Buat yang Belum Cukup Umur, Jangan Intip Museum Seks di New York Ini!

27 Februari 2018
|Mohammad Syahrial

Sekarang ini, museum memang banyak jenisnya. Tidak hanya menyimpan benda peninggalan era perjuangan suatu bangsa atau fosil dinosaurus yang besarnya bukan main. Tapi kini ada banyak yang sebelumnya adalah benda biasa, tapi bisa  dimuseumkan.

Nah, hal ini pula yang terjadi di New York. Di kota itu terdapat Museum of Sex. Nah, dari situ aja udah tau dong kira-kira apa aja isi dari museum seks ini? Yang jelas, berbagai benda yang berhubungan dengan seks. Tidak hanya itu, di dalam museum itu pun terdapat patung, foto, dan lukisan yang memvisualisasikan kegiatan yang diasosiasikan untuk orang dewasa.

Nah, kali ini YuKepo akan membahas mengenai museum seks yang berada di New York, Amerika. Kira-kira apa sih yang bikin unik?

2. Bukan museum seks pertama

Ternyata Museum Sex of New York ini bukan museum seks pertama lho. Dilansir Atlas Obscura, museum tentang seks sudah populer di Eropa pada tahun 1960-an. Sedangkan di Amerika, museum seks pertama berdiri pada 1970-an, tetapi tidak bertahan lama. Tiga dekade kemudian, barulah berdiri MoSex di Kota New York.

3. Didirikan oleh seorang seniman sekaligus pengusaha

Adalah Daniel Gluck, sang pendiri MoSex. Ia adalah seorang pelukis, pematung, sekaligus pengusaha. “Kota ini (New York) cukup berani, besar, buruk, aneh, dan kurang ajar untuk memiliki sejarah seksual seperti kota lain,” ujar Gluck yang dikutip New York Times.

4. Bertujuan menghilangkan kesan tabu dari seks

Museum ini didirkan dengan tujuan menghilangkan bayang-bayang tabu dari persoalan seks. Oleh sebab itu, tempat ini berisi berbagai macam hal yang berbau seks. Mulai dari patung, film, foto, pakaian, dan penemuan yang berkaitan dengan seks.

5. Koleksi yang variatif dan unik

Barang koleksi di MoSex ini nggak hanya variatif, tapi juga unik banget. Pengunjung bisa melihat patung tiga rusa yang bertumpukan dalam posisi kawin. Koleksi tersebut menjadi salah satu yang paling ikonik di sana. Ada juga ruang playground yang dipenuhi oleh payudara yang sering dijadikan spot foto oleh pengunjung.

6. Terdapat koleksi dari tahun 1800-an

Koleksi di tempat ini emang vulgar. Museum ini bahkan punya koleksi ilustrasi tangan bergambar erotis yang berasal dari tahun 1800-an. Hal ini menandakan bahwa pornografi tidak hanya diminati manusia saat merambah dunia digital seperti sekarang ini.

7. Dilengkapi toko cendera mata

Kalau kamu masih belum puas keliling di museum ini, kamu juga bisa mengunjung gift shop atau toko cendera mata untuk membeli oleh-oleh. Pastinya cendera mata yang dijual di sini berbau seksual ya.

Nah itu dia Museum of Sex yang ada di New York, Amerika Serikat. Siapa sangka coba-benda yang berhubungan sengan seks ini bisa dimuseumkan. Jangan mikir yang nggak-nggak dulu, kamu bisa ambil nilainya dari sisi positifnya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Mohammad Syahrial
Gak Punya Quote Nih!
SHARES