Kue Kipo, Makanan Khas Kotagede Yogya Ini Jadi Alternatif Oleh-oleh Selain Bakpia

04 Juli 2017
|Romlah Sundari

Bagi kamu yang sedang berlibur ke Yogya, oleh-oleh yang pasti terpikirkan untuk dibawa kembali ke rumah adalah Bakpia. Panganan yang satu ini memang sudah menjadi trademark Yogyakarta dari dulu. Namun ternyata jajanan khas Jogja bukan hanya bakpia saja, lho. Ada juga kue kipo yang merupakan jajanan asli Kotagede, Yogyakarta.

Kue kipo adalah jajanan tradisional unik yang terbuat dari adonan tepung beras dan tepung ketan yang diisi dengan kombinasi gula jawa dan kelapa parut, atau yang sering disebut dengan enten-enten. Makanan ini memiliki warna hijau, namun warna tersebut bukan karena proses penambahan bahan pewarna sintetis, melainkan warna hijau alami dari daun pandan dan daun suji. Ukurannya cukup kecil, yaitu kira-kira sebesar jempol laki-laki dewasa, sehingga kue ini dapat kamu lahap dalam sekali gigitan. 

Meski nampak kecil dan sederhana, namun proses pembuatan kue ini cukup sulit dan membutuhkan ketrampilan. Karena adonan kue ini harus dipanggang diatas lempengan tanah liat yang dialasi dengan daun pisang, sebelum diisi dengan enten-enten nya. Proses pengisian ini pun harus cepat dan cekatan karena jika tidak cepat bisa saja adonan kue jadi terlalu kering sehingga tidak bisa ditutup kembali. Dan karena berisikan kelapa parut, maka kue kipo hanya dapat bertahan selama satu hari karena kelapa merupakan panganan yang cepat masam atau basi.

Terdapat banyak desas desus mengenai sejarah kue yang juga jadi favorit masyarakat Yogya ini. Beberapa percaya bahwa kue kipo sudah ada sejak zaman kerajaan Mataram di Yogyakarta. Konon katanya, seorang putri dari kerajaan Mataram mengalami kesulitan untuk makan, sehingga raja mengadakan sayembara bagi rakyatnya untuk membuat berbagai panganan yang kira-kira dapat membangkitkan selera makan sang putri. Salah satu peserta sayembara menciptakan kue kipo ini dan berhasil mendapatkan perhatian dari sang putri. Dan nama kipo berasal dari kata “Iki opo” atau “ini apa” yang diutarakan sang putri saat menanyakan tentang kue kipo ini.

Namun terdapat sejarah kue kipo versi lain. Yaitu bahwa kue kipo diciptakan oleh Bu Djito, seorang pemilik kios jajanan tradisional di Kotagede pada tahun 1946. Dan nama kipo datang dari para pelanggan yang selalu menanyakan panganan asing ini dengan “iki opo”. Namun kue kipo ini baru mendapatkan popularitasnya pada tahun 1980an, saat Bu Djito mengikuti sebuah pameran makanan tradisional.

Namun manapun sejarah kue kipo yang benar, hanya satu kepastian yang dapat ditarik dari artikel ini, bahwa kue kipo yang manis dan lezat ini dapat menjadi alternatif oleh-oleh dari Yogya selain bakpia. Bagi kamu yang ingin mencicipi kelezatan kue kipo, kamu dapat membeli panganan khas Kotagede ini di kios jajanan Bu Djito, Jalan Mondorakan No. 27, Kotagede. Namun kamu harus datang kesana pagi-pagi jika tidak ingin kehabisan, ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
SHARES