Pulau Madeira, Mengintip Keindahan Surga Kecil di Portugal Tempat Kelahiran Cristiano Ronaldo

03 Agustus 2017
|Atik Kencana S.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa Tuhan menciptakan bumi beserta isinya ketika sedang bahagia. Hal itu dibuktikan dengan penampakan bumi beserta isinya. Pemandangannya yang indah serta penduduknya yang baik menambah keindahan dan kebahagiaan hidup di bumi ini. Semoga aja gak semakin dirusak oleh ulah manusia.

Bukan hanya di Indonesia saja yang memiliki keindahan pemandangannya. Masih banyak keindahan yang terdapat di belahan dunia lain yang gak kalah indahnya. Jadi bersyukurlah kalau kita diberikan kesempatan untuk tinggal di suatu negeri yang indah di antara yang lainnya.

Salah satu tempat terindah lainnya di bumi datang dari negara Portugal, tepatnya di Pulau Madeira. Kepulauan ini pertama kali ditemukan oleh para pelaut Portugal antara tahun 1419 – 1420. Tidak banyak orang yang tau mengenai keindahan dan keeksotisan pulau yang berada di ujung barat daya Portugal ini. Walaupun masih masuk dalam kawasan Portugal, secara geografis sebenarnya Madeira malah lebih dekat dengan benua Afrika yang berjarak sekitar 450 km. Sedangkan dari Portugal sendiri, kepulauan ini berjarak hingga 900 km atau memerlukan waktu tempuh selama 1,5 jam menggunakan penerbangan dari Lisbon, Ibu Kota Portugal.

Pulau Madeira selalu menawarkan cuaca yang hangat. Madeira juga begitu tersohor dengan anggur serta warna-warni bunganya yang indah. Salah satu bagian yang paling ditunggu adalah pertunjukan kembang api pada setiap malam tahun baru yang pernah tercatat sebagai kembang api terbesar dalam Guiness World Records. Berkat seluruh pesonanya, sektor pariwisata menjadi tulang punggung perekonomian Madeira dengan menyumbang paling sediktit 20% pendapatan daerah. Demi memanjakan para wisatawan, Madeira getol mengembangkan berbagai infrastruktur. Contohnya saja di Pulau Porto Santo, di pantai sepanjang 9 km ditumbuhi berbagai sarana wisata yakni hotel.

Kepulauan Madeira memang menawarkan segudang spot wisata yang sangat menakjubkan. Bagi wisatawan yang memiliki jiwa petualang, trekking menjelajahi levadas menjadi hal yang tak boleh dilewatkan. Levadas ini merupakan jalur irigasi yang mengairi tenggara Madeira. Beberapa jenis levadas yang terkenal antara lain Levada do Caldeirao. Selain itu di sepanjang jalur yang membentang sepanjang 6,5 km dengan ketinggian 900 mdpl ini wisatawan akan melewati sebanyak 5 buah terowongan batu basal. Kalau mau trekking levadas, jangan lupa untuk mempersiapkan perlengkapan trekking pada umumnya, seperti sepatu trekking, senter, helm, dan lainnya.

Selain keindahan levadasnya, Madeira juga terkenal dengan pesona tebing dan jurang. Berada di Samudra Atlantik menjadikan ombak di Madeira cukup ganas mengikis tebing. Salah satu tebing yang paling populer yaitu Camara de Lobos atau Chamber of the Wolves. Tak jauh dari beberapa tebing ini juga terdapat kampung nelayan yang gak kalah indahnya. Salah satunya adalah desa Curral das Freiras yang sempat menjadi tempat pelarian budak di akhir abad ke-15. 

Sama seperti kebanyakan dataran Eropa yang beriklim sejuk, Madeira juga memiliki perkebunan anggur yang mampu menghasilkan wine kualitas terbaik. Yang menjadi ciri khas wine Madeira adalah proses pembuatannya yang menggunakan proses estufagem. Proses estufagem dilakukan dengan memasak wine di suhu 55 derajat celcius. Anggur tersebut disimpan di drum kayu yang dihangatkan seperti proses sauna. Namun cara tradisionalnya dilakukan dengan dipananskan oleh sinar matahari yang memakan waktu sangat lama, mulai dari 20 hingga 100 tahun. Gak heran kalau jenis wine Madeiran menjadi jenis anggur paling mahal.

Selain terkenal akan keindahannya, Pulau Madeira memang dikenal baik sebagai tempat lahirnya dua tokoh besar dunia. Mereka adalah Cristiano Ronaldo yang merupakan pemain sepak bola papan atas dan Christoporus Colombus, pelaut yang berhasil menemukan benua Amerika.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
SHARES