Deretan Pendaki Unik Tanah Air yang Bikin Penasaran, Sekaligus Pengen Menjelajah Bareng

25 November 2017
|Ani Nur Cholifah
0SHARES

Mendaki gunung saat ini menjadi sebuah hobi yang kian diminati oleh seluruh lapisan masyarakat. Dari mendaki pun kita banyak mempelajari nilai-nilai kehidupan terutama menghargai sesama karena nilai kebersamaan sangat erat dalam mendaki. Dalam kebersamaan tersebut kita pun sering dihibur oleh teman dan kerabat pendaki lainnya dengan sifat dan keunikan dari setiap pendaki.

Kamu yang hobi mendaki pernah nggak lihat pendaki dengan atribut yang nyentrik sampai mereka cukup populer dikalangan para pendaki. Nah, bagaimana keunikan para pendaki tersebut? Yuk kita lihat langsung ulasannya di bawah ini!

1. Nyomiez, ibu yang ajak anaknya mendaki

Nyomiez adalah seorang ibu yang mempunyai hobi mendaki. Sebagai seorang ibu, Nyomiez pun tentu ingin membahagiakan buah hatinya. Namun, cara Nyomiez ini bisa dibilang berbeda dengan kebanyakan ibu lainnya. Nyomiez mengajak sang buah hati, Max untuk bersenang-senang dengan mengajaknya berjalan dan berpetualang mendaki gunung. Tapi Nyomiez pun tetap selalu mengutamakan keselamatan buah hatinya tersebut selama mendaki.

2. Abex, pendaki wanita yang suka dengan anak bebek

Kalau pendaki wanita yang satu ini sangat khas dengan atribut boneka bebek berwarna kuning miliknya. Wanita yang akrab dengan sapaan Abex ini tentu sudah cukup dikenal dikalangan pendaki. Abex juga sering membagikan beragam pengalaman dan tips mendaki di blog dan akun Instagram pribadinya.

Baru-baru ini Abex pun terlibat dalam sebuah film layar lebar “Negeri Dongeng” sebuah film yang menceritakan tentang keindahan alam Indonesia, kebersamaan dan nilai-nilai kehidupan dalam pendakian. Hobinya mendaki ini pun akhirnya jadi pekerjaan dan Abex selalu berkampanye untuk menyadarkan banyak orang agar selalu menjaga kebersihan saat traveling. Mantap!

3. Pendaki Pink, Speck Pink Hiker Indonesia

Warna pink yang selalu identik dengan warna wanita ini, justru melekat dengan sosok pendaki pria yang dijuluki dengan sebutan Speck Pink Hiker Indonesia. Namun, para pria ini memiliki alasan yang juga logis kenapa mereka memilih semua atribut pendakiannya berwarna pink agar lebih mudah dikenali saat terpisah atau pun tersesat dari rombongan.

Bukan hanya sebagai atribut, tapi Speck Pink Hiker juga memilih Hello Kitty itu menjadi ikon mereka lho. Gimana unik nggak mereka? Nah, mereka pun sudah punya target untuk bisa menapakan kaki mereka pada Seven Summit Indonesia.

4. Willem Sigar, si pendaki maraton di usia senja

Mendaki gunung sudah perlu stamina dan kondisi tubuh yang stabil dan tentunya di usia senja mendaki gunung kemungkinan besar akan diremehkan oleh orang lain. Namun hal itu nggak berlaku untuk Willem Sigar yang sudah berusia 58 tahun.

Bahkan pria paruh baya ini bisa menyelesaikan pendakian lebih cepat. Willem hanya bisa menaklukan beberapa gunung seperti Rinjani, Semeru, Sindoro, Cikuray dan lainnya dalam waktu dua kali lebih cepat atau sama dengan setengah waktu pendakian normal. 2012 lalu, Willem tercatat sudah mendaki 30 gunung hanya dalam 27 hari.

5. Mbah Agus, pendaki yang hanya menggunakan sandal dan batang kayu

Kakek yang satu ini mungkin bisa menjadi penyemangat kamu saat lelah mendaki. Usianya memang tak lagi muda tapi Mbah Agus ini punya semangat yang hebat dalam mendaki. Uniknya simbah ini hanya menggunakan sandal jepit dan menggunakan batang pohon sebagai tongkat atau pengganti trekking pole. Buat kamu yang baru mendaki jangan disontek ya karena ini bukan hal yang mudah, kalau simbah sih udah biasa naik turun gunung pakai sandal.

Nah, itulah beberapa para pendaki unik dengan segala hal nyentrik pada diri mereka. Gimana apa kamu pernah bertemu mereka? Hal yang terpenting saat mendaki gunung bagi kamu yang baru ingin mendaki tetap jaga keselamatan dan kebersihan lingkungan. Climb on and keep clean agar kamu juga bisa menginspirasi para pendaki lainnya seperti mereka.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
0SHARES