Banyak Misteri yang Belum Terkuak, Inilah 8 Fakta Sejarah Candi Borobudur

25 November 2017
|Robertus Jeje
0SHARES

Siapa yang tak mengenal Candi Borobudur, bahkan candi yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah ini juga dikenal sampai dunia sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia. Borobudur dibangun menggunakan balok vulkanik pada abad ke-9. Uniknya, candi yang juga menjadi warisan sejarah ini dibangun tanpa menggunakan perekat apa pun. Semua balok hanya disusun saja dan sampai saat ini masih berdiri kokoh.

Lalu yang jadi pertanyaan, dari mana asal balok vulkanik tersebut? Siapa yang menyusunnya? Entahlah, belum ada jawaban pasti untuk itu, karena belum ada penelitian yang secara jelas menyebutkan asal bebatuan vulkanik tersebut. Namun tak hanya itu saja, Borobudur juga memiliki fakta sejarah lain yang mungkin belum banyak dari kamu yang tahu. Apa saja? Yuk, kepoin!

1. Thomas Raffles yang membuat Candi Borobudur dikenal oleh dunia

Tahu siapa Thomas Raffles? Dia adalah gubernur jenderal asal Inggris di Pulau Jawa pada tahun 1811 sampai 1816. Semasa dia masih menjabat di Jawa, Thomas Raffles pernah menulis buku yang berjudul “The History of Java”. Dalam bukunya, dia bercerita tentang penemuannya yang berupa gundukan bebatuan yang begitu besar. Ketika itu gundukan ini masih terkubur tanah bersama semak belukar. Nah, dari bukunya inilah nama Candi Borobudur pertama ditulis.

2. Sampai sekarang, asal usul nama Borobudur belum ada pakemnya

Tak sedikit ahli yang sudah mencoba untuk menginterpretasikan nama dari Borobudur. Raffles sendiri mengartikan nama Borobudur menjadi tiga versi, yakni “Buddha Agung” (Boro = Agung, Budur = Buddha), “Tempat Kuno” (Boro = nama daerah, Budur = kuno), dan “Banyak Buddha” (Boro = banyak, Budur = Buddha). Namun di situs Kemendikbud, Borobudur memiliki makna lain, yakni pohon kehidupan yang tumbuh subur di sekitar candi.

3. Lokasi Candi Borobudur terletak pada posisi yang istimewa dan sangat strategis

Entah kamu menyadari hal ini atau tidak, Candi Borobudur memiliki posisi yang strategis, yakni diapit oleh dua pasang Gunung Merapi, Merbabu dan Gunung Sindoro dan Sumbing. Namun tak hanya itu saja, istimewanya lagi juga ada dua sungai yang mengelilingi candi, yakni Progo dan Elo. Kemudian ada juga pegunungan menoreh yang ikut ‘menjaga’ Candi Borobudur.

4. Perpaduan konstruksi bangunan Candi Borobudur dikombinasi dengan konsep Jawa

Meski ini adalah candi Buddha, namun desain Borobudur menggunakan dua perpaduan serta kombinasi antara Buddha dan Jawa. Candi ini dibangun pada era Wangsa Sailendra, atau masa zaman dinasti Kerajaan Mataram Kuno.

5. Candi Borobudur memiliki total 2672 ribu relief

Relief ini dibagi menjadi dua, yakni 1212 untuk relief dekoratif dan 1460 untuk relief kisah. Sedangkan Borobudur berbentuk bujur sangkar yang ukurannya 123 x 123 meter. Di dalamnya terdapat 504 arca Buddha yang berada di 432 relung teras bujur sangkar. Kemudian ada 72 stupa berlubang di teras lingkar. Jadi total ada 2672 pahatan relief di Candi Borobudur.

6. Ada tiga tingkatan kosmologi Buddhis yang bisa kamu temukan di Candi Borobudur

Tahukah kamu bahwa Candi Borobudur memiliki tiga tingkatan kosmologi Buddhis. Pertama ada Kamadhatu, sebagai simbol dunia hasrat. Kedua ada Rupadhatu yang menjadi simbol tak berwujud (perilaku manusia). Dan ketiga ada Arupadhatu, sebagai simbol dunia tanpa bentuk dan rupa atau kesempurnaan abadi.

7. Seniman sekaligus arsitek Hindhu Buddha bernama W.O.J Nieuwenkamp mengatakan bahwa dulunya dataran Kedu adalah danau purba

Seniman dan arsitektur Hindhu Buddha W.O.J Nieuwenkamp, memiliki penemuan kontroversial terhadap Candi Borobudur. Ia menyatakan Borobudur adalah lambang bunga teratai yang mengapung di permukaan danau purba. Kemudian daratan Kedulah yang diduga sebagai danau purba. Namun hipotesa Nieuwenkamp ini masih menjadi perdebatkan oleh para ahli.

8. Lembah Progo yang ada di Candi Borobudur awalnya adalah sebuah peradaban

Pada abad ke-9, Lembah Progo adalah tempat lahirnya peradaban di Pulau Jawa. Di lereng Merapi sebagai pusat Kerajaan Medang I Bhumi Matara. Masyarakat di sana, dulunya bermatapencaharian sebagai petani padi. Namun selain itu, ada juga yang menjadi pedagang, pemburu, pengrajin senjata, pelaut, prajurit dan lainnya. Semua cerita kekayaan kehidupan Jawa ini bisa kamu lihat relief Candi Borobudur yang di sana tergambar dengan jelas.

Itulah tadi beberapa fakta sejarah Candi Borobudur yang mungkin kamu belum mengetahuinya. Sampai saat ini, Candi Buddha ini masih menyimpan banyak misteri yang belum terkuak. Oleh karena itulah, para peneliti masih sering melakukan studi tentang Borobudur hingga sekarang, untuk menguak semua misteri yang belum terpecahkan.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Robertus Jeje
"be kind to each other"
0SHARES