyal inframerah.

Meskipun awan yang dapat mengapung di ruangan ini bukan awan dalam artian sebenarnya yang kita kenal sebagai uap air yang melayang di langit, tapi replika awan dari teknologi Floating Cloud ini dikembangkan agar manusia dapat memperoleh ketenangan dari lampu yang berfungsi sebagai penghias ruangan ini. Ada yang pengen cobain beli?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
4.4 KSHARES