Kamu tersesat? Cobain Nih 6 Cara Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Menggunakan Kompas

29 Maret 2018
|Muhammad Sidiq Permadi
37SHARES

Ketika memutuskan untuk berpetualang ke alam bebas, satu hal yang perlu kamu persiapkan adalah sebuah kompas. Sesuai dengan fungsinya, kompas akan mengarahkanmu ke tempat atau posisi yang seharusnya. Hal itu akan memudahkan para petualang dan tentunya membuat mereka nggak akan tersesat. Tapi, bagaimana jika kamu lupa untuk membawa kompas pada saat menjelajahi alam Indonesia? Untuk masalah yang satu ini, YuKepo punya tips bagaimana menentukan arah mata angin tanpa perlu menggunakan kompas. Penasaran? Yuk, kepo!

1. Amati ciri-ciri pohon yang kamu temui

Sebagai seorang petualang, pengetahuan tentang petunjuk alam tentunya harus dimiliki oleh kamu. Salah satu benda yang dapat kamu jadikan sebagai pedoman arah adalah pohon-pohon yang ada di sekelilingmu, terutama pohon dengan ukuran yang besar. Bagaimana caranya?

Pertama kamu bisa melihat kelebatan dari pohon atau bisa juga melihat ke arah mana batang pohon itu tumbuh. Kelebatan pohon serta arah condongnya pohon biasanya mengarah ke timur karena cenderung mencari sinar matahari guna proses fotosintesis yang mereka butuhkan.

Kedua, untuk pohon yang ukurannya besar, cobalah untuk meraba batang pohon tersebut. Nah, jika sisi pohon cenderung lebih basah dan berlumut, itu tandanya lumut berada di di sisi timur karena paparan sinar matahari yang belum begitu terik ketika menyinarinya. Namun, mengingat pertumbuhan lumut dipengaruhi oleh berbagai faktor, maka jadikanlah tips yang kedua ini sebagai patokan pendukung saja.

Ketiga, rasakanlah suhu pada pohon. Bila sisi pohon yang kamu dekati terasa hangat, itu tandanya ia mengarah ke barat karena kemungkinan besar matahari belum lama terbenam sehingga paparan cahayanya masih menghangatkan sisi pohon tersebut.

2. Jam tangan

Untuk benda yang satu ini, kamu harus memiliki jam tangan yang ada jarum jamnya ya. Jadi, bukan jam digital gitu. Nah, ketika berada di alam bebas, coba lihat angka 12 di jam tanganmu, lalu posisikan tepat ke arah matahari. Setelah itu lihatlah jarum pendek yang ada pada jam. Nah, di antara angka 12 dan jarum pendek itu menunjukkan arah utara jika kamu berada di sisi selatan dari garis khatulistiwa.

3. Membuat kompas sederhana

Ketika di perjalanan, kamu bisa juga untuk membuat kompas sederhana yang dapat kamu gunakan kapan saja. Bagaimana cara membuatnya?

Pertama, siapkan jarum/silet, gabus/benda yang dapat mengapung, serta semangkuk air. Sebelum dicelupkan ke dalam mangkuk berisi air, terlebih dahulu gosokkan jarum atau silet ke permukaan yang kering agar mendapat gaya magnetis atau gaya listrik.

Kedua, letakan jarum pada gabus tipis, lalu apungkan di atas semangkuk air yang udah kamu siapin. Perhatikan kedua ujung jarum karena ujung jarum tersebut menunjukkan arah utara dan selatan dari tempat kamu berada.

4. Bayangan kayu

Salah satu cara termudah untuk mengetahui arah mata angin (terutama ketika siang hari) adalah dengan memperhatikan bayangan pada kayu. Caranya dengan mengambil sebilah kayu dengan panjang kurang lebih 50cm. Tancapkan kayu tersebut di atas tanah, lalu tandai ujung bayangannya. Tunggu sekitar 10-15 menit, kemudian tandai lagi ujung bayangan yang baru. Setelah itu, buatlah sebuah garis lurus yang menghubungkan kedua bayangan tersebut. Pada titik tengahnya, buatlah garis berlawan yang hasilnya nanti menyerupai simbol plus (+). Pastikan garis berlawanan yang kamu buat itu memiliki sudut 90 derajat. Nah, hasilnya garis yang berlawanan dan menghadap ke matahari itu menunjukkan sisi utara di mana kamu berada.

5. Rasi bintang pari/crux

Ketika terseat di malam hari, salah satu hal yang dapat kamu manfaatkan sebagai petunjuk arah mata angin adalah dengan melihat ke atas langit dan mencari rasi bintang pari/crux. Rasi bintang tersebut menunjukkan arah selatan dan sangat mudah untuk diamati, terutama ketika kondisi langit tengah cerah. Bentuk dari rasi bintang ini menyerupai layang-layang dan sedikit posisinya condong miring.

6. Matahari

Hal yang paling mudah untuk melihat arah mata angin adalah dengan mengamati matahari. Perhatikanlah ke mana arah matahari terbenam. Jika kita berdiri dengan menghadap ke arah barat, otomatis sebelah kiri dan kanan kita menunjukkan arah utara dan selatan.

Itu dia enam cara sederhana untuk menentukkan arah mata angin tanpa menggunakan kompas. Sangat mudah bukan? Jadi, jangan sampai kesasar lagi ya ketika berpetualang!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
37SHARES