Kenalan Yuk sama Dragon’s Breath, Si Pembunuh Terpedas di Dunia

16 Juni 2017
|Rhesa Leo
0SHARES

Ada kabar gembira buat kamu para penggemar pedas. Seorang koki telah berhasil mengembangkan cabai terpedas di dunia. Saking pedasnya, konon, rasa pedas cabai ini bisa sampai membunuh. Mike Smith, koki yang mengembangkan cabai terpedas di dunia ini, mengklaim satu cabai hasil budidayannya ini mengandung minyak yang bisa membuat kulit menjadi mati rasa akibat rasa pedasnya.

Menurut Mike, sampai saat ini belum ada orang yang berani memakan cabai “nafas naga” yang ia kembangkan.

“Memang belum ada yang mencoba memakannya. Saya pernah menempelkannya pada ujung lidah, namun pedasnya sudah terasa membakar” ujar Mike.

“Saya terus meludah karena intensitas pedasnya terus meninggi” lanjut Mike Smith.

Mike mengembangkan cabai super pedas ini selama tujuh tahun bersama para peneliti dari Nottingham University. Cabai “napas naga” ini dikembangkan dengan tujuan perawatan medis. Pengembangan cabai ini bertujuan membantu orang-orang yang alergi atau takut terhadap anastesi atau obat bius. Dengan satu tetes minyak capsicum yang berasal dari cabai Dragon’s Breath ini, maka kulit akan mati rasa seketika sehingga pasien nggak perlu lagi takut dengan rasa sakit akan jarum anastesi yang menusuk kulit.

Saking pedasnya cabai hasil kembangan Mike Smith dari St. Asaph di utara Wales ini bisa menyebabkan kejutan seperti anafilaksis (tertutupnya saluran udara dan membakarnya) bagi yang memakannya.

Sebagai perbandingan saat diukur dalam skala Scoville, cabai Dragon’s Breath ini memiliki level 2,48 juta. Jauh lebih tinggi dari semprotan merica yang biasa digunakan militer amerika yang memiliki level 2 juta  dalam skala Scoville.

Cabai “napas naga” ini juga berhasil mengalahkan tingkat kepedasan dari cabai Caroline Reaper yang selama ini dianggap sebagai cabai paling pedas di dunia dengan tingkat kepedasan yang mencapai 2,2 juta dalam skala Scoville. 

Kamu pasti penasaran kan seberapa pedas sih cabai Dragon’s Breath ini? Sebagai perbandingan, cabai Scotch Bonnet yang paling sering digunakan dalam beragam lomba dan tantangan makan cabai hanya memiliki tingkat kepedasan di level 100 ribu sampai 300 ribu dalam skala Scoville atau cuma sepersepuluh dari rasa pedas Dragon’s Breath. Nah, gimana udah kebayang belum seberapa pedas cabai “nafas naga” ini? Kamu berani coba?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Rhesa Leo
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES