Beehive House, Rumah Adat Suriah yang Bangunannya Mirip Sarang Lebah

30 Mei 2017
|Faizah Pratama
23SHARES

"Rumahku Istanaku," pernah mendengar kalimat itu? Rumah adalah tempat yang paling nyaman untuk kita. Tempat yang membuat bahagia. Tempat berkumpul dengan keluarga. Tempat berbagi kisah dengan mereka. Jika 'Rumahku Istanaku' apakah rumah harus megah seperti istana?

Di Suriah terdapat rumah adat yang unik. Beehive House, dengan mengadopsi sarang lebah, rumah ini telah melindungi orang-orang Suriah dari ganasnya angin gurun serta panasnya suhu di gurun. Rumah ini banyak ditemukan di gurun pasir di Aleppo, kota terbesar Suriah. Masyarkat di sana menjadikan rumah beehive ini sebagai tempat tinggal dan tempat penyimpanan.

Rumah tradisional trersebut terbuat dari campuran lumpur, batu, dan jerami. Dindingnya dibuat tebal agar dapat menghalau teriknya udara gurun. Rumah ini dibangun tanpa jendela, fungsinya agar penghuni rumah tersebut terlindung dari serangan angin gurun. Keseluruhan bangunan terbuat dari bahan-bahan tersebut dari atap, tembok, hingga pondasinya. Jadi tidak perlu menebang pohon untuk dijadikan atap. Beehive House, benar-benar contoh rumah yang ramah lingkungan, bukan? 

Meski dibangun tanpa jendela dan hanya ada satu pintu, masyarakat Suriah memiliki kearifan unik untuk mengatasi gelapnya ruangan di dalam rumah. Dengan membuat lubang pada bagian atas, cahaya matahari dapat masuk menerangi ruangan. Lalu bagaimana saat hujan? Apa tidak bocor? Tidak perlu khawatir bentuk kerucut rumah tersebut membuat air hujan dapat mengalir ke bawah tanpa masuk ke dalam rumah. 

Lalu, bagaimana bagian dalamnya? Jangan salah mengira jika bagian dalam rumah beehive seperti goa. Seperti rumah pada umumnya, rumah beehive juga dipasang lampu dan diisi dengan perabotan rumah tangga. Wah, sudah modern juga ternyata. Berarti, itu merupakan bukti masyarakat Syiria tidak menutup diri dengan perkembangan zaman dalam mempertahankan kearifan lokal yang dimilikinya.

Beehive House sejuk saat terik dan hangat saat dingin, begitulah peran rumah ini bagi masyarakat gurun di Suriah. Tak perlu rumah yang bagai istana, istana dari lumpur inilah yang melindungi mereka dari berbagai ancaman di gurun. Hal tersebut merupakan bukti bahwa rumah yang baik adalah rumah yang sesuai bagi penghuninya dan sesuai dengan keadaan alam di sekitarnya. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Faizah Pratama
"Di mana-mana hatiku senang!"
23SHARES