Setiap Bekerja, Dokter Ini Selalu Berdandan Ala Opera Cina! Buat Apa?

24 September 2017
|Idham Nur Indrajaya
0SHARES

Bai Shufang, seorang dokter di rumah sakit kulit yang terletak di Beijing, Cina, kerap kali terlihat mengenakan kostum karakter opera tradisional Cina lengkap dengan penataan riasnya. Dia mulai melakukan kebiasannya ini saat dirinya menyadari bahwa pasiennya sering kali kesulitan untuk mengungkapkan masalah yang dialami mereka. Masalahnya, jika pasiennya sendiri kesulitan untuk membuka diri, Shufang pun akan kesulitan untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu kedokterannya dengan efisien.

Maka dari itu, ahli dermatologi itu pun mencari cara agar pasiennya bisa lebih rileks saat sedang berkonsultasi dengan dirinya. Banyak orang yang merasa tegang saat sedang berada di sekitar dokter, dan hal itu wajar saja jika mengingat dokter adalah sosok yang kerap kali mengungkapkan fakta-fakta penyakit yang mungkin tidak semua orang inginkan. Dia pun mencoba membuat pasiennya lebih rileks dengan cara merombak gaya berpakaiannya. Ketimbang mengenakan pakaian dokter pada umumnya, dia pun akhirnya lebih memilih untuk mengenakan kostum yang bisa menghibur sekaligus membuat pasien menjadi rileks dan pada gilirannya mungkin pasien itu akan lebih mudah untuk membuka diri.

Saat fotonya beredar di dunia maya, masyarakat Tiongkok pun terkejut dengan pakaian yang dikenakan Shufang untuk bekerja. Ada beberapa pihak yang menganggap bahwa tindakannya itu terlalu berlebihan dan nampak tidak penting. Namun, ada juga pihak-pihak yang mengapresiasi usaha Shufang untuk mementingkan kenyamanan pasien ketimbang kenyamanan dirinya (bayangkan saja kalau kamu harus menggunakan kostum opera yang sangat ribet saat hendak bekerja).

Meskipun ada komentar-komentar negatif yang ditujukan kepada dirinya, toh Shufang tetap bersiteguh dengan kebiasaannya itu. Wanita itu tetap bertahan dengan kebiasaannya karena dia sudah melihat hasil dari tindakan-tindakannya. Dia juga mendapatkan dukungan dari manajer rumah sakit tempat dia bekerja, karena manajer itu pun percaya bahwa konsep yang diterapkan oleh Shufang dapat membawa dampak positif bagi para pasien.

Untuk mempersiapkan dirinya sebelum bekerja, Shufang harus menghabiskan waktu selama beberapa jam untuk mengenakan kostum serta menata wajahnya. Saat pulang bekerja pun dia harus menghabiskan waktu yang lumayan banyak untuk membersihkan riasan di mukanya. Meskipun nampak merepotkan, Shufang menganggap bahwa yang dilakukannya hanyalah pengorbanan yang kecil, dan hal itu layak untuk dilakukan demi membantu para pasien yang kesulitan untuk membuka diri.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES