Tas Ramah Lingkungan Dengan Desain Lucu Ini Bakal Bikin Kamu Lupa Sama Plastik

19 Juni 2017
|Chandra W.
0SHARES

Pada tanggal 8 Juni 2017 lalu, Hari Laut Sedunia dirayakan. Misi tahun ini adalah mengurangi sampah plastik yang mencemari laut. Indonesia ternyata merupakan negara penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. Setiap hari hampir sepuluh juta lembar plastik di Indonesia dipakai (dan dibuang). Jika setiap orang dewasa beralih dari kantong plastik ke tas berbahan ramah lingkungan, Indonesia akan berhemat hingga ribuan kantong plastik sehari. Berkaitan dengan misi mengurangi sampah tersebut, sebuah inisiatif lahir dari gerakan yang bernama Making Oceans Plastics Free (MOPF). Gerakan ini dibuat oleh empat orang, dua berasal dari Jerman dan dua dari Indonesia. Dari MOPF, lahir Tasini, tas ramah lingkungan hasil daur ulang plastik dengan bentuk hewan laut yang lucu dan menarik.

Kadang kita suka lupa untuk membawa tas ramah lingkungan meskipun sudah punya. Akhirnya, belanja pakai kantong plastik lagi. Nah, tas buatan MOPF ini dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat dilipat dengan bentuk hewan-hewan laut seperti paus, bintang laut, dan lain-lain dalam bentuk gantungan kunci yang tentunya bisa dipakai setiap hari. Jadi ketika kamu membutuhkan sebuah tas, dari yang sebelumnya berbentuk gantungan kunci, bisa langsung ditarik dan berubah bentuk menjadi sebuah tas. Praktis dan ramah lingkungan. Desain produk yang menarik juga cocok untuk dipakai anak kecil sampai orang dewasa.

Tim MOPF terdiri dari Paritosha Kobbe dan Roger Spranz dari Jerman, Lia Nirawati selaku desainer produk, serta Adith Nugroho selaku konsultan lingkungan dari Indonesia. Proyek ini sebenarnya sudah digagas sejak 2013. Hingga kini, Tasini masih melakukan upaya penggalangan dana untuk semakin menambah jumlah produksi dan mencapai tujuannya yaitu mengurangi sampah plastik yang menumpuk sampai ke laut.

Selama ini, kesadaran umum masyarakat Indonesia terhadap penggunaan sampah plastik memang masih rendah. Kita pikir nggak masalah belanja pakai plastik satu aja setiap hari. Tanpa sadar, kita udah “nyampah” 365 plastik dalam setahun. Itu kalau hanya satu per hari, dan baru satu orang. Dikalikan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai ratusan juta, bayangkan saja seberapa besar gunung plastik yang tebentuk dari kebiasaan kita ini. Makanya inisiatif seperti ini harus terus didukung. Minimal dengan cara nggak buang-buang plastik sembarangan.  


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES