Bikin Ternganga, Pria Ini Mengelem Tangannya di Lantai Kantor untuk Menolak PHK

27 November 2017
|Idham Nur Indrajaya
2.4 KSHARES

Pemecatan secara sepihak atau PHK memang bukanlah hal yang menyenangkan bagi para pekerja. Apalagi jika pemecatan terasa tidak adil dan hanya dilakukan demi kepentingan perusahaan semata. Pria asal Malaysia pun melakukan tindakan yang sangat ekstrem untuk memprotes dan menolak pemecatan terhadap dirinya.

Pria bernama Faidzah Abdul Hamid sudah bekerja selama 17 tahun sebagai operator di stasiun pengeboran minyak yang terletak di Kelana Jaya dan Kampung Subang, Selangor, sebelum dirinya mendapatkan surat perintah tidak terduga yang isinya menyatakan bahwa dirinya diberi waktu selama 30 hari untuk meninggalkan tempat dia bekerja.

Surat yang mengejutkan itu menyatakan bahwa alasan pemecatan Faidzah disebabkan oleh dirinya yang tidak membayar biaya untuk berbagai jasa yang disediakan oleh perusahaan. Seorang aktivis sosial bernama Muhamad Yusuf Azmi—yang berusaha membela hak Faidzah—menyatakan bahwa jasa-jasa yang mengharuskan Faidzah untuk mengeluarkan biaya itu seharusnya sudah menjadi hak karyawan secara sepenuhnya dan ditanggung oleh perusahaan. Faidzah juga mengirimkan surat yang mempertanyakan kejelasan atas pemecatannya, namun dia tidak memperoleh balasan satu pun dari perusahaan.

Pada 21 November lalu, Faidzah yang putus asa pun mendatangi kantor Caltex yang terletak di Kuala Lumpur, tapi pihak kantor tidak mengacuhkan dirinya. Oleh karena itu, Faidzah pun memutuskan untuk melakukan tindakan ekstrem dengan mengelem tangannya di lantai kantor tersebut.

“Faidzah sudah datang ke kantor itu sejak pukul sebelas pagi. Akan tetapi, sampai jam sudah menunjukkan pukul setengah empat sore, tidak ada satupun pihak kantor yang menemui dirinya,” ujar Azmi kepada Malay Mail Online. Azmi juga mengunggah foto yang memperlihatkan Faidzah yang tengah dibawakan makanan oleh istrinya yang setia.

Untuk membantu Faidzah, Azmi pun berusaha meminta bantuan kepada berbagai lembaga pemerintahan untuk mengajukan banding atas pemecatan Faidzah. Pasalnya, sudah menjadi hak bagi Faidzah untuk meminta perusahaan agar meninjau kembali persoalan pemecatan atau PHK yang alasannya sendiri sebenarnya sudah melanggar hak karyawan.

Ternyata, pemecatan seperti ini sudah menjadi hal yang lumrah terjadi bagi para karyawan Caltex yang berada di Malaysia. Akan tetapi, sejauh ini baru Faidzah yang berusaha memprotes sampai melakukan tindakan ekstrem.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
2.4 KSHARES