7 Kuliner Khas Palembang yang Enak Banget dan Bikin Perut Bahagia. Wajib Dicicipi!

12 Januari 2018
|Chandra W.
1SHARES

Berwisata ke Palembang nggak lengkap tanpa mencoba warisan kulinernya yang ‘lemak nian’ alias enak banget! Kota yang terkenal dengan Sungai Musi-nya ini punya kuliner khas Palembang yang sayang kalau dilewatkan, apalagi pas kamu lagi di sana.

Apa saja yang patut dicoba dan di mana kamu bisa menemukannya? Yukepo sudah merangkumnya khusus untuk kamu.

1. Mie celor, mie sejenis udon dengan kuah santan dan kaldu ebi

Pecinta mie wajib banget nih mencoba mie celor, kuliner khas Palembang yang terkenal ini. Apa tuh? Mie Ceplok Telor? Bukan. Mie celor adalah hidangan asli Palembang dengan mie berukuran kira-kira sebesar udon dengan kuah campuran santan dan kaldu ebi. Kuahnya kental, ditambah dengan udang, irisan telur rebus, tauge, dan taburan bawang goreng. Enak banget kan? Nah kamu bisa datang ke Kedai Mie Celor 26 Ilir Palembang H.M Safei Z di Jalan KH. Ahmad Dahlan dekat Pasar 26 Ilir. Tapi buat yang punya kolesterol tinggi, mending jangan deh. Soalnya santannya bisa bikin kamu kumat. Hehe. 

2. Nasi goreng merah, nasi goreng rasa tomat. Asam manis segar!

Kalau selama ini kamu sering mengonsumsi nasi merah (nasi dari beras merah), jangan salah paham dengan nasi goreng merah di Palembang ya. Nasi goreng merah terbuat dari beras putih biasa tapi diolah dengan menggunakan tomat segar, pasta tomat, dan saus tomat. Wih udah kayak makanan Italia aja ya.

Pasti rasanya berbeda dengan nasi goreng yang biasa kita makan. Sensasi yang muncul dari tomat adalah rasa asam, manis, dan segar. Hmm jadi penasaran ya? Untuk bisa menikmati kuliner khas Palembang ini kamu bisa langsung datang ke Nasi Goreng Slamet di depan Pasar Kuto, Jalan Segaran Kelurahan 9 Ilir. 

3. Martabak telur HAR dengan kuah kari

Martabak memang selalu memenangkan selera orang Indonesia. Nah kalau selama ini kita sudah terbiasa dengan inovasi martabak manis dengan berbagai topping, di Palembang ada yang beda nih. Martabak telur dengan kuah kari! Wah, kalau kamu pernah mencoba canai dengan kuah kari, kebayang dong gimana enaknya martabak dengan kuah kari.

Kamu bisa mencoba martabak HAR (Haji Abdul Rozak) yang sangat legendaris. Mendiang Haji Abdul Rozak adalah saudagar Palembang keturunan India. Meski ia telah tiada, bisnis martabaknya masih ada hingga sekarang diteruskan oleh cucunya di Jalan Jendral Sudirman 120/39, Palembang.

4. Tempoyak, sambal campur durian fermentasi. Aromanya hmmmm

Jangan ngaku pecinta sambal kalau nggak berani mencicipi tempoyak. Tempoyak adalah sambal yang dicampur dengan fermentasi durian. Bayangkan durian si raja buah beraroma bombastis itu difermentasi dan dicampur dengan ulekan cabai pedas. Banyak orang nggak kuat dengan aromanya. Tapi selagi di Palembang, cicip aja nggak apa-apa dong. Tempoyak biasa dimakan dengan nasi dan lauk apa saja dari kerupuk sampai ikan, bisa. 

5. Pempek yang katanya kalau di Palembang tetap juara karena benar-benar asli

Memang sih makanan khas Palembang yang satu ini sudah meng-Indonesia alias sudah tersebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia, tapi pasti beda dong rasanya makan pempek di daerah aslinya. Makanan yang terbuat dari ikan ini biasa disantap dengan kuah yang terbuat dari campuran gula merah, cabai, bawang dan asem.

Di Palembang, kamu bisa menemukan pempek hampir di setiap warung. Kamu bisa mencoba Pempek Lince yang sudah diakui rasanya oleh Singapore Airlines sebagai pempek yang paling enak dibandingkan yang lain. Apalagi di sini kamu bisa memilih mau pempek bakar atau panggang atau biasa. Pempek Lince berlokasi di Jalan Tugu Mulyono No. 2398 Palembang.

6. Tekwan, baso ikan khas Palembang. Serasa makan pempek berkuah

Kalau tenggorokanmu rasanya kering dan pekat setelah makan pempek, kamu bisa mencoba alternatif kuliner lain yang masih terbuat dari ikan, yaitu tekwan. Tekwan adalah baso yang terbuat dari tepung sagu dan ikan, disajikan bersama bengkuang, jamur kuping, udang, soun, dan disiram kuah kaldu. Kebayang kan gimana segarnya? Kamu bisa mampir ke Pempek Saga Sudi Mampir di Jalan Merdeka No.8 22 Ilir Palembang.

7. Pindang patin di restoran terapung di Sungai Musi

Pernah mendengar makanan bernama pindang? Di Palembang, pindang adalah hidangan ikan berkuah merah seperti tomyum dengan daun kemangi yang membuat aroma dan rasanya semakin sedap dan segar. Biasanya ikan yang digunakan adalah ikan patin yang memiliki kandungan nutrisi tinggi dan baik untuk kesehatan. Kamu wajib banget makan pindang patin di restoran-restoran terapung di Sungai Musi, salah satunya di Warung Mbok War di atas perahu dekat Jembatan Ampera. 

Jadi jangan berhenti di pempek saja ya saat berwisata di Palembang. Masih banyak banget kuliner khas Palembang lain yang bisa membahagiakan perutmu. Tapi ingat, sebagian besar makanan di Palembang mengandung santan. Jadi buat kamu yang kolesterolnya sudah berada pada level waspada ya hati-hati aja. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
1SHARES