Keren! Selama 40 Tahun, Kakek Ini Mengukir Bebatuan Gunung Menjadi Karya Seni Raksasa!

08 Oktober 2017
|Idham Nur Indrajaya
0SHARES

Diberitakan oleh sebuah media asing, seorang kakek bernama Alberto Gutierrez hidup sendirian di pegunungan Nikaragua selama 40 tahun. Selama jangka waktu itu, Gutierrez menghabiskan waktunya dengan dengan mengukir bebatuan di sekitar pegunungan. Dan karyanya yang paling menakjubkan adalah ukiran di tebing setinggi 90 meter di Gunung El Jalacate yang menjelma menjadi karya seni berukuran raksasa.

Para warga sekitar, menyebut Gutierrez dengan berbagai julukan, seperti “Pertapa Nikaragua”, “Manusia Batu”, atau “Pengukir Gunung”. Kakek ini lahir pada tahun 1944 di sebuah desa yang letaknya berdekatan dengan kota Esteli. Sepanjang hidupnya, dia sangat senang menjelajahi hutan-hutan di lingkungan tempat tinggalnya. Pada usia 33 tahun, dia pun memutuskan untuk menghabiskan hidupnya di alam bebas dan menciptakan karya seni dengan mengukir tebing-tebing bebatuan yang ada di gunung.

Membuat mahakarya seni dari mengukir bebatuan yang terdapat di alam bebas adalah impian Gutierrez sejak dirinya berusia 9 tahun. Kesempatan untuk mewujudkan impiannya pun datang saat terjadi perang di Nikaragua, yang membuat dirinya harus mengungsikan diri ke tempat yang lebih aman. Perang itu terjadi pada tahun 1970. Gutierrez lantas memutuskan untuk tidak mendukung pihak manapun dan memilih untuk mengasingkan dirinya ke hutan.

Gutierrez menghabiskan waktu selama 3 jam sehari untuk mengukir batu-batu raksasa di dekat pondok kayunya yang terletak di Taman Alam Tisey Estanzuela. Selama empat dekade, dia pun telah menghasilkan berbagai ukiran batu mulai dari yang berbentuk hewan-hewan, Katedral Esteli, dan bahkan Menara Kembar yang terletak di kota New York.

Kakek yang saat ini sudah berusia lebih dari 70 tahun ini memang memimpikan untuk hidup jauh dari peradaban. Meskipun begitu, dia tetap terbuka kepada orang-orang yang datang ke “galeri” yang berisi karya-karyanya. Para wisatawan yang datang ke sana benar-benar tertarik dengan sosok Alberto Gutierrez sehingga pemerintah setempat pun memberi penghargaan atas jasanya yang mampu menyedot perhatian banyak wisatawan. Selama 10 tahun terakhir, Gutierrez mengatakan bahwa dirinya sudah dikunjungi sekitar 30.000 orang! Meskipun sehari-harinya Gutierrez banyak berbincang dengan burung-burung, namun dia tetap ramah kepada orang-orang yang datang ke lokasi tersebut.    

Bagi beberapa orang, mungkin hal yang dilakukan oleh kakek Gutierrez ini adalah sesuatu yang sangat tidak wajar. Namun, bagi Gutierrez sendiri, mengejar mimpi adalah suatu hal yang layak untuk diraih dengan berbagai upaya. Kalau kamu? Apa impian tergila kamu yang belum kamu wujudkan?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES