Mengunjungi 7 Wisata Horor yang Ada di Jogja, Punya Nyali Nggak Nih?

02 Januari 2018
|Muhammad Sidiq Permadi

Yogyakarta memang istimewa. Banyak orang yang senang untuk mengunjungi tempat yang satu ini. Kearifan budaya lokal hingga keramah-tamahan penduduknya membuat masyarakat dunia jatuh cinta padanya. Bagi mereka, Jogja bukan sekadar kota, namun lebih dari itu. Tempat ini menyimpan sejuta momen yang bagi sebagian besar orang tidak mudah untuk dilupakan.

Meski demikian, Jogja tetaplah sebuah wilayah biasa yang memiliki berbagai macam cerita rakyatnya. Nah, kali ini YuKepo akan mengajak kamu untuk mengunjungi wisata horor yang ada di Jogja. Penasaran di mana saja tempatnya? Langsung aja kita simak bareng-bareng-. Yuk, kepo!

1. Benteng Vredeburg

Benteng ini didirikan pada masa kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono I di tahun 1760. Konon katanya, benteng ini dulu digunakan sebagai benteng pertahanan milik tentara VOC yang juga sekaligus sebagai penjara kelas VIP bagi para bangsawan yang ditahan. Mitosnya sih sering ada penampakan Noni Belanda berkaki kuda yang sering banget nongol buat nakutin pengunjung. Ada pula penampakan tukang becak yang tiba-tiba mangkal di depan benteng. Bahkan, sekompi pasukan Belanda tanpa kepala juga kerap nongol memasuki stand lukisan yang ada di Festival Kesenian Yogya pada dini hari. Wah, serem banget yak!

2. Cinema XXI

Kenapa Cinema XXI yang ada di Yogyakarta ini menjadi salah satu wisata horor? Soalnya dulu bioskop ini pernah terbakar, tepatnya pada tahun 1999. Dahulu Cinema XXI ini terdiri atas dua lantai, yakni lantai pertama untuk Swalayan Hero dan lantai kedua untuk Bioskop Empire 21 dengan 8 studio. Nah, bangunan di sebelahnya itu adalah bioskop juga dengan nama Regent. Kebakaran yang melanda pada tahun 1999 memang tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun, beberapa bulan kemudian pascaterbakarnya kedua tempat tersebut, bioskop Regent yang memiliki 4 studio giliran yang mengalami musibah kebakaran dan menimbulkan korban jiwa sebanyak 15 orang. Setelah 10 tahun berlalu, akhirnya kedua bangunan tersebut dibangun kembali dan jadilah Cinema XXI seperti saat ini. Konon katanya, kalau kamu menonton film hanya berempat, maka kamu akan melihat seisi studio penuh sesak oleh orang-orang yang padahal sebenarnya nggak ada sama sekali. Kamu baru sadar akan hal itu setelah mendapati nomor kursi milikmu telah ditempati orang dan ketika bertanya pada petugas, barulah kamu tau bahwa hanya kamu berempat yang tengah menonton film di studio tersebut. Kenapa empat? Karena itu sesuai dengan jumlah studio Regent yang terbakar pada masa lalu.

3. Rumah Kentang Kotabaru

Meski namanya rumah kentang, tapi bangunannya gak berbentuk seperti kentang kok. Rumah ini berlokasi di seberang SMA Stella Duce I yang ada Kotabaru. Sekarang ini, rumah tersebut telah menjadi Bank BTN. Mitosnya nih, ketika kamu melewati rumah ini, kamu akan mencium wangi kentang yang menandakan kehadiran genderuwo di sekitarmu. Selain itu, lonceng kecil yang ada di pagar pintu rumah pun akan berbunyi dengan sendirinya.

4. Jalan dari Pantai Wonosari ke Jogja

Ketika kamu memutuskan untuk berlibur ke Pantai Wonosari, usahakan agar tidak bepergian sendiri. Pasalnya, banyak urban legend yang beredar tentang kehadiran makhluk halus yang iseng berada di jok motor kamu. Fase pertama, kamu akan merasa bahwa motormu lebih berat dari biasanya, padahal bawanya sendirian. Fase kedua, kamu akan mencium bebauan seperti kemenyan. Fase yang terakhir, kamu akan mendengar bisikan, “Saya numpang sampai Jogja, ya”. Wanjay, serem banget!

5. Bunderan Teknik UGM

UGM punya cerita! Kali ini datang dari bunderan teknik UGM. Menurut cerita, jangan pernah sekali-kali mendendangkan lagu Gugur Bunga di wilayah ini karena nantinya bakalan ada arwah pahlawan yang ikut serta menyanyi bersama kamu, lho!

6. Jembatan Perikanan UGM

Selain bunderan Teknik UGM, di kampus nomor satu yang ada di Yogyakarta ini masih ada tempat yang katanya angker. Tempat itu berada di jembatan yang menghubungkan Fakultas Perikanan dengan gedung laboratorium diagnostik kepunyaan Fakultas Kedokteran Hewan. Banyak saksi mata yang melihat penampakan seorang wanita yang ingin melompat dari jembatan tersebut, kabarnya, wanita tersebut bernama Mbak Rohana. Ada yang pernah liat?

7. Kandang Menjangan/ Panggung Krapyak

Berlokasi di sebelah selatan Plengkung Gading, bangunan kuno ini telah telah berdiri selama 250 tahun. Dulunya, lahan yang digunakan untuk mendirikan bangunan kuno ini adalah hutan belantara. Sejaranya, dulu Hutan Krapyak merupakan tempat favorit untuk berburu bagi kerabat keraton. Nah, pada tahun 1613, ada seorang kerabat keraton yang tewas usai diseruduk kijang. Untuk memperingati kerabat keraton yang tewas, maka dibangunlah sebuah benteng yang juga berfungsi sebagai tempat berlindung dan mengintai hewan buruan.

Jeruji besi dan pagar pintu yang terdapat pada bangunan kuno ini seakan menambah kesan mistis yang dimiliknya. Menurut urban legend yang beredar, dulu pernah ada mahasiswa Jogja yang tengah melintasi bangunan ini. Namun, ketika lampu sepeda motor yang dikendarainya menyorot bangunan ini, ia secara tak sengaja menemukan kejanggalan yang terdapat pada celah-celah pintu dan jendela. Ia pun penasaran dan ketika didekati, ternyata itu adalah sesosok wanita berbaju putih dan bermabut panjang yang tengah tergantung terbalik di dalam Kandang Menjangan. Gils, serem bet!

Itu dia tujuh wisata horor yang terdapat di Yogyakarta. Bagi kamu yang ingin uji nyali dan unjuk keberanian, boleh nih buat mengunjungi ketujuh tempat tersebut. Sekali lagi, ketujuh tempat tersebut buat mereka yang merasa berani aja, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
SHARES