Mau Main Air Bareng Lumba-Lumba? Ke Pantai Lovina Aja Yuk!

24 Januari 2018
|Muhammad Sidiq Permadi
0SHARES

Pantai, pantai, pantai! Semua orang senang jika diajak liburan ke pantai. Menikmati suara desiran ombak, angin yang semilir, serta sunset yang memesona membuat kita betah untuk berlama-lama di pantai. Selain menikmati hal-hal tersebut, kita juga bisa melakukan berbagai kegiatan lainnya ketika berada di pantai, misalnya berenang, surfing, atau sekadar membangun istana dari pasir. Seru bukan?

Nah, buat kamu yang cuma kepengen menikmati keindahan pantai tanpa harus basah-basahan, bisa juga kok. Kamu juga bisa, lho, melihat kawanan lumba-lumba dari dekat. Kamu bisa temukan hal tersebut di Pantai Lovina, Bali! Di sini, para pengunjung dapat bermain bersama dengan kawanan lumba-lumba yang cantik. Penasaran dengan pantai yang satu ini? YuKepo udah punya ulasannya buat kamu semua nih. Yuk, kepo!

1. Menjadi destinasi favorit dari wisatawan mancanegara

Pantai Lovina yang ada di Bali ini menjadi destinasi favorit para wisatawan mancanegara untuk dapat langsung melihat kelucuan dari kawanan lumba-lumba. Salah satu atraksi yang ditunggu oleh para wisatawan dari kawanan lumba-lumba ini adalah saat mereka melakukan lompatan cantik ke udara. Tentu saja kebanyakan dari kita akan melihat atraksi tersebut ketika menonton pertunjukkan sirkus. Namun, di Pantai Lovina, kamu bisa menyaksikan hal tersebut langsung dari habitat asli kawanan lumba-lumba. Hingga saat ini, mayoritas dari para wisatawan mancanegara yang datang ke Pantai Lovina berasal dari Eropa dan Tiongkok. 

2. Memiliki bibir pantai yang cantik

Pantai Lovina memiliki garis pantai yang panjang dan juga landai. Selain itu, pasir lembut berwarna putih kehitaman semakin membuat para turis menikmati keindahan dari Pantai Lovina. Mereka biasanya berenang di bibir pantai, namun ada juga yang sekadar berjalan santai serta berjemur.

 

3. Sunrise dan sunset yang luar biasa

Bukan hal yang baru jika kita bisa melihat pemandangan matahari terbit dan terbenam secara langsung dari pinggir pantai. Jadi, jangan heran jika di waktu-waktu tersebut sudah/masih banyak turis yang berada di area pantai untuk sekadar menikmati keindahan dari keajaiban alam tersebut. 

4. Waktu terbaik mengunjungi Pantai Lovina

Jika melihat catatan yang ada, wisatawan dari mancanegara, terutama dari Eropa dan Tiongkok akan memenuhi Pantai Lovina sekitar bulan Juni hingga Agustus, sedangkan untuk wisatawan lokal akan memenuhi pantai tersebut pada libur sekolah, yakni antara Juni dan Desember.

Nah, di waktu-waktu tersebut, Pantai Lovina seakan digerumuti oleh semut karena saking banyaknya wisatawan yang datang. Oleh karena itu, jika kamu berniat untuk datang ke pantai ini, usahakan datang pada kisaran bulan Januari hingga Mei atau September hingga November. Meskipun mengambil jatah cuti kamu, ya tapi bakalan terbayar kok sama kepuasan yang tiada tara.

5. Budget untuk melihat lumba-lumba

Nah, pasti dari kamu banyak yang bertanya-tanya tentang besaran budget yang harus dikeluarkan untuk melihat lumba-lumba di Pantai Lovina ini kan? Sebenarnya tidak ada tiket masuk khusus buat para wisatawan yang ingin menikmati pemandangan dari kawanan lumba-lumba. Hanya saja kamu harus menyewa sebuah kapal atau perahu untuk dapat menuju spot di mana kawanan lumba-lumba sering muncul.

Total kamu akan dikenai biaya sebesar Rp150 ribu dengan fasilitas yang akan kamu dapatkan berupa sewa perahu dengan durasi kurang lebih 2 jam, pengemudi, dapat menampung kurang lebih lima orang penumpang, jaket pelampung, serta sarapan pagi usai menyaksikan lumba-lumba di tengah laut. Nah, bagi kamu yang nggak kepengen dapat sarapan, kamu hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp110 ribu.

Kemudian, hal yang perlu diingat oleh para wisatawan adalah mengenai jadwal keberangkatan kapal/perahu. Biasanya, kapal/perahu yang mengangkut penumpang ke tengah laut akan berangkat paling lambat pukul 05.30. jadi, pastikan kamu untuk tidak terlambat, yak!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
0SHARES