Inilah Menariknya Kawah Ijen, Banyuwangi Sebagai Blue Fire yang Memukau Mata

21 April 2017
|Ani Nur Cholifah

Kamu udah tahu pesona Blue Fire atau api biru yang ada di Kawah Ijen? Kawah Ijen ini berada di perbatasan antara Banyuwangi dengan Bondowoso, Jawa Timur. Kawah Ijen ini merupakan danau yang memiliki fenomena unik dan cukup langka.

Fenomena tersebut bisa kamu lihat dengan mendaki Gunung Ijen. Kawah Ijen sendiri terletak di ketinggian 2.443 mdpl (meter dari permukaan laut). Meskipun harus mendaki banyak wisatawan lokal sampai asing yang rela menjelajah kawasan kawah vulkanik ini. Nah, kamu yang penasaran dengan pesona kawah ini, langsung aja deh yuk simak ulasannya yang udah YuKepo rangkum dari beberapa sumber. Yuk kepoin!

1. Api biru itu ternyata adalah reaksi dari alam

Fenomena mengenai Kawah Ijen yang sering disebut sebagai blue fire ternyata bukan api. Meskipun secara kasat mata wujudnya seperti percikan api yang membara dan berwarna biru. Namun, sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 oleh University of Geneva dari Swiss mengungkapkan percikan yang mirip dengan api itu adalah hasil reaksi yang bersumber dari gas bumi dengan oksigen yang dipengaruhi oleh suhu tertentu. Tetap saja Kawah Ijen tetap mempesona dengan fenomena yang sangat unik ini.

2. Pertama kali ditemukan tahun 1950-an

Memang belum banyak orang yang tahu tentang fenomena di Kawah Ijen meskipun keberadaan Kawah Ijen ini sudah ada sejak ribuan tahun silam. Nah, tapi untuk pertama kalinya Kawah Ijen ini diketahui sejak 1950-an oleh masyarakat setempat Gunung Ijen. Konon fenomena ini juga ditemukan oleh para penambang belerang setempat.

3. Cuma ada di Indonesia dan Islandia

Indonesia cukup bangga memiliki fenomena alam yang dianggap seperti Blue Fire. Perlu kalian tahu bahwa fenomena ini hanya ada dua saja di dunia yaitu Islandia dan Indonesia. Nah, gak harus pergi ke luar negeri nih kalau mau lihat Blue Fire, cukup di pergi ke Banyuwangi kamu udah bisa merasakan Blue Fire seperti di Islandia.

4. Bukan hanya kawasan wisata tapi juga jadi lahan tambang belerang

Kawah Ijen memang menjadi daya tarik untuk wisatawan. Kalau kamu kesini kamu juga akan melihat warga setempat bekerja sebagai penambang belerang. Sekali angkut belerang, para penambang ini memikul berat mencapai 60 kg. Super kuat nih naik turun gunung dengan beban yang begitu berat.

5. Tercatat sebagai danau asam terbesar lho

Blue Fire di Kawah Ijen seluas 5.466 ha dengan kedalaman sekitar 200 meter ini memang hanya bisa kita saksikan saat malam. Kalau siang juga gak akan kalah menarik karena kita akan melihat danau dengan pemandangan yang cukup indah. Warna danau yang biru kehijauan ini ternyata mengandung asam yang bisa berbahaya saat disentuh. Kamu bisa mencoba celupkan besi ke dalam danau ini dan besi itu pasti akan berkarat. Hal ini terjadi karena keasaman air bisa berada di titik 0.

6. Ini momen terbaik kalau mau mendapatkan fenomena Blue Fire

Jangan sia-siakan waktu kamu kalau kesini tapi gak bisa menyaksikan blue fire karena datang di waktu yang gak tepat. Fenomena ini cuma bisa kamu lihat waktu malam tepatnya sekitar jam 2 sampai 4 pagi waktu setempat. 

Fenomena ini indah sekali, bukan? Kalau di Indonesia aja sudah ada fenomena yang keren dan langka seperti ini kita harusnya cukup bangga menjadi warga Indonesia. Jadi ayo lestarikan keindahan alam dan perkenalkan pada dunia.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
SHARES