Pesona Hutan Mati, Hutan Misterius di Gunung Papandayan yang Patut untuk Kamu Kunjungi

03 Juli 2017
|Ani Nur Cholifah
1SHARES

Mendaki gunung saat ini menjadi salah satu kegiatan outdoor yang diminati oleh masyarakat biasa. Nah, buat kamu yang pernah mendaki ke Gunung Papandayan setinggi 2.665 mdpl yang berada di daerah Garut, Jawa Barat ini tentu tahu betapa eksotisnya Hutan Mati. Barisan pepohonan dan ranting yang telah menghitam akibat erupsi gunung ini menjadi pemandangan unik dari Gunung Papandayan. Mungkin sekilas bagi orang awam hutan ini terkesan angker dan menyeramkan karena jauh berbeda dengan hutan hijau yang sejuk pada umumnya. Berikut ini YuKepo telah merangkum keeksotisan Hutan Mati yang terkesan misterius, namun mencuri perhatian para wisatawan. Langsung aja scroll ulasannya di bawah ini!

Hutan Mati yang menyajikan pemandangan berbeda ini menjadi bagian unik dari Gunung Papandayan. Hutan Mati ini terjadi akibat erupsi Gunung Papandayan yang tercatat telah mengalami empat kali letusan. Letusan yang pertama terjadi pada tanggal 11 Maret 1923, kemudian pada tanggal 15 Agustus 1942. Letusannya pada tanggal 12 Agustus 1772 tercatat sebagai letusan yang paling dahsyat karena telah menghancurkan 40 desa dan memakan korban jiwa sebanyak 2.957. Kemudian yang terakhir terjadi pada tanggal 11 November 2002 silam. Letusan dahsyat tersebut bahkan tercantum dalam sebuah buku yang berjudul Natural Disaster karya Lee Davis, seorang sejarawan dan juga profesor asal Amerika Serikat.

Bagi kalian yang penasaran dengan Hutan Mati dan belum pernah mendaki gunung sebelumnya, tapi ingin mencoba menikmati sensasi kamping di alam terbuka, Gunung Papandayan merupakan destinasi yang tepat. Trek gunung ini cocok untuk pemula dan terkesan landai, tapi tetap harus berhati-hati karena lintasannya yang penuh dengan bebatuan. Kamu bisa menuju camping ground yang berada di Pondok Saladah sebelum menuju Hutan Mati. Di sini kamu akan diajak menikmati keindahan bunga edelweis sebelum kamu melihat jajaran pohon yang usang. 

Setelah badan kalian dipaksa untuk sedikit melewati jalur bebatuan, kalian akan sampai di Hutan Mati bila sudah melihat barisan pohon yang gersang tanpa dedaunan. Bila dilihat mungkin terkesan mistis, tapi pasti kalian akan kagum dengan keunikan panorama Hutan Mati. Saat kamu melewati pepohonan tersebut, kamu seakan-akan berada pada lukisan surealis. Namun, waktu terbaik untuk berkunjung ke hutan ini adalah sore menuju malam hari. Meskipun itu akan membuat hutan ini  terkesan lebih angker dan membuat kamu lebih takut, perasaan itu akan hilang seketika saat kamu menyaksikan jutaan bintang menghiasi langit di malam hari yang akan kamu lihat jelas dari Hutan Mati.

Gimana menurut kamu hutan unik yang berada di Gunung Papandayan ini? Apakah kamu berencana untuk berkunjung ke sini? Kamu pasti akan mendapatkan pengalaman seru dan cukup menarik karena setiap perjalanan itu selalu memiliki kisah tersendiri. Nah, kalau kamu mau mampir ke sini, jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian alamnya, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
1SHARES