10 Negara yang Melarang Penggunaan Vape, Perhatiin Nih Kalau Nggak Mau Kena Denda

17 April 2018
|Muhammad Sidiq Permadi
0SHARES

Vape merupakan salah satu rokok elektrik pengganti rokok konvensional. Rokok elektrik ini sendiri adalah suatu perangkat dengan tenaga baterai yang menyediakan dosis nikotin hirup memberikan efek sama seperti merokok konvensional. Rokok ini memberikan rasa dan sensasi fisik yang hampir sama dengan asap tembakau hirup. Tapi, di dalam perusahaan tidak melibatkan tembakau, asap, atau pembakaran.

Sebenarnya riset atau penelitian yang mendalam mengenai vapor ini belum ada. Yang dibahas adalah tentang nikotin yang digunakan di dalam vaping meski tidak semua liquid berbahan nikotin cair. Meski rokok elektrik ini sudah diteliti Asosiasi paru-paru di Amerika dengan hasil yang menyatakan 100% aman, namun pengguna vapor masih bisa berpotensi menyebabkan penyakit kanker, asma, radang paru-paru, dan penyakit jantung sebagai akibat dari zat kimia yang dikandungnya.

Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, beberapa negara pun membuat kebijakan dengan melarang para penduduknya menggunakan vapor di tempat umum. Tentu hal itu digunakan untuk meminimalisir dampak buruk vapor bagi kesehatan para penduduk. Nah, negara mana aja sih yang melarang penggunaan vape? Yuk, kita kepoin!

1. India

Pertama ada India. Meski tidak semuanya, namun pelarangan penggunaan vapor telah dilakukan di enam kota, yakni Bihar, Karnataka, Punjab, dan sebagainya.

 

2. Uni Emirat Arab (UEA)

Jika kamu membawa vapor masuk ke negara ini, maka vapor milikmu bakalan langsung kena sita sesampainya di bandara karena pengawasan yang begitu ketat di negara ini terhadap peredaran vape.

3. Singapura

Menurut The Strait Times, penduduk yang ketahuan menggunakan vape di Singapura akan terkena denda sebesar Rp20.9 juta. Kebijakan ini telah dimulai sejak Februari yang lalu.

 

4. Turki

Banyak dari para penduduk Turki beralih menggunakan vape usai pemerintah menaikkan tarif rokok konvensional sebesar 40%. Nah, pemerintah pun kemudian mulai fokus nih buat membatasi penggunaan vape di negeri ini.

5. Brazil dan Uruguay

Meski dikenal sebagai negara yang cukup bebas, namun nyata pemerintah Brazil dan Uruguay telah membuat kebijakan tentang pelarangan penggunaan vape sejak tahun 2014, lho.

 

6. Brunei

Di sini, orang yang kedapatan menggunakan vape akan dikenai denda sebesar Rp3.3 juta. Nggak mau kan duit kamu abis cuma buat bayar denda doang?

7. Australia

Menteri Kesehatan Australia, Jill Hennessy membuat sebuah kebijakan yang cukup keren. Ia melarang penggunaan vape di restoran ataupun perkantoran karena tidak ingin anak muda Australia terbiasa merokok.

 

8. Thailand

Wah, ternyata Thailand juga menerapkan kebijakan pelarangan penggunaan vape di tempat umum, lho. Kalau kamu masih maksa buat menggunakannya, ya siap-siap aja dipenjara hingga 10 tahun lamanya.

9. Hong Kong

Kalau di Hong Kong lebih ringan sih ini. Kamu "cuma" bakalan dipenjara selama dua tahun kok kalau kedapatan menggunakan vape di tempat umum.

10. Finlandia

Di sini, kamu bakalan dapat melihat secara jelas larangan penggunaan vape maupun rokok konvensional di tempat umum, lho. Wah, pantes aja udaranya bersih, ya.

 

Itu dia sepuluh kota yang melarang penggunaan vape, baik di ruang tertutup maupun di ruang terbuka. Kalau kamu berencana untuk liburan ke salah satu negara dari daftar di atas, inget ya jangan pernah membawa apalagi menggunakan vape/vapor di sana kalau nggak mau kena masalah.

 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
0SHARES