10 Hewan Ini Pasti Belum Pernah Kamu Lihat Sebelumnya, Unik atau Aneh?

30 Agustus 2017
|Chandra W.
1SHARES

Ada banyak sekali spesies hewan di dunia ini yang belum ditemukan, atau sudah ditemukan tapi kita belum tahu namanya, saking banyaknya. Bentuk dan rupanya juga sangat berbeda satu sama lain, terkadang nggak terbayang oleh akal sehat. Seperti hewan-hewan aneh dan unik di bawah ini, misalnya.

1. Kubung Sunda

Kamu kira itu kelelawar lagi akrobat? Salah. Hewan ini bisa melayang dari satu tempat ke tempat lain yang lebih rendah dengan memanfaatkan selaput tipis yang ada di bagian kanan kiri tubuhnya. Ia hidup di dataran Indonesia, Malaysia dan Filipina. Kenalin, namanya Kubung Sunda, atau dalam bahasa Inggris biasa disebut Sunda Flying Lemur atau dalam bahasa Latin biasa disebut Cynocephalus variegatus.

2. Kelinci laut

Ini bukan kelinci beneran yang lompat-lompat di padang rumput atau yang suka kamu makan setelah ditusuk-tusuk lho ya. Kelinci laut ini sebenarnya sejenis siput yang hidup di perairan Indo-Pasifik. Ukurannya hanya sekitar 2,5 sentimeter atau lebih kecil dari itu. Lucu banget ya.

3. Semut panda

Panda tidak berdaging? Jangan ngawur gitu ah. Itu namanya semut panda. Semut apa panda? Semut panda. Warnanya persis banget sama panda jadi dinamakan semut panda. Mereka ditemukan pertama kali di Chile dan selanjutnya diketahui banyak tinggal di daerah gurun atau daerah yang berpasir.

4. Jerboa Gobi

Kalau kamu pernah menonton film "Coraline", kamu pasti ingat bahwa yang menuntun Coraline ke dunia magis bukan tikus, melainkan hewan seperti dalam foto di atas. Namanya Gobi Jerboa. Terlihat seperti gabungan antara tikus dan kelinci, Jerboa hidup di Cina dan Mongolia. Mereka menyenangi habitat gurun atau padang rumput.

5. Kepiting Yeti

Lobster berbulu dengan nama spesies Kiwa Hirsuta ini hidup di perairan laut dalam, lebih dari 2000 meter di bawah permukaan air laut. Bulu-bulunya berfungsi untuk mendetoksifikasi air di sekitar tempat tinggalnya. Ia buta dan hidup di kegelapan. Waduh kasihan juga, ya.

6. Dumbo Octopus

Masih inget film Finding Nemo? Kalau kamu amati, salah satu teman sekolah Nemo ada yang kayak gini nih. Gurita lucu yang bergerak dengan menggunakan telinganya yang berbentuk selaput lebar. Dinamai Dumbo karena terinspirasi dari salah satu karakter Disney yaitu Dumbo si gajah yang bisa terbang menggunakan telinganya. Selain sebutan Dumbo, gurita satu ini juga sering disebut sebagai gurita payung karena bentuknya yang menyerupai payung saat bergerak dalam air.

7. Aye-aye

Satwa endemik Madagaskar ini punya muka yang seram karena matanya seolah-olah selalu melotot. Di habitat asalnya, ia dianggap sebagai pembawa sial sehingga banyak warga lokal yang membunuhnya jika bertemu. Jangan dicontoh ya teman-teman.

8. Babirusa

Meskipun kita yang tinggal di Indonesia udah biasa mendengar dan melihat wujud hewan ini di buku pelajaran, kalau dipikir-pikir hewan ini unik juga, lho. Wajahnya babi, tapi punya tanduk dan gigi yang menyerupai gading. Seram.

9. Pink Fairy Armadillo

Trenggiling mini ini unik karena warnanya pink muda dan berukuran sangat kecil, hanya sebesar telapak tangan orang dewasa. Hewan asli Argentina ini hidup di tanah dan sangat jarang terlihat oleh manusia. Hati-hati kalau memegangnya, karena dia sangat mudah stres.

10. Markhor

Melihat hewan yang satu ini kamu mungkin akan teringat film-film fantasi semacam Narnia. Tapi hewan ini beneran ada, lho. Markhor adalah hewan sejenis kambing yang di hidup di Pakistan, Afghanistan, dan sekitarnya. Meskipun terlihat kalem, diam-diam markhor ini garang, lho. Dia bisa memakan ular untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuhnya. Diam-diam menghanyutkan.

Lucu, aneh, unik, macam-macam ya. Dari sekian banyaknya hewan yang aneh dan unik, satu yang perlu diingat. Selucu apapun, seunik apapun, kalau itu hewan langka, jangan dipelihara apalagi dibunuh. Mereka nggak menuntut apapun kok dari manusia. Mereka cuma minta dibiarkan hidup di habitatnya tanpa diganggu. Sanggup?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
1SHARES