Pesona Sawah Padi Black Madras yang Nge-Hits Banget di Indramayu!

12 Februari 2018
|Muhammad Sidiq Permadi
46SHARES

Indramayu terkenal sebagai lumbung padi terbesar di Jawa Barat. Berbagai varietas padi dapat tumbuh subur di tanah dengan ketinggian rata-rata yang kurang dari 100 meter di atas permukaan laut. Misalnya saja seperti varietas padi IR, Ciherang, Inpari, Pandan Wangi, dan sebagainya. Namun, belakangan ini, ada satu varietas padi yang mengundang perhatian masyarakat sekitar dan juga warganet.

Adalah varietas padi Black Madras yang menjadi primadona Indramayu, terutama wilayah Situraja Kecamatan Gantar. Kurang lebih sekitar dua hektare area tanaman padi ditanami oleh varietas padi ini. Menurut penelitian, varietas padi Black Madras memiliki kandungan gula yang cukup rendah sehingga sangat cocok untuk dikonsumi oleh mereka yang mengidap penyakit gula atau diabetes.

Saat ini, Black Madras cukup banyak ditanam oleh para petani di Indramayu, salah satunya ada di Blok Rong Desa Sekarmulya Kecamatan Gabuswetan. Di desa ini, kamu bisa menemukan hamparan padi Black Madras yang bersebelahan dengan varietas padi pada umumnya. Warna dari padi jenis ini pun berbeda dari yang biasanya. Varietas padi Black Madras berwarna ungu tua dan sangat mencolok ketika disandingkan dengan varietas padi pada umumnya.

Awalnya, varietas padi yang berasal dari Negeri Sakura ini pertama kali dikembangkan oleh seorang petani asal Desa Situraja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu bernama Iyus. Pria 30 tahun ini melihat ada iklan di internet yang memberitahukan jenis padi yang tidak biasa karena daun dan batangnya yang berawarna ungu tua. Setelah mencari tahu lebih lanjut, Iyus tertarik untuk membeli bibit padi dari salah seorang penyalur padi Black Madras. 

Menurut Iyus, padi Black Madras memiliki berbagai macam keunggulan dibandingkan dengan varietas padi lainnya. Ia pun mulai mencoba untuk menanam padi asal Jepang tersebut pada lahan sawah seluas seperempat hektare yang dibagi ke dalam dua tempat. Warga sekitar yang melihat jenis padi yang tidak biasa tersebut pun sontak dibuat bingung.

“Mereka mengira tanaman padi itu sedang terserang penyakit atau hama. Ada petani yang mengatakan padi itu kena serangan hama wereng. Ada juga yang mengatakan tanaman padi itu kena serangan penyakit lainnya. Padahal warna aslinya daun padi Black Madras itu memang begitu,” ujar Iyus seperti yang dikutip dari laman Pos Kota.

Karena berbeda,area persawahan milik Iyus dan beberapa petani di Indramayu pun sontak menjadi buah bibir di kalangan warganet. Masyarakat yang mengetahui keberadaan hal tersebut berbondong-bondong datang untuk sekadar melihat pemandangan yang tidak biasa ini dan tentu saja tak lupa untuk berswafoto ria. 

Kamu sendiri tertarik nggak nih buat mengunjungi tempat yang satu ini? Hal yang wajib buat diinget kalau kamu mengunjungi tempat ini yaa jangan merusak padi tersebut dengan ulah nakalmu, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
46SHARES