"Rasane Uwenak Soro", Kuliner Khas Surabaya Ini Wajib Dicoba!

27 Juli 2017
|Indana Putri
0SHARES

Surabaya adalah kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia yang sangat khas dengan kosakata "Jancok" nya. Surabaya juga dikenal sebagai Kota Pahlawan karena keberanian arek-arek Suroboyo dalam bertaruh nyawa mengusir penjajah di tahun 1945 lampau. Yah, mungkin karena pemberani itulah akhirnya Suroboyo identik dengan karakter kasar dan temperamen. Padahal, meskipun nada bicara dan penggunaan bahasanya cenderung agak kasar, sebenernya arek-arek suroboyo ini berjiwa lembut, lho. Nggak percaya? Coba deh pacaran sama arek suroboyo, pasti rasanya pengen ndang dirabi ae gak usah kesuwen.

Selain arek arek Suroboyo yang berhati lembut, hal lain yang membuat pendatang jatuh cinta pada Surabaya adalah kuliner khasnya. Gimana nggak, lha wong Suroboyo punya banyak sekali makanan dengan bumbu yang ciamik soro! Berikut ini kuliner khas Surabaya yang bakalan bikin kamu ketagihan dan pengen balik ke sana lagi.

Siapno tissue gawe ngelap ilermu yo rek!

1. Pecel semanggi

Beda pecel semanggi dengan pecel-pecel lainnya adalah daun semanggi yang diurap dalam sayuran yang dibumbui saus kacang lezat ini. Selain itu, pecel semanggi identik disajikan dalam daun yang dipincuk dan dimakan dengan kerupuk puli sebagai pengganti sendok.

2. Mie kluntung

Mie kluntung alias mie jawa ini biasa disajikan secara nyemek-nyemek atau agak berair. Toppingnya pun beragam, mulai dari telur rebus, dada ayam yang diiris besar-besar, bawang goreng, dan cabe. Dinamakan mie kluntung karena zaman dulu mie ini dijual di atas gerobak dorong yang ada lonceng sapinya sehingga tiap gerobaknya lewat selalu terdengar bunyi, "kluntung... kluntung..."

3. Bebek palupi

Bedanya bebek surabaya dengan bebek lainnya adalah bumbu kuning khas surabaya yang terbuat dari sisa gorengan rempah-rempah bumbu bebek!

4. Sate klopo ondomohen

Meskipun namanya sate klopo, tapi sebenernya ini terbuat dari daging sapi yang dibalur kelapa kemudian ditusuk dan dibakar. Rasane haucek!

5. Rujak cingur Ahmad Jais

Hal yang spesial dari rujak ini adalah cingur atau hidung sapi. Rasanya giwir giwir kenyel gimana gitu. Harganya lumayan bikin nangis sih, yah, karena untuk seporsi rujak cingur Ahmad Jais, kamu harus merogoh 70.000 rupiah! Tapi, kalo ngelihat porsinya dan mencicipi bumbunya, harga 70.000 rupiah itu tidak berarti apa-apa!

6. Lontong balap Pak Gendut

Ini nih makanan kesukaan Om Ahmad Dhani. Dulunya Pak Gendut buka di Jalan Kranggan, tapi sekarang cabangnya udah buanyak. Hal yang bikin spesial dari lontong balap adalah "lento"nya. Rasanya ngga bisa dijabarkan dengan kata-kata. Jajalen dewe wes rek!

7. Lontong kupang

Kupang ini sejenis makhluk hidup kecil-kecil mirip plankton, tapi lebih gede yang hidup di daerah pantai. Kupang lontong biasanya lebih lengkap ditambah sate kerang dan pastinya habis makan ini kudu minum es degan ijo. karena ngga semua pencernaan orang kuat makan kupang sehingga es degan ijo digunakan untuk menetralisir racun dari kupang biar nggak kena diare.

8. Tahu tek Pak Ali

Bayangkan tahu telur dipadukan dengan saus kacang dan petis. Uunch, luekoh sreng sreng rek! Dinamakan tahu tek karena zaman dulu orang yang jual tahu tek ini pake gerobak yang didorong sambil membunyikan sendok yang dipukul ke wajan sehingga berbunyi, "Tek... Tek... Tek... ." Selain itu, gunting besar yang digunakan untuk memotong tahu jadi kecil-kecil selalu menimbulkan bunyi, "Tek... Tek... Tek..." yang khas.

9. Es krim Zangrandi

Meskipun sudah berdiri sejak tahun 1930, tapi resep kuno es krim Zangrandi selalu digemari hingga saat ini, lho! Hal yang menarik adalah kedainya yang berarsitektur kuno dengan kursi asli yang belum pernah diganti sejak pertama kali berdiri.

10. Mie kembang Jepun

Berada di daerah pecinan, tempat ini menyuguhkan chinese food yang gak dijual di sembarang tempat. Bagi kamu yang demen makan babi atau makanan cina lainnya, langsung aja ke sini. Makan di "Kya-kya" lebih afdol di malam hari, lho. Kamu bakal merasakan sensasi makan dengan suasana seperti di film-film hongkong tempo dulu

Apakah kamu berani mencoba? Yuk, ah langsung cus!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Indana Putri
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES